Tim basket putra Unika sempat tahan Satya Wacana
Berita ini telah dilihat 474 kali sejak 21 August 2008SALATIGA — Ketika melawan tim basket putra Universitas Negeri Surakarta pada 19 Agustus 2008, tim Universitas Kristen Satya Wacana mampu unggul jauh sejak babak pertama. Begitu pula sehari sebelumnya, ketika melawan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Selisih poin rata-rata pada babak pertama bisa mencapai 32, untuk keunggulan Satya Wacana. Namun, ketika melawan Universitas Katolik Soegijapranata kemarin malam, selisihnya turun hingga tujuh poin saja!
“Anak-anak kurang mendengar omongan orangtua,” jelas Danny Kosasih, pelatih tim basket putra Satya Wacana. Menurut Danny, Satya Wacana seharusnya mampu unggul jauh sejak menit-menit awal.
Pertahanan Satya Wacana pada kuarter pertama dan kedua memang sempat kedodoran. Mereka kewalahan dengan tembakan-tembakan para pemain Unika. Defensive rebound beberapa kali gagal, offensive rebound apalagi. Kuarter pertama berakhir dengan skor 14-11, sedangkan kuarter kedua 27-20. Satya Wacana unggul tipis saja.
Pada pertengahan kuarter ketiga, pemain tengah Satya Wacana, Valentino Wuwungan, beberapa kali melakukan offensive rebound. Dia berhasil memasukkan bola dari bawah ring, meski dijaga ketat beberapa pemain Unika. Momentum Satya Wacana pun terbangun. Poin demi poin kembali dicetak. Pertahanan berpola full court press diperketat. Dalam sebuah kesempatan fast break, Agus Suprianto, playmaker Satya Wacana, melakukan reverse lay up sambil melewati tiga pemain Unika. Bola masuk. Para suporter Satya Wacana bersorak.
Satya Wacana kemudian menang dengan skor 72-42.
“Materi pemain kita memang kalah,” kata Bagus Yuliarto, pelatih Unika. Bagus menunjuk kehadiran para big man Satya Wacana sebagai salah satu pendobrak pertahanan Unika pada babak kedua. “Target kita menang besok (hari ini — Red) waktu lawan UMS. Pertandingan hari ini (kemarin malam — Red) memang kita lepas. Kalau nggak gitu, pemain kita kecapekan.”
Dengan kemenangan ini, Satya Wacana berada pada peringkat pertama grup B. Mereka baru bertanding lagi pada semifinal Sabtu, 23 Agustus 2008. Sedangkan Unika akan melawan Universitas Muhammadiyah Surakarta sore nanti untuk memperjuangkan peringkat kedua grup B.
Kapten cedera
Menjelang akhir kuarter kedua, insiden sempat terjadi. Saat melakukan pertahanan, kapten tim Satya Wacana, Jerry Lolowang, kena siku salah satu pemain Unika. Daerah sekitar pelipis kirinya bocor. Jerry lalu dibawa keluar lapangan. Dia mendapat empat jahitan.
“Waktu itu aku memang sengaja mau trap (pemain Unika). Tapi terus keadaan jadi crowded. Nggak tahu gimana, akhirnya (aku) kena (hantam siku),” kata Jerry.
Apakah Jerry tetap bisa bermain saat semifinal nanti?
“Itu tergantung keputusan pelatih (Danny Kosasih — Red),” katanya.

Komentar no. 1
21 August 2008 11:44
Perambah
Kepada rekan-rekan Tim basket UKSW: Maju terus!!!
Salam,
Saam Fredy
Komentar no. 2
21 August 2008 14:07
Perambah
AYo2 kawan2 UKSW, mo dosen mo pegawai mp mahasiswa (termasuk Ranto dan Iwan….hehehehe)
Siap-siap dukung tim basket pas pertandingan Sabtu dan pas Final (Kan pasti masuk final kan.. pede dikit lah…)
Penuhin tribun penonton, nyanyi dan teriak dan kalahkan suara MC dan lagu2 dari speaker…
LK sanggup gak mobilisasi massa?
latihan lah buat mobilisasi massa demo.. dimulai dari mobilisasi massa suporter…….
Komentar no. 3
23 August 2008 10:56
Perambah
Ayooo tim UKSW
Maju terusss…
semangat-semangat
Komentar no. 4
23 August 2008 15:40
Perambah
Vi, piye kabarmu?
Komentar no. 5
24 August 2008 21:53
Perambah
Uksw juara libama 2008! Sipppppp
Komentar no. 6
29 August 2008 12:12
Perambah
semangat dooonkkkk….!!!!!
cayooooooo…………………….