Stevanus Theodurus: Saya Yakin Gay Bukan Penyakit dan Bukan Dosa

Browse By

Stevanus Theodurus Gary Natanael, Petugas Lapangan Yayasan Gesang (yayasan yang bergerak di bidang sosial, advokasi, dan HAM untuk kaum gay — Red) untuk Kota Salatiga, merasa dirinya sudah ditakdirkan untuk menjadi seorang gay sejak lahir. Meski sejak SD sudah diikutkan pencak silat oleh keluarganya, namun hal itu tidak dapat memudarkan naluri kewanitaannya. Baginya, seorang gay tidak dapat disetir oleh siapapun, tapi berjalan apa adanya. Ia juga berpendapat bahwa hal ini bukan pilihan hidup, tapi jalan hidup yang sudah ditentukan.

“Mungkin saya gay memang sejak lahir,” ucap lelaki kelahiran Solo, 25 Desember 1987, yang memiliki tindik di hidung ini. “Saat lahir saya biasa-biasa saja dan benar-benar jadi seorang gay dari SD. SMP udah masuk ke dunia malam dan udah jadi ‘kucing’ (gigolo — Red). Selama dua tahun saya menjalani kehidupan yang demikian dan akhirnya saya mulai merasa resah dan berpikir, ‘Buat apa sih saya mencari uang dengan cara begitu?’ Meski waktu itu ‘harga’ saya lagi tinggi, tapi saya memutuskan untuk meninggalkan dunia tersebut. SMP kelas tiga saya sudah memutuskan untuk tidak menjadi ‘kucing’ lagi dan inilah untuk pertama kalinya saya jalan dengan cowok, meski pada waktu itu saya masih punya cewek.”

Menginjak bangku SMA, keberanian untuk masuk ke dalam komunitas gay secara besar-besaran baru muncul. Namun masyarakat dan orangtua belum tahu mengenai hal itu, karena Theo masih harus menjaga image-nya. Apalagi, saat itu ia terlibat aktif dalam sie kerohanian di SMA-nya. Akhir SMA kelas tiga ia baru mengatakan hal yang sebenarnya kepada keluarga.

“Dari dulu saya sudah nyaman dengan keadaan sebagai seorang gay, tapi belum berani bereksplorasi. Ketika masuk kuliah saya baru berani tampil dan menyatakan kepada masyarakat bahwa saya gay. Tapi bukan karena semata-mata Salatiga adalah daerah baru bagi saya, lalu saya berani. Di manapun saya berada saya harus berani. Yang mendorong saya untuk berani adalah banyak orang mengatakan, ‘This is your life. Ini kehidupanmu dan kamu harus bisa menjalani.'”

Bagi tokoh gay Salatiga ini, gay dan lesbian bukanlah penyakit. “Kalo gay adalah penyakit menular, saya cuma mau ngomong, ‘Tolong carikan obatnya dong.’ Kalau tidak ada obatnya, berarti ada dua penyakit yang belum bisa diobati di Indonesia, yaitu gay dan AIDS. Gay bukan penyakit, tapi itu hanyalah suatu perbedaan orientasi seksual,” jelas mahasiswa UKSW tersebut. ”Di Salatiga, yang saya ketahui, ada 200 gay dan 50 persen adalah anak UKSW. Namun mereka masih tertutup dan belum mau mengaku. Sebenarnya, orang-orang yang berjalan dengan maskulin tidak menjamin bahwa ia bukan gay.”

Saat ini Theo masih berjuang bagi kaumnya. Cita-citanya adalah ingin membuat seminar dan membuka cakrawala mahasiswa UKSW bahwa inilah kehidupan gay dan lesbian. Sampai saat ini dia tidak memperjuangkan haknya sebagai seorang gay, namun memperjuangkan hak sebagai warga negara Indonesia. Baginya, jangan sampai hak warga negara Indonesia dibagi lagi menjadi hak WNI yang gay dan WNI yang tidak gay.

Keberanian dalam pengungkapan jati dirinya ke masyarakat tentunya menimbulkan pro kontra. ”Saya menghargai mereka semua. Yang penting kita saling menghargai dan tidak mengejek. Penerimaan mungkin masih sulit, tapi itu bukan masalah. Di fakultas saya sendiri saya tidak mendapat tekanan atau penolakan dari pihak fakultas. Dan seandainya saya jalan sama cowok, itu bukan berarti cowok yang saya ajak jalan juga gay. Saya juga kasihan sama teman-teman cowok. Takutnya kalo jalan dengan temen cowok, nanti temen cowok itu juga dikira gay. Itulah sebabnya saya sudah mengantisipasi hal tersebut. Jadi, kalau jalan sama teman cowok, saya pasti nanya, ‘Kamu nyaman nggak jalan sama aku? Kalau nggak nyaman, ya sudah nggak usah.’ Mungkin itu sebabnya saya lebih cenderung banyak bergaul dengan teman wanita.”

”Saya tidak menyesal telah menjadi seorang gay. Saya yakin semua sudah digariskan sama Tuhan. Dan saya yakin gay bukan dosa dan bukan kesalahan, hanya dogma dan keduniawian orang-orang lah yang mengatakan gay sebagai dosa. Saya sudah yakin untuk menjadi seorang gay,” tegas Theo.

”Harapan yang saat ini masih ingin saya wujudkan untuk kaum gay dan waria, ayo kita berjuang bersama untuk punya satu suara! Jangan sampai satu organisasi punya seribu suara. Kita harus punya satu suara untuk memperjuangkan hak kita sebagai WNI. Buat kalian yang di luar komunitas gay, stop diskriminasi dan stop kemunafikan!” pungkasnya.

275 thoughts on “Stevanus Theodurus: Saya Yakin Gay Bukan Penyakit dan Bukan Dosa”

  1. gemboels says:

    Gay dan waria.Hidup memeng pilihan tapi yang perlu diingat setiap orng punya pilihan.Dalam setiap agama kan ga memperbolehkan seperti ini.Lihat saja dalam tiap kitab suci agama kita masing-masing.
    Ada obatnya ko….
    Teman saya ada yang gay juga.Anak UKSW juga.Tapi sembuh.Kan berarti itu penyakit.
    CEPATLAH BEROBAT & TOBAT!!!!!!

  2. Sebleng says:

    Wah kalo sodom dan gomora di klaim oleh sebagai hukuman tuhan, NKRI bisa maen klaim kalo GAM tidak larang oleh tuhan makanya di kasi tsunami biar runtuh semangatnya.

  3. Theodurus Gary Natanael says:

    terima kasih atas komment anda. akan saya jawab dalam buku yang akan saya buat. terima kasih….

    Tuhan Memberkati

  4. yohanes says:

    hi theodorus… mnt saya
    gay bukan penyakit yg bisa disembuhkan, gay itu adalah orientasi seseorang ygberbeda dengan yg lain, ygharusnya jika laki lakikawin dengan wanita, kl gay, “antena”nya sama or sejenis, gay juga masih bisa jadi berkat bagi orang lain, gay bukan pelacur, semua dosa dan karunia dan tindakan yg sdh ada, semua dikembalikan kepada Yang punya hidup.. sbg manusi kita tidak bisa menghukum, andaikan anak anda gay……………apa yg akan anda lakukan ??

    kehidupan gay di jakarta dan mungkin semua kota dikembalikan kepada personalitynya, klmo ML tiap hari jugabisa, mo oral sex tiap hari juga ada tempatnya di 9M. tapi kembali kpd kita as manusia ???…….mo buat apa untuk hidup kita yg sekali ini

    uydah baca buku macho man ngomomg cong??@#$#@$#@

    thanks

    yohanes

  5. wit says:

    I Korintus 6:9-10
    Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Tuhan? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Tuhan

    Today English Version:
    Surely you know that the wicked will not possess God’s Kingdom. Do not fool yourselves; people who are immoral or who worship idols or are adulterers or homosexual perverts or who steal or are greedy or are drunkards or who slander others or are thieves–none of these will possess God’s Kingdom

    Maka lebih baik tidak gay, tetapi jika itu menjadi pilihan Anda, ya silakan, itu hak Anda untuk memilih menjadi gay atau tidak, Anda mau taat pada Firman Tuhan atau tidak itu pilihan Anda

    Nampaknya, jika kita mengacu pada Kitab Suci, Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan, dan perempuan menjadi ‘penolong yang sepadan’ bagi laki-laki.

    Perintah TUHAN bagi manusia, “”Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

    sehingga wajar jika laki-laki berorientasi seksual pada wanita dan sebaliknya, dan gay/lesbi adalah tidak wajar, tetapi bukan berarti yang tidak wajar itu tidak boleh ada, boleh ada, tetapi pertanyaannya adalah “Apakah Tuhan menghendaki demikian?” (“Tuhan” yang mana?)

    Saya pernah dengar salah satu kotbah dari Radio Bethani Salatiga, yang didalamnya menyinggung seorang gay di Australia yang akan menikah dengan sesama laki-laki, tetapi kemudian bertobat, silakan kalau Anda mau dapat menghubungi Radio Bethani minta copy khotbah itu.

    Mas, saya ada pengalaman, ketika saya datang ke seorang hamba Tuhan, minta pendapat, bagaimana seandainya saya punya pacar lebih dari satu, dan mereka tidak saling tahu (terus terang, saat itu saya berpeluang punya pacar lebih dari satu — tetapi saya mencoba “minta ijin” pada seorang hamba Tuhan, untuk menyakinkan apakah pilihan itu tepat)
    Jawaban hamba Tuhan itu sederhana,”Kamu dilahirkan tidak untuk itu”, dan kemudian beliau bercerita bagaimana beliau “menemukan” istrinya, yang secara jelas “ditunjukkan” oleh Tuhan, tidak melalui proses ‘pilih-pilih yang cocok’. Jawaban sederhana itu yang hingga kini selalu terkenang di hati saya, dan membuat saya sering bertanya, “Apakah Tuhan menghendaki saya begini, atau begitu?” Sering juga sih saya melanggar perintah Tuhan, tetapi paling tidak saya akan berusaha tidak mengecewakan Tuhan yang telah “membentuk saya sejak dari kandungan ibuku”

    Masih ada waktu untuk bertobat…, Jika ada peluang untuk berubah, meninggalkan ke-gay-an Anda mengapa tidak dicoba?

    Sedikit cerita tentang kuasa Tuhan Yesus…
    Beberapa minggu yang lalu, seorang teman saya yang pendeta melayani orang yang sakit — yang dalam sakitnya itu dia bertobat, percaya menerima Tuhan Yesus — (dan ternyata sakitnya adalah AIDS) dan menurut pengakuan teman saya ketika hari Senin (10 Maret ’08) didoakan, Yesus secara supranatural datang di kamar rumah sakit tempat dia dirawat (disaksikan oleh 3 orang yang berdoa saat itu), sehingga teman saya yakin bahwa tidak lama lagi akan meninggal dunia, dan benar, hari Jumat (14 Maret’08) meninggal dunia.

    Saya hanya ingin menyampaikan, bahwa kuasa Tuhan secara supranatural bisa saja dialami oleh seseorang. Coba deh.., “konsultasi” sama Tuhan, apakah ke-gay-an Anda memang sudah sesuai dengan kehendakNya?

    (sebelum sungguh-sungguh percaya pada Tuhan Yesus, juga sempat “berkonsultasi” dengan Dia, dan secara supranatural saya mendapatkan jawabannya, dan itu yang membuat pandangan-pandangan saya tidak dapat dilepaskan dari keyakinan saya akan keberadaan Tuhan Yesus yang mengasihi saya — dan juga mengasihi Anda dan semua orang lainnya)

    Ya.. hidup adalah pilihan, Anda boleh pilih, mau mendapat bagian dalam Kerajaan Tuhan atau tidak. Jelas dalam Kitab Suci ditulis, bahwa pemburit (homoseksual) tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Tuhan.
    tetapi jika Anda mengejar dengan pertanyaan2, “Kerajaan Tuhan itu apa, bagaimana, dimana?” terus terang saya tidak sanggup menjelaskannya di sini, karena ada banyak pendapat mengenai Kerajaan Tuhan ini, dan kalau saya mengikuti salah satu pendapat, ya itu cuma “menurut saya” yang dapat dibantah dengan konsep lain tentang Kerajaan Tuhan.

    Saya hanya dapat mendoakan kepada Bapa YHWH, semoga Anda mendapatkan pencerahan, Anda dapat mengenal Tuhan dengan lebih baik, dan Anda dapat memutuskan yang terbaik untuk hidup Anda, dan orang-orang lain.

    Silakan kunjungi website http://www.gkmin.net bandingkan pandangan Anda tentang Tuhan selama ini dengan pandangan di situ. Anda tidak harus menyetujui pandangan di situ, tetapi silakan baca-baca tulisan-tulisan di situ tentang “Tuhan”, dan mungkin akan bermanfaat bagi Anda.

  6. Andre says:

    Guys, balik kejalan loe….
    Gue gak merasa diri paling bener tapi apa yang gue yakini bener dalam alkitab itu yang gue pegang. jadi BERTOBAT LOE…..OKe….>>>

  7. ant says:

    Dosa ???
    sakit ??

    Emang kadang kali kita lebih gampang bilang orang itu berdosa !!!
    Emang kadang kali kita lebih cepat melihat kejelekan orang lain daripada kebaikannya !!
    Gay itu dosa ?? IYA jika saya melihat dari kacamata alkitab yang menjadi pedoman hidup saya.
    Tapi jujur saya nggak bisa mengatakan orang itu berDOSA karena saya sendiri orang yang berdosa. btw siapa sih yang punya dosa?
    Mungkin kalo pendapat saya nggak usah kita perdebatkan hal-hal seperti ini.. toh dulu emang sudah pernah ada ( ingat sodom dan gomorah).
    yang harus kita lakukan BERDOALAH bagi mereka agar mereka mendapatkan jati diri mereka kembali.
    itu sih menurut pendapat saya dan saya menghargai orang yang “mungkin berbicara lain” toh… nggak ada yang isi otaknya sama. iya nggak ???

  8. Febri Scientiarum says:

    Tatkala masyarakat ingin menghakiminya dan sedang memburunya karena ia bertindak susila dan berdosa, ia berlari kepada Sang Bijak. Untuk Mencari perlindungan.

    Kemudian masyarakat berkata :
    “Guru dia harus dibunuh karena dia berdosa”
    yang lain berkata :
    “lempar”
    Sang Bijak mengambil batu, dan berkata :
    “barang siapa yang merasa tidak berdosa ambillah batu ini dan lemparkan padanya”

    Tidak Ada Jawaban. Semuanya meninggalkan sang bijak dan wanita itu.

    -The End-
    hehehe.. ngga ada hubungannya ya…
    cuma cerita aja kok!!

  9. STR says:

    @ Febri: Ceritamu kurang lengkap.

    Setelah semua pergi, Sang Bijak kemudian menegur wanita itu dan berpesan, “Akupun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

    Hehehe …

  10. Theodurus Gary Natanael says:

    terima kasih atas komment anda semua. mungkin bagi saya, hal itu sangatlah hal yang terlalu bijak dan ini perlu sebuah kegiatan untuk membuka cakrawala baru semua orang di Indonesia. silahkan anda memberikan komment terbaik anda kepada saya.
    oia, untuk wit… gila loe mendingan rekam aja di kaset lalu kirim ke Jalan COkrobaskoro No 201 B Surakarta. di situ kantorku. tapi jujur aja, mang loe Tuhan. kalau iya, wow Tuhan udah datang kedua kalinya. busyet. dunia kok ga kiamat ya… he….. upsss soryyy ya wit. loe sepertinya terlalu ekstrim. doktrin yang anda buat, membuat saya malah muntah fa karuan. ampe jamban gua bludak. mau gua masukin ke buku saya, takut abisin halaman buku gua, yang ga ada artinya. mati dech gua. semakin tebal gua, semakin orang mles bacalah. wakakaka….

    ayo berkomentarlah. dan berikan saran dan kritik anda untuk saya. OK….

    I Love You All…

  11. wit says:

    Oh ya saya tambahkan,
    saya sangat menghargai dengan “perbuatan baik” yang Anda lakukan (jadi aktivis LSM dan lain-lain kegiatan demi kemanusiaan), tetapi perbuatan baik Anda tidak dapat mengkompensasi atau memberi pembenaran terhadap “penyimpangan orientasi seksual” Anda,
    jadi.., jika (menurut Firman Tuhan) ke-gay-an adalah pelanggaran, itu (dalam iman Kristen) tidak dapat dikompensasi dengan perbuatan baik Anda, sebab dalam iman Kristen tidak ada rumus timbang-menimbang kejahatan VS kebaikan (ingat cerita seorang penjahat yang disalib bersama dengan Yesus, dan diajak Yesus ikut ke Firdaus, bandingkan dengan kata-kata Yesus di Matius :

    7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
    7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

    Jadi, memang sulitnya adalah MENGENAL YESUS, DIKENAL YESUS dan BERKENAN dihadapan YESUS.
    Nah, jika dengan ke-gay-an Anda, Anda yakin sudah berkenan dihadapan Yesus, ya silakan.., tapi coba tanyakan pada Tuhan Yesus dengan lebih serius, sampai jawabanNya benar-benar Anda dapatkan.
    (jangan hanya menurut PERASAAN / PIKIRAN Anda sendiri — sebab itu akan ‘bermasalah’ jika ternyata tidak seturut dengan ‘perasaan’/’pikiran’ Bapa)
    Jangan kuatir Dia tidak akan menjawab Anda, Yesus pernah berkata:
    Matius 7:7 “Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.
    Jika Anda serius dan sungguh-sungguh mencari kehendak Tuhan Yesus, niscaya Dia akan menjawabNya, tapi syaratnya satu, Anda benar-benar meminta jawaban dari TUHAN YESUS, jangan dari yang lain (silakan baca tulisan saya “SIAPA TUHAN YANG ANDA SEMBAH?” di http://www.gkmin.net — agar jelas maksud saya ini…)
    Saya pernah melakukannya, berbulan-bulan berdoa secara khusus minta bukti keberadaanNya, dan Dia berkenan menyatakan DiriNya secara khusus. Tetapi Anda harus hati-hati, sebab setan-pun bisa menyamar menjadi malaikat terang.
    Jika Anda mau, ada teman-teman di persekutuan “HOLISTIK” yang siap mendoakan Anda. Kami bertemu setiap minggu 1x.(silakan lihat di http://holistik.gkmin.net — tentang pelayanan kami)

    Oh ya, kalau Anda tahu komunitas gay di Salatiga, kalau boleh saya bertanya, apakah ada dosen/pegawai UKSW yang (menurut Anda) gay/lesbi? (he he he… siapa tahu ada, tapi nggak ngaku terus terang seperti Anda)
    — saya dulu waktu kuliah juga punya teman yang gay, mahasiswa UKSW, dia asli orang Salatiga, tinggal di Salatiga, dan waktu itu juga ‘terus terang’ pada kami, tetapi waktu itu saya cuek saja, tidak dapat berkomentar apapun, ya pokoknya kami terima apa adanya, sebagai teman baik. toh dia sudah punya pasangan tetap, jadi kami merasa ‘aman-aman saja’ bergaul dengan dia.

  12. wit says:

    tambahan lagi,

    silakan Anda googling dengan kata kunci “Homoseksual is a sin”, (atau “homoseksual is sin”), Anda akan menemukan bahwa banyak orang berdasarkan BIBLE, berpendapat bahwa homoseksual adalah dosa.
    jadi kalau Anda berpendapat, itu bukan dosa, ya… itu khan menurut Anda….. apakah dasar pendapat Anda itu, Bible-kah?

  13. wit says:

    ya… he….. upsss soryyy ya wit. loe sepertinya terlalu ekstrim. doktrin yang anda buat, membuat saya malah muntah fa karuan. ampe jamban gua bludak

    doktrin yang saya buat? doktrin apa ya? sebagai orang yang beragama Kristen, “doktrin” saya berdasar Kitab Suci.

    (tapi bagus kalau Anda muntah karena membaca tulisan itu, berarti tulisan itu “bermakna” buat Anda)

    ekstrim? di bagian mana? karena saya mengutip Kitab Suci?
    he he he… lha wong mengutip pendapat orang saja berani kok, mengutip Firman Tuhan ya mestinya lebih berani, bukankah milyaran orang di dunia mengandalkan Kitab Suci sebagai rujukan?

    tapi jujur aja, mang loe Tuhan. kalau iya, wow Tuhan udah datang kedua kalinya.

    jelas.. saya BUKAN Tuhan, tetapi saya percaya bahwa Yesus adalah Tuhan, dan Kitab Suci adalah TULISAN tentang Firman Tuhan, dan untuk mengerti kehendak Tuhan, ya baca Firman Tuhan dalam Kitab Suci, atau mengadakan pencarian spiritual sendiri (seperti misalnya yang dilakukan oleh Sinuhun Tedjowulan (PB XIII), silakan baca kesaksiannya — googling saja di Internet – 2 hari yang lalu teman saya sudah ketemu beliau dan berbincang-bincang tentang pengalaman spiritualnya — kalau Anda mau berdiskusi tentang hal spiritual dengan beliau, tunggu saja, kapan-kapan kami adakan seminar/diskusi dengan pembicara Sinuhun Tedjowulan, beliau sudah memberikan topiknya — semoga dapat diadakan di Salatiga — supaya konsentrasi Anda tidak hanya ‘ngurus’ masalah gay saja, tetapi juga hal-hal spiritual, atau Anda mungkin dapat menggunakan sudut pandang spiritual untuk melihat persoalan tentang gay)

    Sudah googling “Homosexual is a sin”, atau coba googling “homosexual is not a sin”? Bagaimana hasilnya? Kesimpulannya?

    Atau kalau Anda mau sudut pandang non Kristen, tentang masalah gay, kalau mau, kita bisa datang ke seseorang (bukan Kristen) yang cukup “menguasai” sebuah filsafat tentang hidup manusia. Bukan seorang intelektual, seorang desa yang sederhana, tetapi patut belajar darinya tentang hidup manusia. Dia tidak akan berbicara tentang Tuhan, tidak akan berbicara tentang dosa atau tentang setan. Saya tahu dia tidak suka membicarakan tentang Tuhan apalagi ayat-ayat kitab suci, dia tidak akan gunakan.
    Syaratnya, komunikasi dalam bahasa Jawa. Jika mau, saya bisa atur pertemuan, rumahnya kira2 10 km dari Salatiga, kita bisa datang malam hari, sampai pagi-pun akan dia layani.

  14. wit says:

    carilah info camp pria sejati di http://www.abbalove.org kalaua anda benar benar berani untuk buktikan anda gay atau laki-laki buktikan di camp itu.

    kalau mau ikut camp pria sejati, bisa hubungi saya, nanti kalau ada jadwal, saya informasikan, biasanya di tawangmangu atau kaliurang.
    saya alumni camp pria wilayah solo. Kalau Theo mau ikut, saya sanggup bayarkan biaya kontribusinya.
    Ini camp khusus pria. Wanita dilarang ikut.
    Benar, di camp itu Anda bisa buktikan, benar-benar gay atau laki-laki sejati

  15. cdc says:

    Wah kalo sodom dan gomora di klaim oleh sebagai hukuman tuhan, NKRI bisa maen klaim, kalo GAM dilarang oleh tuhan makanya di kasih tsunami. (sorry salah ketik)

  16. Sebleng says:

    Wah kalo sodom dan gomora di klaim oleh sebagai hukuman tuhan, NKRI bisa maen klaim, kalo GAM dilarang oleh tuhan makanya di kasih tsunami. (sorry salah ketik), lho salah meneh nganggo emaile cdc tho.

  17. wit says:

    Bagaimana komentar Campus Ministry mengenai hal ini?
    Redaksi bisakah memuat pendapat Campus Ministry, silakan minta pendapatnya.
    Tks.

  18. Geritz says:

    @STR :
    Thanks udah dilengkapi. Aq cuma ingat2 ceripa pak guru waktu aq masih kecil

  19. orang bijak says:

    wah- kamu juga tahu kata mengasihi sesama tho?kalao kamu tahu itu tapi kamu tidak bisa melakukannya… lihat orang tuamu/// apa kamu mengasihinya dengan berbuat itu?lihat adikmu?apa kamu mengasihi dia?mengasihi jangan dimulut.. kamu baru ikut lsm kecil aja udah keminter. aku bukan orang kristen. tapi aku tahu apa itu mengasihi apa yang tuhanmu ajarkan.kalau kamu sayang orang tuamu… adikmu… kakakmu… saudaramu. kamu tidak membuatnya malu dengan perbuatanmu yang bejat itu.
    secara etika kamu melanggar etika. karena kamu laki-laki.pertanyaanku apa kemaluanmu masih bisa kau gunakan?kalau masih berfungsi normal. kamu yang gila. obatnya ya kematianmu. tapi kalau kemaluanmu udah ga berfungsi, potonga aja jadi cewek. itu sah secara etika tapi apa Tuhanmu boleh?kamu aja g pernah tahu apa yang tuhanmu katakan. kamu hanya orang yang : 1. nakal terlambat.2 gila. sok filsafat. 3 kamu hanya korban dari gaya hidup hedonisme modern.tapi aku sadar suatu saat kamu berubah. oia aku setuju dengan pendapat profesor OKTHI. kamu berani terima tantangannya? kalau kamu hanya membual diforum ini,kamu hanya bajingan kecil yang penakut, omong besar,tunjukkan kamu berani.oia satu lagi pertanyaanku kamu sayang orang tuamu? dia tahu kamu gay? orang tuamu dari ketika tahu kamu gay, apa yang terjadi dengan mereka sekarang? mati mendadak? sakit parah? atau sakit saja? atau menuju ajal? pikirkan itu n jawab.

  20. yOuNg GuN's says:

    buat mas Theo.
    oke gue salut ma loe yang dah berani mengungkap kekujujuran dalam diri loe.
    tapi 1 hal yang gue saranin ma loe.
    bahwa kita diciptain Tuhan untuk salg berpasangan antara cowok & cewek.bukan malah pasangannya sesama.itu namanya kelainnan pd diri anda ( mgkn dpt dikata psikologi anda rusak/tergangg karena pengrh X ).
    ngapain anda susah payah bilang keorang2 kalo gay tu sama dengan yang normal.ya jelas susahnya minta ampun.mereka jg pasti susah tuk ngerti.
    mending km dengan kaum km itu mencoba hidup normal selayaknya manusia pada umumnya.key.
    aku cuma nyaranin aza. semua tergantung pada dirimu.mintalah Tuhan memberikan jalan yang terbaik bagi hidupmu.

  21. Sebleng says:

    @orang bijak
    Ortu yang baek gak didik anaknya menjadi seorang yang munafik dan beritakan kebenaran walaupun pait adanya.

  22. andre says:

    mau comment nech ma temen2 scientiarum. tolong dong kalian boleh emosi tapi jangan pake nama/ID temen laen. Kalian sebagai fasilitator harusnya ada dipihak netral gak boleh mihak salah satu doang okey…yach..nech cm masukan aja koq Okey….GBU All. Maju terus scintiarum….

  23. Later says:

    Berhentilah merasa diri anda paling benar dari pada yang lain. Ketahuilah bahwa gay bukanlah sesuatu yang diinginkan yang bersangkutan jika Tuhan memberikan pilihan ‘normal atau gay ?’. Orientasi Seksual terbentuk berdasarkan perkembangan psikologis perjalanan hidupnya dari kecil, so apakah itu salah nya kalo dia menjadi Gay ? Gw tau hidup mereka tidak mudah, diskriminasi, dan pahitnya hidup mereka, apakah semua itu kemauan mereka ? semua itu sudah dari sono nya… Berhentilah menjadi orang yang arogan. Inilah hidup. Jangan menjudge orang lain karena merasa diri benar dan sempurna. Biarlah hal ini menjadi urusan dia dengan Tuhan. Selama mereka tidak merugikan orang lain atau menggangu, ada baiknya kita tidak menjahui mereka.. Seperti kata Alkitab “kasihilah sesama mu manusia bla bla bla…”

  24. STR says:

    @ andre: Makasih buat kritiknya. 🙂

  25. penasehat says:

    KULONUWUN M.THEO

    menurut kula panjenengan niku sae tenan,because jenengan narimo nompo seng GUSTI ALLAH maringaken dumateng panjenengan.
    Panjenengan nglakoni urip ini ky np to???!!!!!no jenengan boten pengen urip normal ky seng liyane!!!!!

    KULA PAMIT RIYEN AJENG TINDAAN……………………………….

  26. wit says:

    saya hanya ingin bertanya, definisi atau pengertian dosa itu apa?dan level antar dosa dan tidak dosa itu dimana?di tangan Pendeta, Pastur, Kyai, atau ‘calon teolog’ atau siapa?
    lebih berdosa manakah anda koruptor dan LGBT?

    kalau yang saya ketahui dari berbagai sumber, dosa ya dosa, nggak perlu besar atau kecil, dosa banget atau dosa sedikit, tetap dosa,
    ibarat orang tenggelam di air, 1 cm dibawah permukaan air dengan 1 m dibawah permukaan air tetap saja tenggelam.

    dosa itu yang menentukan Tuhan sendiri, orang-orang dapat menyebut dosa/tidak dosa, mestinya dasarnya Firman Tuhan (kalau dipercaya bahwa Firman Tuhan itu dari Tuhan loh…)
    kalau dasarnya pemikiran kita sendiri, apa pikiran kita sama dengan pikiran Tuhan?
    so.., menyebut/mengakui sesuatu dosa/tidak, perlu berdasar Firman Tuhan. Pelanggaran pada Firman Tuhan-lah yang dapat disebut dosa. (itu pelajaran yang pernah saya peroleh dari rekan-rekan yang (nampaknya) “taat” pada Tuhan)

    Bukan berarti kita harus bebas dari dosa, justru karena kita berdosa, kita butuh Tuhan, tetapi ada petunjuk dalam Kitab Suci, bahwa jika seseorang sudah tahu dosa, tetapi sengaja melakukannya, maka tidak ada lagi korban yang dapat menebusnya. (itu jarene Kitab Suci lho mas Theo…)

  27. samsung says:

    namanya ga normal, meski ga dosa, ya tetap aja ga normal!
    sadarlah sobat, gay itu bukan jalan hidup kamu.

  28. bagus says:

    teo jangan sedih ya,biarkan orang2 yg menghujat kamu kena imbasnya.Mereka g tau kalau di sekitar mereka /orang2 terdekat mereka ada jg yang gay.
    mereka kan g tau ttg asal-usul gay,mereka g tau,yg mereka tau gay cm pendosa.mereka g tau gay terjadi karena dr keturunan,lingkungsn,n pelecehan sex.kt juga g minta dilahirkan seperti ini,mereka g nyadar bahwa sehari2 mereka pernah ditolong ama gay,example mereka potong rambut di salon2 banci.mereka tiap malam juga nyari2 banci u dipuasin cz g dijatah pacar/istri.mereka ngira kt g normal pdahal mereka juga.

    apalagi gay yg munafik dg pacaran ama cewek apalagi sampai menikah n punya anak.padahal mereka masih nyari-nyari cowok.

    untuk yg menghujat teo,aq punya pesan u kalian.
    kalian sebenarnya dkt dg para gay tp kalian g tau,dalam keluarga yang mempunyai anak laki-laki cm satu-satunya bs jadi dy gay,trz anak pertama dan anak terakhir laki-laki bs juga gay,maka yang merasa kayak di atas ngaca ya.biasanya benar.

    GBU ya teo

  29. Maximilianus Maria Kolbe Fair Antero says:

    Wah Asyik nih kalo ngomongin masalah GAY..
    Aku Mau Ikut nimbrung yah..Boleh kan theo?

    Dari Comment di atas aku bisa lihat kalo banyak yang lom tahu apa itu GAY, bahkan ada yang menulis ” TUHAN hanya menciptakan Adam dan Hawa aja “..
    Sebenarnya GAY itu yah Cowok, bukan Mix ( Campuran ) Dari Adam and Hawa,Cuma Aktifitas nya aja yang beda..
    Kalo Cowok “Normal” Itu Melakukan Aktifitas Seksual/Sex/ML n Cinta nya nya ama Cewek, sedangkan Cowok “GAY” Itu melakukan Aktifitas Seksual/Sex/ML n Cinta nya nya ama Cowok..
    Sebenernya perbedaan nya cuma dari objek melakukan ML/Sex n Cinta nya aja, tapi fisik seorang Cowok “GAY” itu tetep cowok..
    (Itu setahu aku lho,tolong ingatkan kalo salah)

    Kalo ngmgin Soal agama,kebeneran aku pake sudut pandang katholik aja yah,hehehehe (Cz semua Comment dari sudut pandang gereja kristen kok)HeHeHe..
    Sebenernya Soal “DOSA” Saya gak berani ngmg krn ini urusan TUHAN sendiri,hehehe..
    Yang di tulis di PASTI ALKITAB BENAR,Tapi kalo kasus nya kayak gini gimana :

    ( Ada Bapak2 yang kedapatan mencuri di pertokoan,
    Menurut pemilik Toko bapak ini salah,
    Menurut orang lain yang liat bapak ini salah,
    bahkan menurut ALKITAB pun bapak ini salah -Lihat:Kitab Imamat dan Keluaran mengenai pencurian-
    Tapi Menurut Anak nya Bapak ini seorang Pahlawan,cz bapak nya ini mencuri untuk memberi makan anak nya yang 2 hari belom makan,
    Lalu yang benar menurut anda yang mana?
    n Yang benar menurut TUHAN yang mana? Tidak ada yang pernah tahu )

    Kalo aku berpendapat, Yang di inginkan TUHAN Adalah “KASIH”..
    Kalo sesama Nasrani Saja kita sudah saling menghina kayak gini, dimanakah Ajaran “KASIH” yang selalu diajarkan oleh TUHAN kita YESUS KRISTUS??

    Saya Yakin Semua Orang pasti masuk surga,oleh karena nya TUHAN YESUS KRISTUS Merelakan dirinya untuk Wafat di kayu salib agar kita semua terselamatkan,
    bahkan sebelum Wafat TUHAN Kita membebaskan seorang wanita bernama MARIA MAGDALENA yang notaben nya sebagai seorang “PELACUR”,yang dihukum rajam(dilempar Batu),Hukuman itu pun ada di ALKITAB -Lihat:Imamat n Keluaran-
    Lalu mengapa TUHAN lebih membela MARIA MAGDALENA daripada membela ajaran ALKITAB/Perjanjian Lama??

    (Itu setahu aku lho,tolong ingatkan kalo salah dengan Kitab2 nya,cz aku kan gak begitu hafal ayat berapa,hehehehe)

    Aku Rasa Mau Theo GAY Or Banci Or Apapun, Itu menjadi Urusannya sendiri..Sebagai Temen aku mendukung Aja apa yang menjadi Jalan Hidup nya..n Aku Percaya TUHAN tidak akan meninggalkan umatnya walaupun umatnya GAY or Apapun juga..

    Aku Rasa Cukup Gitu Aja Yah Theo..
    Maaf Kalo ada salah2 kata,Tolong di benerin juga yah kalo ada ayat2 yang salah,HeHe..
    Good Luck Theo..

    GBU
    GMPD ( Gusti Musti Paring Dalan )
    Damai Kristus Beserta Juga

  30. wit says:

    to: Maximilianus Maria Kolbe Fair Antero

    Wah kalau gitu, seorang koruptor juga pahlawan buat keluarganya dong Mas…,

    Seorang germo juga pahlawan buat para “anak buah”nya, karena dia yang “memelihara” dan “memasarkan” mereka.

    Seorang pelacur juga pahlawan buat anak-anaknya?!

    Jangan hanya melihat Yesus yang “mengasihi” pelacur secara sepotong,
    Yesus juga bilang, “jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.

    coba kira-kira Tuhan akan menyatakan apa?
    “Aku mengasihimu, teruskan, tetaplah gay…itu nggak apa-apa…”
    atau
    “Aku mengasihimu, jangan diterus-teruskan, jadilah manusia normal…”
    atau akan bilang:
    “Aku mengasihimu, terserah kamu sendiri, mau gay atau tidak, Aku tidak peduli…”

    silakan dengar suara Tuhan yang sebenarnya..(supaya dengar suara Tuhan, ya harus mendekat kepada (“mulutNya”) Tuhan!)

  31. ema says:

    wuede,,
    salut ya buwat theo,,
    butuh kberanian besar bwt mgakui itu,,

    menurutku,,homoseksual itu = pilihan hidup,,
    kalo smua orang merasa aneh dg istilah itu,,apa lg di kota kecil spt salatiga,,lumrah,,

    sepanjang hidup kita,,kita hnya diajrkan bhwa relasi seksual yg “normal” dlm masyarakat kita hanya laki-laki dan perempuan..

    trus,,kaum HOMO,,dianggep ga normal deh,,
    normal dan todak normal,,timbul dr konstruksi sosial..

    lah,,menrtku,,kecenderungan genetikal itu jg mpengaruhi,,

    kita ga pny hak untuk menghakimi “mereka”..
    mengatakan bhw “saya normal” dan “mereka tidak normal”

    knapa kita tidak mncb untk menghargai perbedaan yang ada,,indah bukan jika hal itu terwujud,,

    selama kaum gay,,dapat bertindak secara positf dan berkarya dengan talenta yang mereka punya,,dan tetap produktif spt Theo,,itu bagus,,

    kenapa kita tidak mcoba untuk berpikir positif,,dunia ini penuh dengan pikiran negatif,,jadi hargai sekeliling anda,,

    bwt,,theo,,smangat ya,,

    itu adalah pilihanmu,,jalani itu dengan baik,,ttp bkarya,,!!!
    Berkah dalem Gusti,,amin,,

    bwt orng yng suka ngejek org homo,,coba anda melihat pd diri anda sendiri,,sudahkah anda lebih baik dari pada mereka???

    Buka mata..Buka telinga,,mereka ada,,
    mereka membutuhkan perhatian kita,,bukan kesombongan kita (katanya orng normal?? buktiin dunk,,ttp positf thinking,,)hehehehehehe…

  32. perjaka says:

    mengapa aq dukung u untuk menjadi GAY??
    karena aq cowok normal dan kesempatan aq untuk dapat cewek semakin besar karena sedikitnya kompetitor.
    jangan berhenti untuk menjadi GAY.
    pokoknya GAY itu bukan dosa aq dukung u 99%
    tuhan tidak akan meninggalkan u walau u GAY.

    peringatan!!!
    jika u berani perkosa aq, balasanya sangat kejam

    petuah dari aq!!!
    cintailah cowok dengan sepenuh hati
    dan jika seseorang cowok perkosa u dari belakang, perkosalah dia dari mulut dan belakang

    HEHEHE (x_X)

    JAHbulon BLESS u

  33. mafia hongkong says:

    aq mau tanya ma km

    1.apa dasarnya km mengatakan gay itu bukan dosa? klo berdasar HOLY BIBLE jelas2 g ada, mungkin km baca SATANIC BIBLE kali
    2.apa u tuhan? kok sampai berani mengatakan klo gay itu tidak dosa. masak tuhan gay?
    3.ajaran agama apa yang mengatakan klo gay itu bukan dosa?
    setahuku semua agama melarang hal itu.
    4.sampai kapan km jadi gay?
    5.apa km nanti tidak ingin berumah tangga dengan normal?
    6.apa km anggota Children Of God (COG)?

  34. mafia hongkong says:

    buat mas theo tolong jawab pertanyaanku yo

  35. maximilianus says:

    To : Wit

    Makasih mas untuk pembetulannya..
    Tapi saya kan mencontohkan Seorang keluarga yang sudah 2 hari gak makan n bapak itu mencuri,bukan keluarga yang kaya raya..

    Saya juga sering tanya2 ama keluarga yang ibunya seorang pelacur,di lokalisasi semarang..Anak itu memang menyebut ibu nya seorang pahlawan,karena ibunya membiayai dia sampai lulus SMU,itu dikarenakan bapak dari anak itu pergi ninggalin rumah entah kemana..
    Ini Fakta yang ada di Semarang lho mas,bukan Fiksi..
    Kebetulan saya bekerja di yayasan yang menangani tentang HIV dan AIDS,jadi saya juga survei ke mereka..

    Saya juga gak pernah mengatakan kalo GAY itu gak berdosa?Coba lihat tulisan saya..
    “Sebenernya Soal “DOSA” Saya gak berani ngmg krn ini urusan TUHAN sendiri,hehehe..”
    Bener gak???

    hehehehe..

    Palagi tulisan ini n kemaren kan cuma opini..
    Palagi saya bukan romo or pendeta yang mendalami Kitab Suci,saya cuma tahu sedikit,jadi maaf kalo salah..

    Tapi saya tetep yakin TUHAN gak memandang Umat nya kok..
    kalo kita selalu mengarah ke perjanjian lama,apa beda nya kita ama umat yahudi?
    yang diinginkan dan diajarkan TUHAN YESUS kan cuma KASIH..
    Kalo kita mengarah ke perjanjian lama,TUHAN salah donk kalo nyembuhin pas Hari Sabat??
    TUHAN salah donk kalo menghalalkan makanan Haram versi perjanjian lama??

    Tapi mungkin saya salah lagi untuk ini,tolong ingetin lagi yah,hehehehe..

    Ya udah,makasih mas wit dah ngingetin saya..
    Thanks yah..

  36. Theo_Ketua LGBT Kota Salatiga says:

    Ok terima kasih untuk semua komen yang anda berikan kepada saya.

    ( becanda dulu dech )
    Buat wit, jangan suka boong dech. masak kamu menyalahkan dirimu sendiri. ID`nya aja dengan jelas wit. lalu kamu nyalahin wit. yang benar aja…aduch bok cuapek dech…

    @ Fair Antero…
    Makasih sahabat. aku berharap kamu menjadi sahabatku setiap waktu dan menjadi ruang sharing untuk aku. aku tunggu kamu buat main ke Salatiga.

    @ All
    Dunia ini memang kejam ya. se kejam mulut singa, sekejam pedang bermata dua. satu hal yang aku tangkap dari kalian semua bahwa apa yang kalian komentarkan kepada saya adalah baik adanya. tidak ada satu orangpun yang benar ataupun salah. karena kita semua bukan Tuhan. semua hal baru untuk saya bahwa sembuah fenomena yang ada di dunia masih sempit di mata anda. dan membuat anda masih terlalu tabu. Kota Salatiga yang kecil dan penuh berkat ini. hal yang paling indah buat theo. Kota yang selalu menghargai orang dan selalu damai. Kota yang sellau memberikan kesejukan kepada setiap umat manusia di dunia. aku mungkin buat anda semua adalah seorang gay yang pertama kali terbuka di hadapan anda. tetapi perlu anda semua ketahui bahwa di samping kanan-kiri anda masih ada gay yang lain. yang masih tertutup belum terbuka kepada anda semua. kenapa saya berani untuk memblow-up atau berani muncul dari sekian gay yang ada di Kota Saltiga ini? Karena bagi saya ini adalah hal yang baik untuk masyarakat Kota Saltiga tahu. saat pertama saya di hubungi oleh wartawan scientiarum ini. saya hanya bertanya untuk apa dan tujuannya apa. hanya hal itu yang saya tanyakan. memang tujuan yang dilontarkan sangat baik sekali. makanya saya mau untuk diwawancarai, tetapi semua editing ada ditempat saya terlebih dahulu. bukan sebuah hal yang baru, untuk saya masuk dalam berita tentang status saya sebagai seorang gay. tapi baru kali ini saya bangga karena saya menjadi pertentangan yang cukup berat, bukan saya yang di perdebatkan, tetapi status saya dan pernyataan saya. memang hidup penuh dengan pro dan kontrak. pro dan kontra pasti ada dalam setiap kegitan dan hidup manusia. walah, Tuhan aja di pro dan kontra kok. apalagi saya yang cuma anak-Nya yang kecil dn sangat belum berguna ini. satu hal yang membuat saya bangga, bahwa Tuhan selalu membukakan saya jalan untuk maju terus dan pantang mundur tanpa halangan suatu apapun, walaupun ada masalah dengan pihak tertentu, mungkin hal biasa perbedaan pendapat. tapi tak apalah, namanya juga hidup.

    1.apa dasarnya km mengatakan gay itu bukan dosa? klo berdasar HOLY BIBLE jelas2 g ada, mungkin km baca SATANIC BIBLE kali
    2.apa u tuhan? kok sampai berani mengatakan klo gay itu tidak dosa. masak tuhan gay?
    3.ajaran agama apa yang mengatakan klo gay itu bukan dosa?
    setahuku semua agama melarang hal itu.
    4.sampai kapan km jadi gay?
    5.apa km nanti tidak ingin berumah tangga dengan normal?
    6.apa km anggota Children Of God (COG)?

    @ mafia hongkong.
    nama yang bagus, tapi buruk.
    Saya selalu berpikir, berjalan dan berkata apa yang saya ucapkan memalui agama saya Kristen Protestan. Otomatis anda sudah tahu apa yang saya baca. kalo tetap ga tahu, berarti saya yang tolol.
    saya bukan Tuhan, tapi inlah hidup. pasti ada hitam dan putih. saya malah tanya kepada anda lebih berdosa mana, antara koruptor dengan seorang gay? ingat lihat pandangan anda semagai manusia bukan Tuhan. untuk pertanyaan nomor dua tentang apakah anda tuham? sebenarnya anda tanyakan kepada yang berani menjudge bahwa gay itu dosa. kalau saya 100% bukan Tuhan cuma anak-Nya doang kok. dan saya akan menjadi seorang gay sampai kematian menjemput diri saya. alias seumur hidup saya. saya akan berumah tangga dengan lelaki saya, kalaupun di bilang bahwa hal itu tidak normal. ya mungkin rumah sakit jiwa akan tambah pasien yang banyak. karena jumlah gay si Kota Salatiga sudah melebihi kota besar lainnya. saya tahu tentang COG tetapi saya bukan anggotanya. saya bergereja dan bersekolah di tempat orang yang menganggap dirinya normal. ternyata dari pihak gereja OK kok. selama saya datang ke gereja untuk memuliakan nama Tuhan bukan untuk tempat kawin alias ML. jadi hal itu buat saya syah. kalaoupun setelah pernyataan ini, seluruh gereja menutup diri dan tidak mau menerima saya. It`s OK. saya bisa berdoa dan memuji Tuhan Yesus Kristus sebagai juruselamat saya di rumah, kost, dan dimanapun saya dan memuliakan Tuhan.

    @ Wit yang selalu ekstrim
    kalau anda orang yang tidak berdosa, silahkan ludahi muka saya ketika anda melihat diri saya.

    semakin indahnya hidup saya jika pertentangan ada dalam diri saya. silahkan selalu bertentang dan selalu melakukan perlwanan jika anda merasa saya mengganggu dan tidak menghargai dan merugikan anda semua tidak terkecuali.

    mungkin ini adalah waktunya saya ingin bilang untuk seluruh civitas akademika FISIPOL UKSW. terima kasih untuk semuanya, aku hanya ingin bilang bahwa kalian adalah hidup saya. dan karena kalian, aku percaya bahawa semuanya akan berubah menjadi lebih sangat baik. untukmu FISIPOL aku akan luncurkan buku yang akan aku persembahkan untuk FISIPOL UKSW. aku bangga dengan kalian. dan aku sangat mencintai kalian semua. tetap berjuang dan berperanglah denga kejamnya dunia ini.

    @ seorang mahasiswa FISIPOL
    Selalu berbuatlah yang terbaik dan selalu terbaik. jangan pernah memalukan teman dan semua keerabatmu. aku yakin kamu akan menjadi orang yang berhasil. GOOD LUCK sobat….!!!! aku yakin kamu akan menjadi seorang sahabat yang paling baik untukku. dan aku hanya berdoa, suatu saat kamu akan berani memandang dan tersenyum untukku dan mengucapkan spatah kata lagi untukku. terima kasih untuk semuanya dan semoga hadiah yang pernah aku berikan berarti untukmu. OK….!!!!

    Terima kasih atas semua komentarnya, aku hanya berharap anda selalu berkomentar, memberikan saran, ataupun memberikan kritikan dan feed back untuk kemajuan kita semua.

    @ Scientiarum
    Terima kasih sudah memuat segala profilku dan menjadikan aku bagian dari berita kalia. hanya satu yang aku harapkan buatlah hal yang baru untuk UKSW ini, coba kamu wawancara kepada mahasiswa UKSW yang sudah terkena AIDS. atau apapun yang berguna bagi kemajuan dan terbukanya cakrawala civitas Akademika UKSW ini semua. Bravo untukmu….

  37. Theo_Ketua LGBT Kota Salatiga says:

    untuk semuanya
    I Love You All dech…
    ditunggu komentarnya lagi ya…

  38. Kenthang says:

    wah perdebatan yang seru….
    maap saya alumni UKSW
    dulu penganut komunitas melek mbengi wahid hasim 3C
    sebelum berlanjut, boleh ga liat potonya mas theo….he5
    mau liat aja,tp aq msh normal lho….

    salut dan sangat berani…
    sudahlah mari kita berkaca pada diri masing-masing
    mencoba saling mengerti dan memahami orang lain
    ga usah menghakimi…..
    ga ada yang sempurna di dunia ini

    menurut pepatah orang jawa(karena saya orang jawa)
    “urip ki mung mampir ngombe”
    jadi ya cuma sebentar
    yang penting bagaimana hidup yang sebentar ini kita manfaatkan dan gunakan sebaik mungkin untuk :

    1.berusaha mencoba untuk tidak menyakiti orang lain
    2.berusaha untuk sebisa mungkin membantu orang lain

    wis tho, hanya dengan 2 hal itu thok menurutku hidup di dunia itu akan adem-ayem
    entah dia mau orang mana,beragama apa,berjenis kelamin apa,dan bala..bla.bla…..menurutku ga penting.

    info:neraka sudah ditutup!!udah kebanyakan orang (wah ga konsisten…)

    selamat berjuang buat mas theo,banyak hal yang masih bisa anda lakukan untuk orang lain,salut kalau itu masih anda lakukan sampai sekarang…

    kirim salam buat bambang,iwan singo jenaka,opha latuperissa,yogi,napoleon,mas giri n yang laen..
    thx

  39. Dimas S. Aditya says:

    Waktu saya kuliah semester awal, seorang dosen Agama Kristen pernah berkata bahwa segala sesuatu yang tidak normal adalah dosa. Lalu saya bertanya, “Bu, apabila Ibu mengatakan segala sesuatu yang tidak normal adalah dosa di mata Allah, maka apa pendapat Ibu tentang kaum gay?”
    Dosen itu menjawab, “Oh, itu dosa.”
    Saya bertanya, “Dosa bagaimana, Bu?”
    “Itu dosa, karena dia tidak berlaku normal.” kata si dosen
    “Bu, kalo orang itu gay dari lahir, dalam arti, karena kelainan hormon, apakah itu tetap dosa?”
    “Ya, itu dosa.”
    “Ok, Bu, kalo itu adalah dosa, maka siapa yang dapat dipersalahkan? Si gay itu, ataukah orang tuanya, ataukah sang pencipta gay itu, yaitu Tuhan Allah?”
    “Oh, jelas yang berdosa adalah si gay itu.” Kata dosen itu setengah marah.
    Lalu saya berkata lagi, “Ok Bu, kita jangan bicara gay, dech. Gini aja, orang normal dilahirkan dengan dua tangan dan dua kaki. Tapi, kalo ada orang yang dilahirkan dengan satu tangan dan satu kaki, bagaimana? Apakah itu dosa?”
    “Oh itu tidak dosa.” Jawab dosen itu.
    Lalu saya bertanya lagi, “Lho Bu, kok bisa, tidak dosa? Lalu, apa bedanya dengan si gay itu? Khan sama2 tidak normal?”
    Dosen itu tidak dapat menjawab, dan belakangan saya mendapat nilai C untuk mata kuliah Agama Kristen.

    Itu tadi, sharing pengalaman aja. Terjadi pas semester awal kuliah. Menurut saya, menjadi gay itu adalah pilihan hidup. So, kita harus menghormati pilihan hidup itu. Selama pilihan itu tidak mengganggu kita, kenapa kita harus ribut?
    Ga usah omong kosong pake bicara soal agama segala. Agama itu, hanya untuk diri kita sendiri. Ga usah kita menghakimi orang lain dengan alasan agama segala. Lagian, kalo kita mau menghakimi seorang gay, apa alasannya, sehingga kita pantas berbuat demikian?
    Memang, inilah fenomena di Indonesia. Kalo ada sesuatu yang menurut kita tidak pantas, maka kita menjelek2kan hal itu. Bahkan, bukan hanya menjelek2kan saja. Kalo bisa mukul, ato malah, bunuh sekalian.
    Coba, tolong hargai kaum gay. Mereka juga manusia. Mereka adalah gay, karena mereka memilih pilihan itu. Tho, selama mereka tidak mengganggu kita, kenapa kita harus ribut, marah2, bahkan sampai menjelek2kan???

  40. kepret says:

    bos, sebenernya mau jadi gay atau nggak itu pilihan hidupmu sendiri. tapi masalahnya kalo kamu gembar-gemborin ke publik, itu namanya Format Bunuh Diri. masalahnya, di Indonesia masih ga bisa terima apa yang namanya komunitas gay. kalo mau ngaku2, mending ke Netherland aj deh. di sana sah2 aja, kawin gay boleh. yang kita pikir, publikasi besar2an kalo kamu gay, ga ubahnya sama aja dengan kamu mencelakai diri sendiri. ntar kalo ormas keagamaan yang frontal tahu, aku nggak tahu apa yang akan terjadi ma kamu. bahaya. mending, jadi orang nyimpen sesuatu yang ga perlu dipublikasikan secara besar2an. ok? kamu mau jadi Gay, terserah, asal jangan ganggu cowok2 yang bukan gay. karena kita2 juga risih rasanya. cari aja yang sama2 gay. pasti kamu tahu siapa yang gay, siapa yang nggak.

  41. Pingback: Scientiarum.com » Pro Kontra Seputar Gay
  42. Trackback: Scientiarum.com » Pro Kontra Seputar Gay
  43. Dimas S. Aditya says:

    Sebenernya, fenomena gay ini menjadi booming karena diblow up sama orang2 di luar gay. Contohnya Inul. Gara2 si Raja Singa…eh, salah…Raja Dangdut (Rhoma Irama) mempermasalahkan goyang ngebor Inul, pamor dia terangkat banget. Coba sekarang, ga ada yg mempermasalahkan goyangannya, Inul jadi jarang terekspos, khan.
    Jadi, kalo kita tetap memandang gay ini sebagai sesuatu yang biasa2 aja, maka gay itu juga akan biasa2 aja, tidak akan booming2 bgt.
    @kepret : “kamu mau jadi Gay, terserah, asal jangan ganggu cowok2 yang bukan gay. karena kita2 juga risih rasanya. cari aja yang sama2 gay. pasti kamu tahu siapa yang gay, siapa yang nggak.” Setau saya, yg namanya Theo itu, tidak pernah mengganggu saya. Soalnya, dari awal saya sudah tegaskan pada Theo, bahwa saya seorang heteroseksual. Jadi, kita temenan deket ga apa2, tapi jgn kebawa perasaan.
    Jangan2, malah anda yg suka ganggu2 kaum gay??? Nach lho??? Lagian, kok sombong sekali ya, ucapanmu itu. Risih dekat2 gay? Well, do you think that you are a holly man?

  44. jups says:

    yang jadi pertanyaan saya apakah anda pernah melihat seekor anjing jantan kawin dengan anjing jantan?

    jika kamu ada niat untuk bertobat mak imankan lah dan percaya YESUS dapat memulihkan dirimu

    jika km merasa dari kecil dah merasa gay maka itu memang di turunkan oleh nenek moyang km entak bapak km ato om ato kakek kamu ato yang ada sedarah dengan kamu kenapa hal itu bisa terjadi? karna pada dulunya mereka juga berbuat dosa dan BAPA menurunkan dosanya itu pada keturunannya (pahami kesepuluh firman tuhan)

    dan jika km merasa ga bisa keluar atau sembuh itu berarti setan yang ada didalm hati km yang berbicara seperti itu, sebab BAPA tidak memandang dosa bagi siapapun orang yang mau bertobat

    saya dulunya gay tetapi karna kuasa ROH KUDUS akhirnya saya bisa keluar dari pergumulan ini aslkan kita bener2 mau bertobat kita dan mau menjalai hidup kristen yang sebenarnya
    bagaimana caranya?
    1.percaya mau menerima KRISTUS sebagai juru slamat
    2. mengakui dosa kita terhadap BAPA, dan meminta AMPUN ATAS DOSA YANG PERNAH KITA LAKUKAN
    3 MEMAAFKAN DAN MEMINTA MAAF PADA ORANG YANG PERNAH MENYKITI DAN PERNAH KITA SAKITI sebab BAPA tidak akan mengabulkan permintaanmu jika di dalam hatimu masih ada benci, emang agak berat makanya BERDOA
    4, RAJIN BACA ALKITAB, BERDOA, MINTA KUASA ROH KUDUS, MAKA KM BISA MENEPIS SEGALA GODAAN

    YAKIN DEH SEMUANYA ITU GA ADA YANG MUSTAHIL BAGINYA ASALKAN KITA PUNYA NIAT MAU BERTOBAT

    jus_pha@yahoo.co.id

  45. Ketua LGBT kota Salatiga says:

    OK Dech…Mungkin anda semua belum tahu apa yang terjadi diluar sana. Buka Mata,Buka Hati, dan Buka Telinga.Jangan pernah mempelajari dogma yang dibuat manusialah.
    Oia,kalian semua ingin tahu bahwa ISLAM MENGHALALKAN HOMOSEKSUAL. Baca saja di http://www.gessang.org pada bagian berita. satu pelajaran yang bagus untuk kalian semua.
    SELAMAT MEMBACA…
    Untuk semua komentar diatas aku mengucapkan terima kasih. terutama untuk WIT. Terima kasih tentang semua yang anda komentarkan, tapi saya hanya akan bilang kepada anda BAHWA GAY ITU BUKAN DOSA. Sampai kapanpun dan dimanapun.
    Untuk kenthang.silahkan buka saja di web YAYASAN GESSANG. http://www.gessang.org. anda akan menemukan foto pribadi saya disana. dan segala kinerja saya disana. untuk kenthang, terima kasih ya..
    UntukmasAditya, terima kasih untuk semua komentar dan dukungannya. TERIMA KASIH…

  46. Cowok Sejati Penyuka Cowok says:

    Warna tidak selalu HITAM-PUTIH. Ada banyak warna yang lain. Tolong yaa.. aku sebagai cowok sejati, yang suka dengan cowok (entah mau dibilang gay, biseks atau apalah, terserah).
    Aku punya banyak temen cowok sejati yang juga suka cowok, sepertiku. Kami tidak pernah mengganggu orang lain. Tolong kalian juga jangan ganggu saya. Saya merasa baik-baik saja. Saya merasa normal. Saya beragama. Saya rajin beribadah. Tuhan yang tau tentang siapa saya. Malah saya tidak yakin, anda yang suka mencerca komunitas gay itu dijamin masuk sorga!!!! Ga mungkin!!! Anda juga punya DOSA…

  47. Geritz says:

    @theo & Wit @ para ahli Tuhan : Hanya Tuhan yang tahu seseorang itu berdosa atau tidak atas pilihan2-nya….!!

  48. wit says:

    sejalan dengan komentar saya terdahulu:
    dosa itu yang menentukan Tuhan sendiri, orang-orang dapat menyebut dosa/tidak dosa, mestinya dasarnya Firman Tuhan (kalau dipercaya bahwa Firman Tuhan itu dari Tuhan loh…)
    kalau dasarnya pemikiran kita sendiri, apa pikiran kita sama dengan pikiran Tuhan?
    so.., menyebut/mengakui sesuatu dosa/tidak, perlu berdasar Firman Tuhan. Pelanggaran pada Firman Tuhan-lah yang dapat disebut dosa. (itu pelajaran yang pernah saya peroleh dari rekan-rekan yang (nampaknya) “taat” pada Tuhan)

  49. Geritz says:

    @wit : Ya setuju…. walaupun mungkin sumber tidak lengkap, karena dalam pemahaman saya yg masih awam ini, banyak kitab2 suci dari berbagai agama yang sudah tidak lengkap lagi. Mungkin dulu isinya baik, namun bertentangan dengan pemerintahan jaman dahulu, maka terjadi pengurangan pada bagian2nya. Bukan berarti yg sekarang tidak baik. (Namun banyak yg dihilangkan atau bahkan penambahan)

  50. Ketua LGBT Kota Salatiga says:

    saya setuju dengan cowok sejati penyuka cowok ( ya iyalah… )
    bahwa kami tidak akan pernah menggangu kalau kalian tidak mengganggu dulu. dalam hal ini kami saling menghargai kok kalau memang anda menghargai kami. tetapi yang terjadi di dunia yang realita ini. kami selalu di ganggu dan di usik oleh orang-orang yang menganggap dirinya benar dan perfect contohnya wit. kalao memang anda semua merasa diganggu kami, ya maaf kenapa juga anda mengganggu kami? PIKIR SENDIRI> Jangan di jawab pakai ALKITAB, ga ada hubungannya. kalau masih nekat yang tolol siapa?

  51. isway says:

    tobaaaaaaaaaaaaaatttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt laaaaaaaaaaaaah kawan giamana mau punya penerus klo begtu APA KATA DUNIA ??????????

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *