Yosua akan pimpin BPM FE periode mendatang
Berita ini telah dilihat 527 kali sejak 9 June 2008SALATIGA — Kepengurusan BPM (Badan Perwakilan Mahasiswa) FE UKSW periode 2007/2008 akan segera berakhir. Secara de jure, memang masih tinggal beberapa minggu lagi, yang akan ditandai dengan pemberian laporan pertanggungjawaban BPM FE kepada BPMU. Tapi, secara de facto, berakhirnya periode kepengurusan tersebut ditandai dengan terbentuknya kepengurusan bayangan melalui sidang pertama yang dikonvokatori oleh para fungsionaris BPM FE periode sekarang. Hal ini sesuai dengan KUKM (Ketentuan Umum Keluarga Mahasiswa) UKSW bab keempat bagian pertama pasal 15 ayat 1.
Sidang diawali dengan prasidang yang dilaksanakan tiga hari sebelum sidang. Agenda prasidang meliputi pembahasan tata tertib persidangan dan penentuan calon fungsionaris periode 2007/2008 yang akan lanjut di periode 2008/2009 atau tidak.
Sekitar separuh fungsionaris ternyata memilih untuk tidak lanjut dengan berbagai pertimbangan. Ada yang memilih berhenti dengan alasan ingin mencari tantangan lain di luar BPM FE. Ada juga yang menyertakan alasan klasik “mau konsentrasi kuliah.”
Terpilihnya Yosua
Pada 7 Juni 2008, sidang pembentukan kepengurusan BPM FE periode 2008/2009 dilaksanakan. Dua calon fungsionaris mengajukan diri sebagai calon ketua umum BPM FE. Calon pertama adalah Heidy Christian, mahasiswa Program Studi Manajemen. Sedangkan calon kedua adalah Yosua Yoga Wicaksono, mahasiswa Program Studi Akuntansi. Keduanya berasal dari angkatan 2006.
Sidang baru dimulai pukul 09.24, atau mundur 24 menit dari jadwal semula. Dalam sidang tersebut dibacakan riwayat hidup kedua calon ketua umum, yang dilanjutkan dengan kampanye visi-misi dan sesi dialog antara kedua calon dengan peserta sidang.
Sidang sempat berjalan alot dan ditunda empat kali pada tahap pengambilan keputusan. Akhirnya, sesuai dengan KUKM bab keempat bagian pertama pasal 17, pengambilan keputusan melalui pemungutan suara pun dilaksanakan. Dalam pemungutan suara tersebut, Yosua terpilih sebagai Ketua Umum BPM FE periode 2008/2009 dengan perolehan 6 suara, mengungguli Heidy yang hanya memperoleh 2 suara.

Komentar no. 14
6 August 2008 11:53
Perambah
@OldDog : Ingat sejarah memang ada baiknya, tetapi jangan terlalu beromantisme dengan masa lalu. Setiap jaman ada “cerita kepahlawanan”nya masing-masing. Yang terpenting adalah bagaimana membangun LK sebagai organisasi pembelajaran sekaligus organisasi pembelajar.
Jika dicermati lebih jauh, LK FE memiliki ciri dan keunikan tersendiri, yang belum tentu dimiliki oleh LK-LK yang lain. Ada banyak materi-materi perkuliahaan yang relevan untuk kita coba dalami ketika ber-LK. Dengan kata lain, dapat menjadi semacam lembaga inkubasi bagi beberapa bidang ilmu yang dipelajari. konsepsi inilah yang sebenarnya bisa dipakai juga untuk menggali potensi-potensi yang ada. Mulai dari Konsep tatakelola organisasi hingga bicara mengenai kewirausahaan.
Satu lagi, keberadaan point card jangan dianggap sebagai beban bagi mahasiswa. Tetapi evaluasi terus keberadaannya, hingga dia menjadi perangkat penunjang akademik yang berhasil membumikan kemampuan profesional dan humanistik. Akhir kata, Brafo FE - Viva UKSW.
Komentar no. 13
4 August 2008 20:50
Perambah
Kalau jd ketua SMFE, bangunkanlah SMFE seperti tahun 1997-2001, dimana banyak kegiatan dan even dan mewakili mahasiswa secara keseluruhan, belajarlah dari Mas Neil& Seno (dosen FE), dan Opa Rudi (dosen FTI) mereka saksi hidup dari masa kejayaan SMFE
Bravo FE
Komentar no. 12
23 July 2008 11:06
Perambah
semoga para pengurus yg telah dipilih dapat menunjukkan kualitasny sebagai wakil2 mahasiswa di kampus UKSW yg tercinta…GBU ALL
Komentar no. 11
26 June 2008 1:15
Perambah
^^^^
di UKSW : SEMA = eksekutif.. BPM=legislatif…
tapi apalah arti sebuah nama tanpa makna…