Menyongsong Pesparawi Mahasiswa X

Browse By

Universitas Kristen Satya Wacana akan jadi tuan rumah Pesta Paduan Suara Gerejawi Mahasiswa X, 26 Oktober hingga 2 November 2008 mendatang. Temanya kali ini diangkat dari Mazmur 96:12 Alkitab versi Terjemahan Baru: “Biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai.

Sony Heru Priyanto, ketua panitia Pesparawi Mahasiswa X, mengatakan bahwa tema tersebut punya beberapa makna. “Harmoni dengan Tuhan berarti harus meningkatkan keharmonisan dengan Tuhan, dalam arti mengucap syukur. Harmoni dengan sesama memiliki arti mengajak untuk hidup bersama saling menghargai antara suku-suku yang ada. Harmoni dengan lingkungan berarti, selain memikirkan paduan suara, mereka juga harus memikirkan lingkungan. Karena lingkungan sudah rusak, maka kita harus care sama lingkungan agar lingkungan juga bisa bersorak-sorak memuji Tuhan,” jelas Sony.

Wakil Rektor III Umbu Rauta, penanggungjawab kegiatan ini, mengatakan bahwa Pesparawi Mahasiswa X sudah dipersiapkan sejak 2006, ketika UKSW mengajukan diri sebagai tuan rumah — saat Pesparawi Mahasiswa IX berlangsung di Universitas Sam Ratulangi, Manado.

Sejauh ini, panitia telah melakukan “pendekatan” kepada Departemen Pendidikan Nasional, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kota Salatiga. “Selain itu, panitia Pesparawi juga sudah mempersiapkan tempat pelaksanaan, dan sampai saat ini untuk tempat pelaksanaan sudah tidak ada masalah,” kata Umbu.

Umbu juga mengatakan, jumlah kontingen yang turut serta dalam Pesparawi Mahasiswa X adalah yang terbanyak dalam sejarah, yakni 39 kontingen (Pesparawi Mahasiswa IX diikuti 27 kontingen — Red). Padahal, panitia telah membatasi jumlah peserta sebanyak 35 kontingen. Kata Umbu, “Yang empat (kontingen) itu nekat. Pendaftaran sudah tutup 30 Juni (2008) tapi mereka masih ngotot ingin ikut.”

Sebagai catatan, jika Universitas Kristen Indonesia Toraja turut serta, maka total peserta akan jadi 40 kontingen. Namun kemudian universitas itu batal ikut karena alasan finansial.

Rencananya, panitia akan menanggung seluruh biaya akomodasi, konsumsi, dan transportasi lokal tiap kontingen — kecuali kontingen yang “nekat” — selama kegiatan berlangsung. “Setiap kontingen akan disediakan satu bus, dan sejauh ini untuk kepanitiaan sudah siap 90 persen dan saya berharap mulai tanggal 25 Oktober nanti panitia harus sudah siap 100 persen,” janji Umbu. Dia bilang, panitia mendapat bantuan dana dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi untuk penyelenggaraan kegiatan ini. “Mereka (Dikti — Red) kasih satu (miliar rupiah) lebih,” klaim Umbu.

Total pengeluaran panitia sendiri? “Masih fleksibel, bisa sampai sekitar dua (miliar rupiah),” klaim Umbu lagi.

Untuk penjurian, panitia akan mendatangkan dua juri internasional dan tiga juri nasional sekaligus. Mereka juga akan diminta jadi pembicara lokakarya saat Pesparawi nanti. Menurut Susanti Pujiastuti, wakil ketua panitia Pesparawi Mahasiswa X, para juri tersebut telah dipersiapkan sejak setahun yang lalu, karena adanya standar pemilihan juri dari Dikti.

Dalam upacara pembukaan, yang rencananya akan dilaksanakan di lapangan Kridanggo, panitia akan bekerjasama dengan Pemkot untuk pelaksanaan, juga pengamanannya. Menurut Susanti, seusai pembukaan, semua kontingen akan berjalan kaki menuju kampus UKSW. Sepanjang perjalanan, mereka akan diiringi atraksi beberapa kelompok etnis, marching band Akademi Kepolisian, “marching blek”, dan barongsai.

Tanggapan mahasiswa
Septiana, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, menuturkan bahwa ia merasa bangga dengan terselenggaranya Pesparawi. “Karena Salatiga akan kedatangan tamu dari Sabang sampai Merauke dan dari universitas se-Indonesia,” katanya.

Septiana juga sengaja telah menyiapkan waktu untuk menyaksikan Pesparawi nanti. Ia mengaku, seumur-umur baru akan menyaksikan Pesparawi untuk pertama kalinya di UKSW.

Tak hanya Septiana saja yang senang dengan penyelenggaraan Pesparawi. Reza, mahasiswa Program Profesional, mengatakan dirinya sudah sangat menanti-nantikan Pesparawi sejak pertama kali baliho pengumuman Pesparawi dipasang. “Satu minggu pelaksanaan Pesparawi nanti saya akan selalu standby di BU, biar saya puas,” katanya.

Selama Pesparawi berlangsung, mahasiswa UKSW akan tetap menjalani proses belajar mengajar seperti biasa. “Oleh sebab itu, pihak panitia meminta maaf kepada sivitas akademika jika selama kegiatan pesparawi berlangsung, akan terganggu karena keramaian,” ujar Sony Heru Priyanto.

Rencananya, Pesparawi Mahasiswa X akan dihadiri Menteri Pendidikan Nasional, Gubernur Jawa Tengah, Walikota Salatiga, Musyawarah Pimpinan Daerah, beberapa tokoh masyarakat dan tokoh agama, juga para pemimpin perguruan tinggi peserta yang ikut.

RALAT
Kami salah mengutip kata-kata Umbu Rauta. “Yang empat (kontingen) itu nekat. Pendaftaran sudah tutup 30 Juni (2008) tapi mereka masih ngotot ingin ikut.”

Kutipan yang benar seharusnya adalah, “Yang lima (kontingen) itu nekat. Pendaftaran sudah tutup 30 Juni (2008) tapi mereka masih ngotot ingin ikut.”

Atas kekeliruan ini, kami mohon maaf kepada pembaca. Terimakasih.

Satria A. Nonoputra
Redaktur

25 thoughts on “Menyongsong Pesparawi Mahasiswa X”

  1. ayuning@ says:

    siip dah UKSW,…semoga team uksw menang ya. hehehe…jadi akan semakin banyak yang mengenal UKSW….

  2. maninfrontofscreen says:

    Selama Pesparawi berlangsung, mahasiswa UKSW akan tetap menjalani proses belajar mengajar seperti biasa. “Oleh sebab itu, pihak panitia meminta maaf kepada sivitas akademika jika selama kegiatan pesparawi berlangsung, akan terganggu karena keramaian,” ujar Sony Heru Priyanto.

    Saya maafkan!
    Seminggu pelaksanaan Pesparawi bertepatan dengan periode mid tes Fakultas Ekonomi.
    Semoga nyanyian yang dibawakan justru memberikan semangat dan keteduhan saat mengerjakan tes.^^
    Kalo nilai jeblok n ndak bisa konsen, saya ndak nyalahin wis….;p

  3. yosafat says:

    Bravo UKSW!
    Semoga Pesparawi berjalan dengan baik.
    Ditunggu event – event nasional lainya…

  4. Alfa says:

    Sukses yo…

    Tapi jangan ada yang tawur yah… Malu-maluin…

  5. andi-dobleh says:

    Harmoni dengan lingkungan berarti, selain memikirkan paduan suara, mereka juga harus memikirkan lingkungan. Karena lingkungan sudah rusak, maka kita harus care sama lingkungan agar lingkungan juga bisa bersorak-sorak memuji Tuhan,” jelas Sony.
    Oleh sebab itu, pihak panitia meminta maaf kepada sivitas akademika jika selama kegiatan pesparawi berlangsung, akan terganggu karena keramaian,” ujar Sony Heru Priyanto.

    harmoni tercipta dengan meminta maaf… hehehe.. (kesimpulan yang kasar niii)

    Tak hanya Septiana saja yang senang dengan penyelenggaraan Pesparawi. Reza, mahasiswa Program Profesional, mengatakan dirinya sudah sangat menanti-nantikan Pesparawi sejak pertama kali baliho pengumuman Pesparawi dipasang
    biar imbang, kasih oposan ahh.. that’s me….
    BU sampe dikebut siang malam…
    kuliah bakal keganggu selama 1 minggu…
    hanya buat pesparawi mahasiswa ini…
    sejak pertama kali baliho dipasang, sampe skarang, selain hiburan dan ajang promosi, aku gak kepikiran apa sih gunanya buat mahasiswa dengan UKSW jadi host pesparawi ini…
    ngabis2in duit doank….
    drpd buat biayain pesparawi, mending buat benerin siasat gih,
    kalo gak buat beli buku biar mahasiswa gak da lagi yang diwajibin ma dosennya buat beli buku (buku tulisan si dosen sendiri itu pula) dengan dalih itu buku wajib mata kuliah,
    or benerin itu hotspot biar uksw gak jadi pembohong dengan kasih promo hotspot kampus tapi jarang jalan normal.
    intinya, sebelon koar2 n show off, benerin dolo bobrok di dalem…
    ho ho ho ho ho….. enaknya ngritik pihak lain… ^o^

    kabor dolo ah…
    mo kuliah… (ho ho ho ho ho ho)

    nb: BU kuat gak ya………

  6. Bento says:

    ayuning@
    siip dah UKSW,…semoga team uksw menang ya. hehehe…jadi akan semakin banyak yang mengenal UKSW….

    Team nya UKSW..cuma konser mba..g ikut lomba…

  7. mahasiswa uksw says:

    dengar-dengar rental mobil dalam kota untuk peserta dan panitia pesparawi dimonopoli sama seseorang ya…maksudnya rental yang biasa melayani kampus nggak kebagian jatah, karena ada oknum yang mengatur begitu… oknum pegawai UKSW, dengar-dengar lho… ….

  8. 2006 says:

    kalo UKSW dijelek2kiin marah. tapi kalo buat acara Pesparawi dikritik. jangankan yang buruk, yang baik aja dikritik. Dasar, manusia itu tidak pernah puas. Gak pa2, Pesparawi maju terus. Maju terus Team UKSW. Semoga bisa menjadi juara umum dirumah sendiri…..Semangat2…..Maju terus UKSW…….

  9. deris anak UKSW says:

    BANGGA SAYA MASUK UKSW…… lebihhhbangga lagiii kalau kualitas ditingkatnya mulai dari buku smapai pada layanan lainnnya seprti SIASAT mungkinn..
    hebat nay UKSW….
    – PESPARAWI masi bulan oktober 2008 Persiapannya udah dari tahun 2006
    – BU di buru abis.. (g tahu yachh mereka mikirin kualitas atau apa g tahu.. pimpinan yang tahu)
    – lingkungan semakin di indahkan.. taman2 yang langsung jadi.
    segala hal disiapkan.. luar biasa bukan?? ya luar biasa,, itulah hebat kita.. mau menyongsong seuatu yang besar dan wahh di beriakan tenaga, materi perhatian ekstra.. tapii untk kepentingan mahasiswa ….. kasiannn…
    SIASAT dariii dulu yang slalu bermasalah g di urus SALAH DINGG G DIPERHATIKAN SECARA EKSTRA..
    “Biarlah beria-ria padang dan segala yang di atasnya, maka segala pohon di hutan bersorak-sorai.”
    tema yang luar biasa..
    yyy sukses aja dechh buat PESPARAWINYA…..
    perhatikan anak2 berprestasi namun tidak mampu… itu lebih mulia dari pada menghabiskan uang yang cuma sebentar saja acaranya.. dengan perayaan yang mewahh .. UKSW CARI NAMA… HAHAHHA
    PROMOSI..
    oo ia scientiarum sibuk liputan nechhh… apa bedanya coba SA sama panitia dan Pimpinan UKSw… SA juga sibuk liputan acara PESPARAWI.. banyak hal yang kaitanya sama proses blajar g di liputt.. nechh tak kasikan berita.. LIPUT FAKULTAS HUKUM YANG AKREDITASIII C. dari A langsung C.. apa kata dunia..???

  10. rino says:

    Kayaknya pesparawi-pun diproyekin deh… UKSW udah perlu ada KPK-nya nih… biar kelihatan pejabat2nya yang suka ngobjek pribadi demi keuntungan pribadi…jadinya ngerugiin UKSW.

  11. ayuning@ says:

    ayuning@
    siip dah UKSW,…semoga team uksw menang ya. hehehe…jadi akan semakin banyak yang mengenal UKSW….

    Team nya UKSW..cuma konser mba..g ikut lomba…

    ga ikut ya?aku kagak tahu,…ya maaf …:), saya hanya alumni yang ikut nimbrung?kalau boleh tahu kenapa team UKSW ga ikut?ad peraturan ga boleh ikut?

  12. Ant says:

    Tetap semangat uksw! Sayang a ngak bs ngeliput plus hunting foto karna skr a lg di tana toraja hiks….hiks tp tetap semangat uksw doaku menyertaimu. Utk SA salam dr toraja, nantikan foto2 ya.

  13. STR says:

    Untuk Deris,

    Terima kasih buat masukannya. Pada rapat mingguan redaksi pagi ini, salah satu yang akan kami liput adalah sarasehan Fakultas Hukum soal turunnya akreditasi itu. Terima kasih.

  14. wit says:

    Dalam upacara pembukaan, yang rencananya akan dilaksanakan di lapangan Kridanggo, panitia akan bekerjasama dengan Pemkot untuk pelaksanaan, juga pengamanannya. Menurut Susanti, seusai pembukaan, semua kontingen akan berjalan kaki menuju kampus UKSW. Sepanjang perjalanan, mereka akan diiringi atraksi beberapa kelompok etnis, marching band Akademi Kepolisian, “marching blek”, dan barongsai.

    dan… diiringi atraksi dari langit…..hujan agak deras….

  15. Alfa says:

    Sayang pas defile hujan….

  16. wit says:

    STR, itu kok ‘perambah’ sy terdeteksi Safari, OS-nya Mac OS X ya…., padahal aku pakai Google Chrome di Widows XP.

    dan… diiringi atraksi dari langit…..hujan agak deras….
    Sayang pas defile hujan….

    ya memang sudah musim hujan… mau apa? berdoa supaya tidak hujan? panitia punya seksi doa khusus untuk minta tidak hujan?
    he he…. banyak yang sudah lama berdoa minta hujan…agar tanah segera basah dan segera dapat ditanami

    minta pawang hujan agar menyingkirkan hujan… he he…. di tempat lain juga sedang ada acara yang juga minta pawang menyingkirkan hujan… jangan-jangan disingkirkan dari sana, malah jatuh di sini….

    so… hujan-tidak-hujan show must go on…
    (tapi memang sempat sy bertanya dalam hati, lha wong sudah tahu musim hujan, kok ya acara pembukaannya di sore hari…., bukankah kalau sudah siang/sore itu biasanya konsentrasi awan sudah cukup untuk berubah menjadi hujan….)

    SA, sy usul, itu mbok buletin terbitan panitia Pesparawi itu juga di-online-kan, supaya bisa terus mengikuti udating berita Pesparawi… Redaksinya khan ada beberapa orang SA juga tho..

  17. Alfa says:

    Ppas doa syafaat pendetanya bilang klo cuaca hari itu mendukung….
    Dan saat pendeta memberi berkat di akhir ibadah…hujan gerimis mulai turun…

  18. wit says:

    @Alfa
    Ppas doa syafaat pendetanya bilang klo cuaca hari itu mendukung….
    Dan saat pendeta memberi berkat di akhir ibadah…hujan gerimis mulai turun…

    yang penting itu bukan didukung oleh cuaca… tapi didukung oleh Tuhan…,
    siapa tahu dengan hujan turun itu ada berkat-berkatNya yang tersembunyi.., siapa tahu hujan itu bentuk dukungan Tuhan (he he .. biasa.. kata-kata penghiburan…“Tuhan punya rencana terbaik”
    ya.. tapi siapa tahu hujan itu bukan rencana Tuhan, tapi rencananya si ‘penghulu udara’ yang diijinkan oleh Tuhan,,,)
    Yang jelas, apapun yang terjadi, hujan-tidak hujan, kita perlu bersyukur, sesuai dengan anjuran ayat Kitab Suci –> “bersyukurlah dalam segala hal”
    kalau orang KJ (? he he .. yang tahu saja ya…) bilang, “aku mau sekarang disini, begini dan kini”

    eh.. sy lihat di web uksw.edu, kok nggak ada siaran langsung (Video Streaming) Pesparawi dari BU ya…?

  19. STR says:

    Mas Wit,

    Makasih buat usulannya. Rencananya memang begitu. Dulu, karena separuh tenaga redaksi SA dimintai tolong untuk ikut bantu-bantu bikin media buat Pesparawi, saya minta ada sindikasi konten antara Harmoni (harian Pesparawi itu) dengan SA. Tapi setelah lihat beberapa artikelnya, saya jadi keberatan untuk masukkan di SA. Singkatnya, saya sudah bilang ke wartawan SA yang jadi redaksi Harmoni, “Tetaplah jadi wartawan. Jangan jadi humas.”

    Kita tunggu saja publikasi mereka berikutnya. Kalau memang layak muat di SA, pasti saya muat. Sementara ini, dengan sumberdaya yang ada, SA akan fokus dulu ke “paket hemat” Fisipol yang berlarut-larut dan beberapa soal lain seperti akreditas Fakultas Hukum. Saya juga lagi siapkan satu artikel soal dokumentasi sejarah Satya Wacana, selain feature Festival Mata Air, Workshop Fotografi Lustrum FTI, dan Debat Heroisme Arus Bawah PSKTI.

    Duh!

  20. dq says:

    @alfa: itu namanya “hujan berkat” 🙂

  21. Pdt Masada Sinukaban says:

    Syalom, Selamat buat Panitia Pesparawi dan UKSW yang bersedia menjadi Penyelenggara Kegiatan ini, “Nyanyikanlah Nyayian Baru”, Peduli Orang Miskin, Anak Jalanan, Pengemis, Panti Asuhan, Papa, Hina, Tertindas, Korban Penggusuran di Negeri ini, Korban Lapindo, Korban Kekerasan, TKI yang Dianiyaya, Korban HIV AIDS, Korban Narkoba, Peduli Illeggal Logging, Orang Susah, Anak Putus Sekolah DLL Suarakan dengan “Paduan Suara Kebenaran” dan Anti Korupsi di Negeri ini, Selamat Bernyanyi Buat seluruh Para Peserta Pesparawi !! Biarlah Semuanya itu Hanya Untuk Kemuliaan Tuhan Yesus Kristus Sampai Selama-lamanya hingga Kekal. GBU

  22. STR says:

    Mas Wit,

    Untuk kabar-kabar seputar Pesparawi Mahasiswa X, silakan akses situs webnya saja di alamat http://pesparawimahasiswax.net. Saya batalkan sindikasi konten SA dengan Harmoni, karena rupanya konten publikasi cetak Harmoni telah diunggah ke situs web Pesparawi itu. Selamat membaca!

    By the way, hingga kini saya tak kunjung mengerti kenapa panitia memilih domain pesparawimahasiswax.net, padahal domain pesparawi.net atau pesparawi.com masih available ketika saya cek via Dynadot malam ini. Untuk anchor pesparawimahasiswa malah belum ada yang beli.

    Kalau yang dipilih adalah pesparawimahasiswax.net, otomatis domain itu akan kadaluarsa untuk Pesparawi Mahasiswa selanjutnya. Sedangkan kalau beli domain pesparawi.net misalnya, sampai kapanpun dan apapun jenis Pesparawi-nya domain ini akan tetap relevan dipakai. Jika Pesparawi Mahasiswa, maka cukup dibuat subdomain di alamat mahasiswa.pesparawi.net. Jika Pesparawi Anak, maka subdomainnya anak.pesparawi.net. Begitu pula jika Pesparawi Wanita, wanita.pesparawi.net.

  23. wit says:

    @Kalau yang dipilih adalah pesparawimahasiswax.net, otomatis domain itu akan kadaluarsa untuk Pesparawi Mahasiswa selanjutnya.

    setuju…

    bukan hanya akan kedaluwarsa, tahun depan kalau tidak diperpanjang lagi sudah akan tidak ada domain itu, jadi.. perparawimahasiswax.net akan almarhum….

    biar almarhum tapi tetap dikenang, backup (import) semua data, nanti di-eksport ke wordpress yang gratisan.

    oh ya..? ada yang tahu biaya pembuatan website itu? berapa biaya untuk website ini (scientiarum.com)?
    bisa bandingkan?

  24. Pingback: Hargai Pesparawi | Satria Anandita
  25. Trackback: Hargai Pesparawi | Satria Anandita
  26. Pingback: Hargai Pesparawi | Scientiarum
  27. Trackback: Hargai Pesparawi | Scientiarum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *