Calon Studio Gambar DKV

Browse By

Ruang sebelah Satya Wacana Business Technology Center, yang dulu dipakai sebagai ruang gamelan, hari ini mulai dihias dengan grafiti. Ruang ini akan dipakai sebagai studio gambar Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Teknologi Informasi.

21 thoughts on “Calon Studio Gambar DKV”

  1. Theofransus Litaay says:

    Ruang gamelannya pindah kemana? Itu juga penting.

  2. STR says:

    Oiya, maaf Pak Theo. Gamelan-gamelan sekarang dipindah di area gedung C.

  3. Ferdi says:

    Penggunaannya khusus untuk anak-anak deskomvis saja atau anak-anak progdi lain juga boleh??

  4. Theofransus Litaay says:

    Ini benar-benar gaya studio kreatif ya? luar biasa. Progdi ini bisa saya katakan sedang mengendarai angin perubahan dalam industri, dimana industri kreatif ternyata merupakan kekuatan penting saat ini. Bayangkan sampai pengukuhan Obama di US pun dilakukan dalam rock-star style. Satu hal yang perlu dipikirkan oleh mas Anton dan crew adalah masalah copyright terhadap hasil-hasil karya mahasiswa nantinya. Ini memang masalah jangka panjang, tapi akan terkait dengan persoalan manfaat ekonomis yang bisa dinikmati para kreator dari industri kreatif tersebut.

  5. B3_jo says:

    Jangan Sampai terjadi pengalihan perspektif pandangan,Budaya kita harus tetap dilestarikan.DKV boleh jalan…..SALUTTTT tapi GAMELAN juga harus tetep OKE,GO GO WACANA BUDAYA kembangkan budaya kejawenmu yang merupakan warisan lunturan nenek moyang kita.GBU

  6. ant says:

    #Kak Theo : soal copyright hasil karya anak-anak nanti saya coba diskusikan kembali dengna mereka, hal ini juga akan berhubungan dengan majalah desain telah kami terbitkan (sementara masih dalam bentuk e-magazine). BTW untuk mendapatkan ISBN untuk majalah bisa lewat mana ya Kak?? ( agar majalah ini bisa mendapatkan hak ciptanya) : jenis majalah bisa dilihat di http://satiman-uksw.blogspot.com/
    Makasih atas sarannya.

    # B3_jo : SIAAAAAPPPPPPPPP kami juga mencintai budaya kami kok, nanatikan aja majalah SATIMAN edisi ke – 3, kami membahas soal CULTURE INDONESIAN…wokehhhhhhhhh

  7. anak kambing says:

    woh…..

    suatu gebrakan yang bagus so… kt dpt menggplkn anak2 kreatif desain komunikasi visual, dalam satu ruangan, shngg mrk tau tmptmny untuk mengembangkan kreatif selain d fakultas FTI….

    GOOD LUCK…….

  8. ebeSS says:

    mestinya mewarnai secara menyatu dan harmonis ke seluruh penjuru kampus . . . setelah sekian lama kampus terlihat kaku dan pucat . . . bisa kerja sama dengan mas gatot prabowo bagian taman 😉

  9. tampan says:

    DKV … sebuah problema internal UKSW….. mengapa di dalam intitusi sendiri masih ada persaingan antar fakultas dalam memperebutkan mahasiswa lewat progdi baru yang sebenarnya bukan menjadi hak sajianya …. memang benar iklan rokok ( tanya kenapa ) …..

  10. ers- says:

    wah bagus ya..jadi pengen liat dari dekat …, terus berkarya temans!

  11. emmmm says:

    emmm bgus…DKV…. sekarang ada fak yang menampung anak2 dalam bidang seni visual… scss!

  12. bang bli says:

    coba ada dulu dah tak ambil, ni dah ditengah semester dah hmpir lulus baru ada,wah….gak bisa ambil seni visual yang tertuang di dalam Progdi DKV.he3x
    ketertarikan manusia kini lebih cenderung turun di dunia seni,jadi dengan munculnya DKV ini manusia aneh tapi nyata akan banyak masuk di DKV.saya sangat senang sekali mendengar adanya DKV.
    DKV (Dunia Kesenian Variasi)he3x. yang bener (Desain Komunikasi Visual) SEMANGAT!!!!
    GBU

  13. ruje3t_23 says:

    jadi pengen transver.. he23…
    tapi apa daya kuliah tinggal seujung kuku..
    tapi rasa pengen bisa sedikut terboati,
    karena kelas nya dibuka untuk podi laen nya.. he23..

    selamat berjuang DKV semoga mwnghasilkan seniman2 yang melegenda. he23….

    .:ruje3t23:.

  14. Theofransus Litaay says:

    @ANT: 1) Untuk mendapatkan hak cipta bukan melalui ISBN. ISBN (international standard book number) itu supaya sebuah buku tercatat dalam katalog internasional. Kalau untuk Jurnal seperti Satiman, bukan ISBN yang diperlukan tapi ISSN (international standard serial number), ini bisa dicek melalui perpustakaan UKSW. 2) Mengenai perolehan hak cipta, sebenarnya UU Hak Cipta memberikan perlindungan secara otomatis. Yang menjadi perhatian menurut saya pada jurnal itu perlu ada semacam security management-nya, entah secara teknis atau melalui warning. Kecuali jika rekan-rekan ingin memberikan status open source kepada semua hasil karya tersebut.
    Namun saya khawatir, kalau kita terlalu ber’murah-hati’ (dengan main open source) maka akan dijiplak orang lain lalu masuk industri, pada waktu kita ketahui orang tersebut sudah meraup untung besar dan tinggal membayar se-ucrit uang kompensasi untuk pencipta yang asli.

  15. cewepenasaran.. says:

    ehem…
    mas mas yang gmbr d dkv itu siapa2 ya..
    bisa dikontak ga ya…

    ^^

  16. ant says:

    # Kak Theo : Makasih atas penjelasannya ya.. Oke nanti saya coba share-kan lagi dengna teman-teman SATIMAN. TUHAN memberkati

    Salam

  17. dan says:

    ini salah satu bagian dari mata kuliah kah?

    membuat graffiti?

  18. gordon says:

    @bang bli… omongannya tumben bener juga…..kakaa…..
    @mas ant….. halo mas …. ruang studio itu keren bgd euy.,…. tapi lobang anginnya kurang banyak….jadi bau cat’nya masi kentel di dalem…. wak…… anak2 yg lg ngebomb di atas wajanya ga asing2 yah…. great buat pameran hasil mata kuliah desain kemaren….
    tapi ga semua yg pgen masuk matkul DKV punya jiwa seni loh ( contohnya saya ).

    help me…kenapa berkali-kali nimbrung di komptisi ko jarang menang yah……!!!!

  19. ant says:

    @gordon :
    * emang sih, lubang anginnya di studio gambar kurang terlalu banyak sehingga agak sedikit panas didalam. Tapi santai aja, nanti rencananya akan dipasang AC atau BLOWER(Kipas Penghisap/kalo nggak salah sebut lho.. hehehehe) tapi untuk saat ini udah 80 % BISA DIPAKAI minus AC… cukup nyaman kok.
    * nggak ada jiwa seni ??? nggak mungkin lah.. setiap orang pasti punya jiwa seni hanya mungkin tidak terasah, punya otak kanan(otak kreatif) kan ?? kalo punya.. pasti BISA !! itu hanya tergantung keinginan kita aja.. tapi kalo kita udah pesimis ya….. pasti nggak bisa.. anda pernah coret-coret tembok rumah waktu kecil kan ?? kalo pernah.. pasti anda punya SENI !!!
    * kalah dikompetisi ?? mungkin hanya salah konsep atau anda kalah ber-imajinasi dengan mereka.. ( seperti saya kan juga sering kalah..heheheehe) tapi itu aku pakai bukan untuk mencari kalah ato menang.. TAPI LEBIH UNTUK MENAMBAH PENGALAMAN N PORTOFOLIO SAYA… jadi kalo menang sih.. itu saya anggap sebagai BONUS… tetap dicoba ya.. jangna mudah menyerah..

  20. Gordon says:

    @mas_ant
    Salam, mas, keren2, sukses bt launching dkv, gmana kalo kt bkin xzbtion bt karya2 anak dkv,ato lomba ngebom tgkat nasional,wach, … Mas,kdang bg orang2 awam,masuk dkv,ksanya tu mahal,cntoh waktu bkin project gt, .. Gmana pndapat anda…
    Kyana xzbtion-concept-modling bsa masuk jd matkul di dkv loh..

  21. oel_indehoy says:

    semOGa anak”DKV penerUS jadi lebIH maju..
    dan memBUat kaRya sendiri..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *