<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Eksistensi Moot Court di FH UKSW</title>
	<atom:link href="http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/</link>
	<description>Universitas Kristen Satya Wacana &#124; Salatiga</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 20:17:42 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Eksistensi Moot Court di FH UKSW &#171; Moot Court Community FH-UKSW Salatiga</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-2/#comment-943</link>
		<dc:creator>Eksistensi Moot Court di FH UKSW &#171; Moot Court Community FH-UKSW Salatiga</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2008 05:37:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-943</guid>
		<description>[...] Dimuat juga di scientiarum-uksw [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Dimuat juga di scientiarum-uksw [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Eksistensi Moot Court di FH UKSW &#171; SetyoPamungkas&#8217;s Weblog</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-2/#comment-859</link>
		<dc:creator>Eksistensi Moot Court di FH UKSW &#171; SetyoPamungkas&#8217;s Weblog</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 12:47:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-859</guid>
		<description>[...] lihat juga disini [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] lihat juga disini [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dimas S. Aditya</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-1/#comment-610</link>
		<dc:creator>Dimas S. Aditya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 08:31:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-610</guid>
		<description>@ All MCC : Sudah ada alumni yang menghubungi kalian belum? Masalah kalian membutuhkan dana untuk lomba, sudah saya sampaikan di millis alumni FH UKSW. Juga sudah saya beritahukan mengenai profil MCC di Scientiarum.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ All MCC : Sudah ada alumni yang menghubungi kalian belum? Masalah kalian membutuhkan dana untuk lomba, sudah saya sampaikan di millis alumni FH UKSW. Juga sudah saya beritahukan mengenai profil MCC di Scientiarum.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: schape</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-1/#comment-594</link>
		<dc:creator>schape</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 02:46:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-594</guid>
		<description>@Theo Litaay:
weitz... trimakasih banyak... ide2 tersebut sedang saya susun dan dirumuskan untuk menjadi bahan usulan untuk raker fakultas, uda browsing en nyari2 bahan serupa di univ2 laen di indonesia en dunia..
sayang ada beberapa poin yang masih belum paham benar. 
&#039;misalnya bagaimana menyusun ide tersebut dalam bentuk satu program terstruktur selama periode tertentu..
bahkan saya berkeinginan untuk bisa presentasi di depan pimpinan fakultas bersama dengan teman2, ntapi entah bisa apa tidak.
ini masih kesulitan dengan persiapan lomba di UI, belum tahu bisa apa tidak berangkatnya, masih belum ada dana cukup..

@STR
tengkyuuuu....
semangat 45 dijamin slalu ada di komunitas ini, segala sesuatu memang slalu pantas untuk diperjuangkan!!!
syaaaadddaaaaappppp...........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Theo Litaay:<br />
weitz&#8230; trimakasih banyak&#8230; ide2 tersebut sedang saya susun dan dirumuskan untuk menjadi bahan usulan untuk raker fakultas, uda browsing en nyari2 bahan serupa di univ2 laen di indonesia en dunia..<br />
sayang ada beberapa poin yang masih belum paham benar.<br />
&#8216;misalnya bagaimana menyusun ide tersebut dalam bentuk satu program terstruktur selama periode tertentu..<br />
bahkan saya berkeinginan untuk bisa presentasi di depan pimpinan fakultas bersama dengan teman2, ntapi entah bisa apa tidak.<br />
ini masih kesulitan dengan persiapan lomba di UI, belum tahu bisa apa tidak berangkatnya, masih belum ada dana cukup..</p>
<p>@STR<br />
tengkyuuuu&#8230;.<br />
semangat 45 dijamin slalu ada di komunitas ini, segala sesuatu memang slalu pantas untuk diperjuangkan!!!<br />
syaaaadddaaaaappppp&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: STR</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-1/#comment-593</link>
		<dc:creator>STR</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Apr 2008 04:09:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-593</guid>
		<description>Om Theo dan Setyo yang baik,

Pembicaraan kalian membuat saya resah dan miris. Komunitas seperti MCC harusnya mendapat perhatian serius, bukan main-mainan. Saya heran setengah mati kenapa para petinggi FH ndak sampe pada pemikiran seperti ini. Ini bikin emosi saja.

Kemarin (lewat obrolan santai) saya sempat menawarkan kolom publikasi di Scientiarum untuk MCC (via Setyo). Setyo bilang kalo MCC latihan setiap hari. Saya pikir bagus juga kalo hasil latihan itu dipublikasi di Scientiarum supaya orang-orang UKSW dan masyarakat umum bisa kenal MCC FH UKSW. Bukankah tak kenal, maka tak sayang? Ini juga bisa memacu MCC untuk lebih serius berlatih. Karena hasil latihannya dipublikasi, maka mau tak mau mereka harus siapkan latihan dengan baik.

POKOKNYA, saya ingin bantu MCC.

Terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Om Theo dan Setyo yang baik,</p>
<p>Pembicaraan kalian membuat saya resah dan miris. Komunitas seperti MCC harusnya mendapat perhatian serius, bukan main-mainan. Saya heran setengah mati kenapa para petinggi FH ndak sampe pada pemikiran seperti ini. Ini bikin emosi saja.</p>
<p>Kemarin (lewat obrolan santai) saya sempat menawarkan kolom publikasi di Scientiarum untuk MCC (via Setyo). Setyo bilang kalo MCC latihan setiap hari. Saya pikir bagus juga kalo hasil latihan itu dipublikasi di Scientiarum supaya orang-orang UKSW dan masyarakat umum bisa kenal MCC FH UKSW. Bukankah tak kenal, maka tak sayang? Ini juga bisa memacu MCC untuk lebih serius berlatih. Karena hasil latihannya dipublikasi, maka mau tak mau mereka harus siapkan latihan dengan baik.</p>
<p>POKOKNYA, saya ingin bantu MCC.</p>
<p>Terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Theo Litaay</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-1/#comment-591</link>
		<dc:creator>Theo Litaay</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 21:02:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-591</guid>
		<description>Yok; berikut ini adalah salah satu draft Back to office report-nya aku. Aku share di sini aja ya, biar kawan2 lain juga bisa ikut baca.

=============================================================================

Back to office report:
Tim Mock Trial Valparaiso University School of Law (VUSL).
Oleh: Theofransus Litaay, S.H., LL.M.

Kunjungan ke tim Mock Trial Valparaiso University School of Law (VUSL) dilakukan pada tanggal 16 april 2008.

Tim Mock Trial VUSL adalah salah satu kegiatan tertua mahasiswa VUSL. Saat ini keanggotaannya terdiri dari 20 orang mahasiswa tahun kedua dan ketiga VUSL. Prestasi tertinggi dicapai tahun 2007 dengan menduduki 16 besar tingkat nasional dalam kompetisi Kompetisi Advokasi Peradilan Mahasiswa Tahunan.

Bagaimana menjadi Anggota?
-	Keanggotaan diperoleh berdasarkan proses seleksi melalui uji coba / tryout.
-	Partisipasi ini diberikan angka kredit yang berguna bagi penyelesaian studi.

Bagaimana Uji coba / tryout?
-	Tryout utama dilakukan pada semester musim semi (ada empat semester dalam satu tahun akademik di VUSL) dan dibuka bagi angkatan pertama dan kedua.
-	Dalam proses tryout, pelamar harus mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk pemeriksaan silang, pernyataan pembukaan, dan pernyataan penutupan. Berkas-berkas ini disusun berdasarkan skenario kasus dari panitia.

Bagaimana bentuk Kompetisi?
-	Kompetisi internal.
       o	Setiap tahun diadakan kompetisi internal baik untuk kasus pidana maupun perdata. 
       o	Dalam kompetisi internal, peserta saling berhadapan dalam kelompok-kelompok beranggotakan setiapnya 4 orang dan bergantian dalam posisi berlawanan.
       o	Kompetisi internal dilakukan di hadapan para juri yaitu para pengacara wilayah setempat.
       o	Babak final kompetisi internal mempertemukan kelompok penggugat / penuntut terbaik melawan kelompok pembela terbaik.
       o	Kompetisi babak final dilakukan di hadapan juri yaitu para hakim pengadilan negeri dan pengadilan tinggi serta masyarakat undangan.
       o	Hadiah akan diberikan kepada setiap individu, bukan kelompok.
-	Kompetisi eksternal.
       o	Kompetisi-kompetisi di tingkat regional dan nasional.

Bagaimana kegiatan dan komitmen tim?
-	Kegiatan yang dilakukan tim mock trial antara lain kuliah tentang aspek-aspek advokasi peradilan, latihan kasus, praktek, penyelesaian masalah, dan rapat. 
-	Komitmen para anggota sangat tinggi, bahkan melebihi yang dituntut dari mereka.

Apa Manfaat yang diperoleh?
-	Ketrampilan berbicara / berargumentasi secara lisan.
-	Ketrampilan membangun kasus dan memahami hukum acara.
-	Nilai perkuliahan terkait.

=============================================================================

Jadi Yok, 
Kegiatan semacam ini harus terstruktur di fakultas. Gagasan semacam itu yang pernah saya presentasikan waktu kembali dari Manila dulu. Mungkin karena dilihat idenya dari Filipina (kagak jauh beda ama Indo pikirnya jadi kagak diseriusin, padahal udah beda banget mutu pendidikannya). 

Salam,
Theo</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yok; berikut ini adalah salah satu draft Back to office report-nya aku. Aku share di sini aja ya, biar kawan2 lain juga bisa ikut baca.</p>
<p>=============================================================================</p>
<p>Back to office report:<br />
Tim Mock Trial Valparaiso University School of Law (VUSL).<br />
Oleh: Theofransus Litaay, S.H., LL.M.</p>
<p>Kunjungan ke tim Mock Trial Valparaiso University School of Law (VUSL) dilakukan pada tanggal 16 april 2008.</p>
<p>Tim Mock Trial VUSL adalah salah satu kegiatan tertua mahasiswa VUSL. Saat ini keanggotaannya terdiri dari 20 orang mahasiswa tahun kedua dan ketiga VUSL. Prestasi tertinggi dicapai tahun 2007 dengan menduduki 16 besar tingkat nasional dalam kompetisi Kompetisi Advokasi Peradilan Mahasiswa Tahunan.</p>
<p>Bagaimana menjadi Anggota?<br />
-	Keanggotaan diperoleh berdasarkan proses seleksi melalui uji coba / tryout.<br />
-	Partisipasi ini diberikan angka kredit yang berguna bagi penyelesaian studi.</p>
<p>Bagaimana Uji coba / tryout?<br />
-	Tryout utama dilakukan pada semester musim semi (ada empat semester dalam satu tahun akademik di VUSL) dan dibuka bagi angkatan pertama dan kedua.<br />
-	Dalam proses tryout, pelamar harus mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan untuk pemeriksaan silang, pernyataan pembukaan, dan pernyataan penutupan. Berkas-berkas ini disusun berdasarkan skenario kasus dari panitia.</p>
<p>Bagaimana bentuk Kompetisi?<br />
-	Kompetisi internal.<br />
       o	Setiap tahun diadakan kompetisi internal baik untuk kasus pidana maupun perdata.<br />
       o	Dalam kompetisi internal, peserta saling berhadapan dalam kelompok-kelompok beranggotakan setiapnya 4 orang dan bergantian dalam posisi berlawanan.<br />
       o	Kompetisi internal dilakukan di hadapan para juri yaitu para pengacara wilayah setempat.<br />
       o	Babak final kompetisi internal mempertemukan kelompok penggugat / penuntut terbaik melawan kelompok pembela terbaik.<br />
       o	Kompetisi babak final dilakukan di hadapan juri yaitu para hakim pengadilan negeri dan pengadilan tinggi serta masyarakat undangan.<br />
       o	Hadiah akan diberikan kepada setiap individu, bukan kelompok.<br />
-	Kompetisi eksternal.<br />
       o	Kompetisi-kompetisi di tingkat regional dan nasional.</p>
<p>Bagaimana kegiatan dan komitmen tim?<br />
-	Kegiatan yang dilakukan tim mock trial antara lain kuliah tentang aspek-aspek advokasi peradilan, latihan kasus, praktek, penyelesaian masalah, dan rapat.<br />
-	Komitmen para anggota sangat tinggi, bahkan melebihi yang dituntut dari mereka.</p>
<p>Apa Manfaat yang diperoleh?<br />
-	Ketrampilan berbicara / berargumentasi secara lisan.<br />
-	Ketrampilan membangun kasus dan memahami hukum acara.<br />
-	Nilai perkuliahan terkait.</p>
<p>=============================================================================</p>
<p>Jadi Yok,<br />
Kegiatan semacam ini harus terstruktur di fakultas. Gagasan semacam itu yang pernah saya presentasikan waktu kembali dari Manila dulu. Mungkin karena dilihat idenya dari Filipina (kagak jauh beda ama Indo pikirnya jadi kagak diseriusin, padahal udah beda banget mutu pendidikannya). </p>
<p>Salam,<br />
Theo</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: schape</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-1/#comment-498</link>
		<dc:creator>schape</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 12:43:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-498</guid>
		<description>@Theo Litaay:
thanks om...iya saya juga sudah coba sampaikan kemaren pada rapat MCC terakhir dengan Bu Rini, dan P. Marihot. Saya juga sudah sampaikan bahwa moot court bukan sekedar yang kita jalanin belakangan ini. Harapan saya semua dosen bisa ikut serta ambil bagian dalam menyambung dan mengembangkan komunitas studi.
Lebih baik lagi klo kami beserta staf pengajar dapat melakukan studi banding ke universitas-universitas tersebut di atas. Kami masih kurang mengenai gambaran moot court dan &quot;clinical legal educations&quot; itu...
masih berharap juga fakultas memberikan perhatian lebih...
bukan masalah dana yang terutama, akan tetapi lebih kepada pengertian bahwa moot court merupakan &quot;darah&quot; civitas akademika FH UKSW


thx alot</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Theo Litaay:<br />
thanks om&#8230;iya saya juga sudah coba sampaikan kemaren pada rapat MCC terakhir dengan Bu Rini, dan P. Marihot. Saya juga sudah sampaikan bahwa moot court bukan sekedar yang kita jalanin belakangan ini. Harapan saya semua dosen bisa ikut serta ambil bagian dalam menyambung dan mengembangkan komunitas studi.<br />
Lebih baik lagi klo kami beserta staf pengajar dapat melakukan studi banding ke universitas-universitas tersebut di atas. Kami masih kurang mengenai gambaran moot court dan &#8220;clinical legal educations&#8221; itu&#8230;<br />
masih berharap juga fakultas memberikan perhatian lebih&#8230;<br />
bukan masalah dana yang terutama, akan tetapi lebih kepada pengertian bahwa moot court merupakan &#8220;darah&#8221; civitas akademika FH UKSW</p>
<p>thx alot</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dimas S. Aditya</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-1/#comment-448</link>
		<dc:creator>Dimas S. Aditya</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 11:15:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-448</guid>
		<description>Maju terus, Set. Tuhan dan yang lain2nya memberkati kalian semua (maksudnya memberkati MCC, lho. Bukan cuman si Setyo doank...).
Kasi kabar ya, kalo kalian udah nyampe UI. Kali aja ketemu di Kampus Kuning.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maju terus, Set. Tuhan dan yang lain2nya memberkati kalian semua (maksudnya memberkati MCC, lho. Bukan cuman si Setyo doank&#8230;).<br />
Kasi kabar ya, kalo kalian udah nyampe UI. Kali aja ketemu di Kampus Kuning.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Theo Litaay</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-1/#comment-441</link>
		<dc:creator>Theo Litaay</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Apr 2008 06:21:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-441</guid>
		<description>Yok,
praktek moot court perlu dibangun dalam struktur kurikulum yang jelas. Jadi tidak cukup jika berbentuk kelompok minat yang dikelola mahasiswa. Di berbagai negara maju, konsep kurikulumnya disebut &quot;clinical legal education&quot;. Konsep ini sangat terkenal dan didalami oleh berbagai sekolah hukum di luar negeri. Di Indonesia, konsep ini sudah dilaksanakan secara baik oleh Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (Yogya), Universitas Pasundan (Bandung), Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universita Parahyangan, Universitas Atma Jaya Jakarta, dll. Saya pernah memberi presentasi masalah ini di fh uksw, tapi belum berlanjut. Rencananya akan saya usulkan kembali kepada raker fh uksw 2008 ini. Sebaiknya kita duduk lagi bersama membahas ide ini. Yang perlu diingat bahwa clinical legal education itu tidak hanya mengenai moot court, tapi juga mock trial, debating, legal drafting, legal languages, alternative dispute resolution, public advocacy dan legal aid.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yok,<br />
praktek moot court perlu dibangun dalam struktur kurikulum yang jelas. Jadi tidak cukup jika berbentuk kelompok minat yang dikelola mahasiswa. Di berbagai negara maju, konsep kurikulumnya disebut &#8220;clinical legal education&#8221;. Konsep ini sangat terkenal dan didalami oleh berbagai sekolah hukum di luar negeri. Di Indonesia, konsep ini sudah dilaksanakan secara baik oleh Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (Yogya), Universitas Pasundan (Bandung), Universitas Indonesia, Universitas Sumatera Utara, Universita Parahyangan, Universitas Atma Jaya Jakarta, dll. Saya pernah memberi presentasi masalah ini di fh uksw, tapi belum berlanjut. Rencananya akan saya usulkan kembali kepada raker fh uksw 2008 ini. Sebaiknya kita duduk lagi bersama membahas ide ini. Yang perlu diingat bahwa clinical legal education itu tidak hanya mengenai moot court, tapi juga mock trial, debating, legal drafting, legal languages, alternative dispute resolution, public advocacy dan legal aid.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: MFS</title>
		<link>http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/comment-page-1/#comment-397</link>
		<dc:creator>MFS</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 09:57:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://scientiarum.com/2008/03/31/eksistensi-moot-court-di-fh-uksw/#comment-397</guid>
		<description>Sayang seribu sayang,
jaman saya ga ada kayak begitu2an (MCC-red),,,lab hukum cuman buat pajangan aja (dulu hampir gw &#039;embat&#039; tuh palu/kursi hakim)
tapi sekarang salut deh walo terlambat,,,,

ave justitia,,,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sayang seribu sayang,<br />
jaman saya ga ada kayak begitu2an (MCC-red),,,lab hukum cuman buat pajangan aja (dulu hampir gw &#8216;embat&#8217; tuh palu/kursi hakim)<br />
tapi sekarang salut deh walo terlambat,,,,</p>
<p>ave justitia,,,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
