Wacana Kritis-Prinsipil Mahasiswa UKSW & Salatiga

Mahasiswa Passau Kunjungi UKSW

Rubrik Kampus oleh

Senin, 31 Maret 2008, pukul 16.00. Sebuah bus pariwisata yang berpenumpang warga negara asing masuk ke dalam areal kampus UKSW. Saya melihat dan bertanya-tanya. Siapakah mereka? Apa yang mereka lakukan di kampus ini?

Informasi yang saya peroleh menyebutkan bahwa rombongan tersebut adalah para mahasiswa Universität Passau, Jerman. Rombongan terdiri dari 24 orang mahasiswa yang dipimpin oleh seorang profesor, Susanne Schöter. Kedatangan mereka dalam rangka study tour ke beberapa universitas di Indonesia. UKSW adalah salah satunya, karena telah menjadi mitra. Sebelumnya, telah ada beberapa mahasiswa Passau yang mengikuti program pertukaran mahasiswa dengan UKSW.

Saat ditemui di depan Gedung Administrasi Pusat, Lisa Marshall dan Miriam Kropp, salah dua anggota rombongan, menuturkan kesan yang mereka dapatkan setelah berkeliling kampus UKSW. “It’s a really nice university,” kata Miriam.

Lisa Marshall adalah mahasiswi jurusan ekonomi, bahasa, serta politik. Sedangkan Miriam Kropp adalah mahasiswi jurusan ekonomi dan budaya. Mereka bisa berbahasa Indonesia, walau sedikit.

Marshall menjelaskan bahwa study tour ini mengambil rute dari Jakarta, Bandung, Salatiga, Yogyakarta, kembali lagi ke Jakarta. Dari Jakarta, mereka kemudian bertolak pulang ke Jerman.

Marshall dan Kropp menyempatkan diri mengunjungi kantor redaksi Scientiarum. Bersama dengan seorang mahasiswa Passau yang lain, Andy, mereka ingin melihat seperti apa wajah pers kampus di UKSW. Lucunya, Andy, sambil menyalakan kamera videonya, balik mewawancarai anggota redaksi Scientiarum yang sedang bertugas saat itu.

2 Comments

  1. Kalo ngomong soal Passau, jadi inget temen gue yang lama ga berjumpa lagi, namanya Andy. “Andy, where are you? Let us play volleyball at International School again, hehehe…What about Indonesia vs German?”
    Ngomong soal Passau juga bikin inget mahasiswi Passau yg namanya Katharina. Anaknya manis, bow…
    Ngomong soal Passau juga bikin gue inget ama janji Saam Freddy yg mau ngenalin gue ama mahasiswi dari Passau. Kata Saam, anakanya manis, cantik…Pokoknya yg bagus2 dech. Tapi kok cuman diomongin doank, ya??? Kapan ngenalinnya, Saam???
    “Saam…janji adalah hutang, lho…”

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Geser ke Atas