Tribal Fusion Ads

Pengalaman Aneh di Poliklinik UKSW

Surat Pembaca ini telah dilihat 554 kali sejak 1 October 2008

Kepada: Direktur Poliklinik UKSW

Dengan hormat,

Saya mohon penjelasan bapak/ibu yang berwenang dengan kesehatan staf dosen/nondosen UKSW. Tentu saja ini berkaitan dengan pengalaman yang saya anggap aneh dengan pelayanan apotek setelah periksa kesehatan di poliklinik.

Saya datang memeriksakan suami dan anak saya hari Rabu, 24 Juli 2008, sekitar pukul 18.30. Dokter jaga saat itu dr. Jodelin Muninggar. Sesuai dengan permasalahan yang ada, khusus untuk anak saya (yang sulit sekali makan dan mudah sekali sakit), diberikanlah resep dua macam obat. Yang satu bentuk tablet dan satunya lagi vitamin bentuk sirup curcuma. Vitamin yang mengandung curcuma ini yang tersedia di apotek — kebetulan vitamin yang biasanya diberikan, DHAVIT® Syrup, lagi kosong.

Begitu catatan obat dari dokter dimasukkan ke apotek, beberapa saat kemudian salah seorang petugas (apotekernya?) keluar sambil memberikan satu plastik yang berisi tablet. Spontan saya tanya bagaimana dengan sirup curcumanya? Sungguh mengejutkan, dengan wajah tanpa senyum muncul jawaban bahwa untuk memperolehnya saya harus menebusnya kontan. Saya kejar dengan pertanyaan, berarti harus bentuk resep? Ternyata tidak bisa juga. Weee … lhadalah, jangan-jangan saya yang
kurang informasi bahwa obat yang terdaftar di komputer dan dibaca para dokter pemeriksa tidak semuanya boleh diberikan ke pegawainya maupun keluarganya yang sakit. Padahal kami sebagai pegawai kan tiap bulannya ditarik iuran kesehatan dan kami juga punya batasan penggunaannya tiap tahun?

Supaya tidak ada lagi korban keterkejutan peraturan yang mungkin tidak pernah disosialisasikan oleh pimpinan, khususnya tentang pengelolaan poliklinik dengan apoteknya. Poliklinik dan apotek adalah salah satu unit pelayanan di UKSW yang menangani orang-orang yang sakit. Apakah tidak perlu dilakukan monev (monitoring dan evaluasi — Red) bagaimana harus bersikap terhadap orang-orang yang berobat?

SRI HARTATI
Dosen Fakultas Sains dan Matematika

CATATAN
Surat ini telah masuk ke email redaksi pada 24 Juli 2008, namun baru dapat ditayangkan 1 Oktober 2008, karena menunggu pengaturan kembali kolom surat pembaca pada situs web Scientiarum. Kami mohon maaf atas keterlambatan yang relatif lama ini. Terima kasih.

Satria A. Nonoputra
Redaktur

Tag: ,

6 komentar telah masuk. Apa pendapat Anda?

  1. Komentar no. 1

    Poliklinik UKSW tidak memberikan pelayanan yang semestinya, Kecuali dari pihak dokter jaga. Pelayanan tidak menyenangkan terutama dari pada pegawai - pegawai poliklinik yang mahal senyum dan suka marah - marah kepada mahasiswa yang sakit. Pegawai tersebut terfokus pada receptionist yang tidak dapat melayani orang sakit, seharusnya pegawai itu melayani dengan baik bukannya marah - marah, apakah tragedi ini dipicu karena krisis moneter sehingga kurang memenuhi gaji, padahal para mahasiswa sudah membayar iuran kesehatan setiap semesternya, apakah ini yang disebut dengan pelayanan poliklinik yang baik, sekarang para mahasiswa lebih memilih ke rumah sakit atau dokter daripada di poliklinik yang menambah sakit dan belum tentu sembuh, untuk itu perlu adanya pengorganisasian dan regenerasi pegawai agar dapat meningkatkan pelayanan

  2. Komentar no. 2

    intinya dari dulu cuma satu: POLIKLINIK EMANG PAYAH

  3. Komentar no. 3

    setuju…. !!
    Poliklinik UKSW memang payah….
    setelah 3 kali menggunakan fasilitas asuransi kesehatan di Poliklinik.. saya kapok..
    lebih baik periksa di puskesmas saja yang orangnya lebih “ngajeni” daripada di Poliklinik.

  4. Komentar no. 4

    Namana juga kampus uksw

    Da bayar mahal,pelayanan yg didapet g sepadan
    Birokrasi yg berbelit2 n cenderung menyusahkan mahasiswa

    Ha..ha..ha..
    Sapa suru kuliah d satya

  5. Komentar no. 5

    Yyuuuuuukkkkkkk……………….

    Bener banget tuch!!!!!
    dah berulang kali aku periksa dengan panyakit yang berbeda2, kadang pusing, demam, flu, dll……………
    bilangnya cuma sakit 1 macem !!!

    R……A……D……A……N……G…..!!!!!!!
    TERUS SURUH MAKAN BUAH BANYAK!!!

    hingga suatu hari aku sengaja periksa lagi (padahal gak sakit, cuma dikit meriang…hehehe…sama ja bo’ong)
    tapi sebelum berangkat, aku makan buah dulu. Eaalllaaahhhh….masih juga dibilang RADANG!!!!

    emang aneh yach badan ku ini. atau ….?????????

  6. Komentar no. 6

    Saya juga pernah menyampaikan surat pembaca yang di muat scientirum, edisi cetak. dengan keluhan manajemen poliklinik, saat itu saya sakit dan hendak berobat di poliklinik UKSW.
    dalam kondisi sakit saya ke poliklinik. yang sangat menyakitkan, saya di tolak dengan alasan belum melunasi iuran kesehatan. lah padahal saya sudah melunasi semua tagihan saya, terang saja saya dapat mengikuti kuliah. dengan sakit badan dan sakit hati saya meninggalkan poliklinik UKSW.
    dan saya tidak menemui satupun upaya penyelesaian masalah dari pihak manajemen, meskipun masalah ini sudah terpublikasi melalui SA cetak. saya hanya bisa menyimpulkan Poliklinik B*U*S*U*K.
    dah itu saja..

Berikan pendapat anda. Bergabung dalam diskusi.

SETUJU TAK SETUJU. Lapis-lapis kebenaran senantiasa mengalami penyempurnaan, lewat kritik dan koreksi. Anda bisa kirim kritik dan koreksi untuk artikel di atas lewat kolom komentar di bawah. Anda juga bisa menulisnya dalam sebuah artikel baru, atau surat pembaca, yang dikirim lewat form kontak yang tersedia. Redaksi berhak menyunting setiap naskah yang masuk sejauh tidak mengubah makna dan substansinya.

BACA SEMUA. Artikel di atas dan komentar di bawah adalah satu keutuhan. Jika hendak ikut diskusi, baca semua terlebih dahulu, agar pemahaman Anda utuh, dan komentar Anda tak keluar dari konteks pembicaraan.

UNJUK MUKA. Anda juga bisa tampilkan wajah atau logo Anda setiap kali berkomentar di sini. Mendaftarlah di Gravatar.com dan ikuti petunjuknya. Atau Anda masih ingin pakai anonimitas tanda tanya? :) Silakan ....

HARAP SABAR. Setiap komentar akan melewati proses moderasi sebelum tampil. Silakan berkomentar dengan sopan dan bertanggungjawab. Komentar anonim atau alias tetap diperbolehkan, namun kami mengimbau agar anda sudi menunjukkan identitas asli.

SPONSOR LINK