Kabar tentang kasus pelecehan seksual, yang diduga dilakukan oleh seorang oknum dosen UKSW terhadap mahasiswinya, telah beredar di beberapa media massa. Namun, hingga kini kebenaran informasi tersebut belum dapat dipastikan. Kepolisian Resort Kota Salatiga, yang menerima laporan kasus tersebut sejak 5 Juni 2008, belum mampu mengungkap kejadian yang sebenarnya.
Kabar tersebut telah ditanggapi serius oleh pihak universitas, karena dinilai telah merugikan UKSW. Benar atau tidaknya kabar tersebut akan dibuktikan secara hukum dan UKSW tidak akan menghambat proses penyidikan.
Agna Sulis Krave,Wakil Rektor IV UKSW, telah mengundang direktur Program Profesional, atasan oknum dosen tersebut, guna mencari penyelesaian.
Kabar tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya karena tersangka tidak mau mengakui perbuatannya. Selain itu, tidak ada seorangpun yang menjadi saksi mata kejadian tersebut.
Sambil menunggu kebenaran muncul, tersangka dinonaktifkan sementara dari tugas mengajar untuk menjaga ketenangan dan ketenteraman mahasiswa dalam perkuliahan. Jika tersangka terbukti bersalah, maka UKSW juga akan memberi sanksi sesuai dengan kode etik dosen yang berlaku.
”Jika ada dosen yang melakukan pelanggaran, maka pihak kampus akan memberikan sanksi tanpa pandang bulu,” kata Agna.
Agna menganjurkan, jika ada kejadian serupa terulang kembali, maka sebaiknya mahasiswa segera melapor pada Lembaga Kemahasiswaan atau pemimpin UKSW. Agna berjanji, UKSW akan sepenuhnya melindungi mahasiswa.
Agna juga menambahkan, jika kabar tersebut terbukti benar, maka UKSW tidak akan menutup-nutupi dan tidak akan melindungi tersangka. Namun, jika tidak terbukti, maka Agna sangat menyayangkan pemberitaan-pemberitaan yang dilakukan oleh media massa, yang dinilainya berlebihan.
Minta nilai bagus
Seperti dikabarkan harian Seputar Indonesia, pada 4 Juni 2008, seorang dosen Program Profesional berinisial AG diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi berinisial MY di gedung G kampus UKSW.
Awalnya, MY hendak mengumpulkan tugas di ruang kantor AG, sekitar pukul 09.30. Setelah mengumpulkan tugas, korban hendak meninggalkan ruangan. Namun AG meminta korban tetap tinggal di ruangannya.
AG dan MY kemudian terlibat dalam obrolan ringan. Dalam obrolan tersebut, MY sempat minta agar diberi nilai bagus. Ketika MY pamit hendak meninggalkan ruangan, dengan alasan ingin membeli makan, AG malah menarik tangan MY, memeluk tubuhnya, lalu menciuminya. Namun, sebelum AG sempat bertindak lebih jauh, MY berhasil melepaskan diri dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Salatiga keesokan harinya.
Laporan ini dikerjakan bersama Satria A. Nonoputra.
tahun demi tahun angka pemerkosaan di Indonesia cenderung meningkat secara signifikan, data statistik tahun 2003 sebanyak 3.000 kasus , sedangkan 2007 sebanyak 22.000 kasus per tahun. Ini menunjukan degradasi moral yang semakin parah tiap tahunnya.
Untuk kasus yang ada di UKSW memang diusut sampai tuntas, bahkan dipecat. Menurut saya ada indikasi UKSW ” menyembunyikan dan cenderung membiarkan” kasus tersebut supaya tidak terus menerus menjadi konsumsi publik yang tentu saja membawa imbas yang buruk terhadap UKSW. Jika kita lihat kembali kasus video mesum yang dibuat oleh sepasang mahasiswa dan mahasiswi UKSW yang pernah heboh itupun sepertinya tidak ada sanksi yang jelas dari pihak universitas, malah cenderung menutup mata supaya tidak di expose.
Harapan saya semoga UKSW bisa melahirkan alumni yang intelektual dan bermoral
Dalam dunia pendidikan ada namanya kode etik, dimana seorang pendidik harus mematuhinya.
melihat kejadian seperti ini, tentu sangat akan mencemarkan nama baik UKSW. saya sangat berharap pada UKSW untuk menindak tegas terhadap penyimpangan-penyimpangan baik itu masalah seksual maupun kriminal yang dilakukan para dosen-dosennya dan juga mahasiswa-mahasiswanya.
menurut saya, pengawasan tempat-tempat kost mahasiswa itu perlu dilakukan oleh pihak UKSW dengan cara bekerja sama dengan masyarakat salatiga khususnya. dan sangsi bagi tidakan-tindakan penyimpangan ini harus dipertegas agar menimbulkan efek jera bagi pelaku.
Hmmmm prihatin juga sama AG n MY….
Apa mendingan kantor dosen dibikin tanpa sekat aja yah…… ^^ kaya di kantor2 instansi gitu tuh
Aman buat siapa aja yang mau nemuin ataupun yang ditemuin.
Kayaknya bukan cuma 1 ini deh… dengar-dengar FTI juga ada tuh yang ‘rada kurang ajar gitu juga’
namanya aja banyak diumpat2 juga toh… kalo mau cek aja disitus2..
Kebanyakan kalau korbannya cewe’ jarang melapor, bisa juga dikarenakan malu. Selain itu masih memikirkan nama baik keluarga jadi mungkin mereka lebih baik diam.
Masa udah gede mau diawasin…aneh juga sih… Kembali lagi aja ke iman masing-masing orang ajalah…
Syalom, memang gejala Sex Bebas, Kumpul Kebo dan Pelecehan Sex itu sudah semakin merajalela saja ke Kampus-kampus. Kalau usul Saya, kalau ada Dosen, Mahasiswa, Mahasiswi atau Pegawai UKSW yang melakukan Sex Bebas atau Pelecehan SEX Pecat Saja!! Untuk Membersihkan UKSW dari Bandit-bandit Sex yang tak bermoral itu!! Ok Salam Damai GBU
Sayangnya nggak ada tindak lanjut dari SA soal berita ini.
Pak Pendeta kok Galak amat sih…, seharusnya pak pendeta seharusnya kasih saran untuk bertobat bagi yang melakukan free sex… Kita harus realistis dalam menghadapi setiap masalah. Kalo saya membaca artikel ini, sepertinya belum ada kepastian atau kebenaran pemberitaan ini. Bahkan saya menduga pemberitaan ini hanya untuk menyudutkan UKSW aja. Bahkan saya pernah membaca koran, pihak yang banyak memberikan komentar adalah Suroso Kuncoro, yang juga pengurus Ikatan alumni UKSW, yang kebetulan juga Kepala Kantor Informasi dan Komunikasi Pemkot Salatiga. Saya justru menduga, jika dugaan itu tidak benar, maka pemberitaan tersebut hanya tuduhan sepihak dan sangat mungkin untuk dituntut balik.
mantaf pendeta… kapan2 ajarin cara nya ya
Salam
iya neh, kurang verifikasi beritanya.
harusnya kalau mau valid dan gak seperti mendikreditkan wawancara (yang dianggap) korban dan tersangkanya, trus kekapolseknya, biar semua jelas permaslahannya. Ok
Regards
Andry Unila
waduh..kok gt ya jadi nya UKSW…yg dosennya yg libidonya tinggi.. ato yg mahasiswinya yang mancing dosennya dengan pakaian2..yang menantang..
mari sama-sama kita jaga kampus kita yg didirikan atas FIRMAN TUHAN ini.
GBU.
lah..yg salah dosennya ato muridnya tu??????
jgn2 MY pake pakaian yg gimana gt..la ketoke mahasiswa/i jaman skrg gaul2 n sexy2…
diusut sampe tuntas ya bu..tegakkan keadilan
Ciayooooooo
GBU
(^O^)