Dialog AGKP dan DPRD Batal

Browse By

Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober 2008, kemarin pagi Aliansi Gerakan untuk Kedaulatan Pangan mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Salatiga untuk berdialog dengan para wakil rakyat. Namun, setelah ditunggu sekitar sejam lebih, anggota dewan belum juga datang, hingga mereka memutuskan untuk kembali ke sekretariat bersama di Kalibening.

Moncrot
DOK. SCIENTIARUM
Petrus Gatot Dwiyanto

AGKP merupakan aliansi massa yang terdiri dari Front Perjuangan Pemuda Indonesia Salatiga, Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah, dan para petani penggarap dari wilayah Kumpulrejo, Kalibening, dan Tingkir. Menurut Petrus Gatot Dwiyanto, anggota AGKP dari unsur FPPI Salatiga, maksud dialog kemarin adalah, “Untuk menyamakan perspektif dalam memandang UU Pokok Agraria.” Penyamaan perspektif ini, menurutnya, adalah sebagai langkah awal dalam mewujudkan kedaulatan pangan.

Gatot menilai, para anggota dewan sengaja mangkir. Padahal, dialog kemarin adalah lanjutan pertemuan yang dilakukan pada Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober 2008. “Jadi ini sudah keputusan bersama dengan anggota DPRD,” kata Gatot. Saat itu, yang menemui mereka adalah Ketua DPRD Sutrisno Supriantoro, Ketua Komisi II Sarwono, Suniprat, Budi Santoso, dan Fathurrahman.

Dalam siaran persnya, AGKP menyatakan bahwa mereka sangat kecewa. Mereka menegaskan, “DPRD Salatiga telah ingkar janji terhadap kesepakatan yang telah dibuat bersama. Dan, secara tidak langsung, DPRD Salatiga telah melakukan tindak abai terhadap suara rakyat Salatiga, yang notabene adalah sebagai warga negara yang berhak menyuarakan aspirasinya.”

AGKP juga menyerukan agar Pemerintah Kota Salatiga menuntaskan konflik-konflik agraria yang ada di Salatiga. “Laksanakan UU PA (Undang-Undang Pokok Agraria) secara menyeluruh, lindungi hak-hak petani, dan keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil dalam mengambil setiap kebijakan. Bangun jantung perekonomian kerakyatan sesegera mungkin.”

Tapi AGKP belum menyerah. “Kami masih punya agenda besar (lain) dalam tiga bulan ke depan,” kata Gatot.

2 thoughts on “Dialog AGKP dan DPRD Batal”

  1. Pdt Masada Sinukaban says:

    Syalom,

    Ayo Dukung dan Belalah hak-hak Para Petani dan Buruh di Negeri Ini,

    maju Terus!! MERDEKA!!

    KESAKTIAN PEDULI GENERASI INDONESIA DAN MAYIM MERIBA : Pdt Masada Sinukaban

    TUHAN YESUS Memberkati AMEN

  2. mariandre says:

    semangat dan pantang menyerah……
    GBU.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *