FH: Pantaskah Kami Dapat Peringkat C?

Browse By

Para mahasiswa Fakultas Hukum mempertanyakan peringkat C yang dijatuhkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi kepada fakultasnya. Peringkat itu dianggap tak pantas dan merugikan mahasiswa.

“Apakah fakultas kami pantas dapat peringkat C?” Pertanyaan ini dilontarkan beberapa mahasiswa FH pada forum terbuka yang diadakan Badan Perwakilan Mahasiswa FH, Selasa, 28 Oktober 2008. Beberapa mahasiswa merasa FH sesuai dengan standar untuk memperoleh peringkat di atas C. Salah satunya adalah menghasilkan profil lulusan berkualitas yang telah dipakai di pemerintahan maupun swasta. Pada akreditasi tahun 2003, FH mendapat peringkat A.

Pemberian peringkat C juga dianggap merugikan mahasiswa. Mereka berpendapat, kualitas mahasiswa di tengah masyarakat — khususnya di lembaga pemerintahan maupun swasta — akan dipertanyakan karena akreditasi fakultas mereka. “Saya merasa bahwa FH UKSW tidak pantas mendapat peringkat C karena fakultas kami telah mengikuti dan memenuhi standar akreditasi sesuai dengan yang diberikan oleh BAN PT. Jadi, kalau misalnya (peringkat) akreditasi (fakultas) kami menjadi C, tentu saja kami sebagai mahasiswa merasa sangat dirugikan,” kata Fredy Sousa, Ketua Komisi A BPM FH.

Selain mahasiswa, menurut Dekan M. Haryanto, para alumni FH pun merasa almamaternya tak pantas mendapat nilai C. “Mereka percaya bahwa FH (layak) punya akreditasi yang baik,” katanya.

Dalam proses akreditasi tersebut, FH mengajukan beberapa berkas, yakni evaluasi diri 8 poin, portofolio 12 poin, dan borang akreditasi 49 poin. Pengajuan berkas tersebut dinilai oleh BAN PT. Setelah menilai berkas-berkas yang diajukan, BAN PT kemudian mengirim tim penilai atau assessor untuk langsung ke lapangan memverifikasi keadaan fakultas. Dari hasil penilaian, FH diberi peringkat C dengan poin 298.

Menanggapi pemberian nilai tersebut, FH langsung mengajukan keberatan dengan meminta penilaian ulang atau reakreditasi kepada BAN PT. Dekan, didampingi Wakil Dekan Arie Siswanto, dalam forum terbuka itu menyatakan bahwa FH akan melakukan beberapa strategi. Mereka akan membentuk satuan tugas yang terdiri dari dosen, mahasiswa, dan staf FH untuk mengajukan ulang berkas-berkas akreditasi pada bulan Mei 2009 mendatang, serta mengundang Daniel Kameo, Wakil Rektor I, untuk membagi pengalamannya sebagai assessor, sebagai bahan masukan dalam akreditasi. Mereka juga akan buka mailing list untuk menerima masukan dari masyarakat, khususnya alumni dan mahasiswa FH, dalam perbaikan FH ke depan. Peninjauan perubahan kurikulum akan dilakukan setiap lima tahun sekali.

Dalam forum terbuka itu, para mahasiswa FH juga saling mengingatkan untuk berperan aktif dalam akreditasi fakultas. “Banyak hal yang harus kita lakukan dalam menyukseskan proses akreditasi fakultas kita,” kata Setyo Pamungkas, mahasiswa FH angkatan 2002. Forum terbuka ditutup dengan harapan, FH akan kembali mendapat peringkat A.

21 thoughts on “FH: Pantaskah Kami Dapat Peringkat C?”

  1. mahasiswa FH 2004 says:

    anehh rasanay ketika akreditasi FH tahun ini menurun sampai C… banyak hak yang dipertanyakan dan yang harus di pertegas.. yang pertama benarkah akreditasi C itu layak dan patut di berikan kepada FH UKSW??? yang kedua.. menyambung pertanayan [ertama.. kalau memang pantas.. dari sisi apa?? kok pantas.. apa karena mahasiswa denagn predikat FOSIl masih banyak?? itukah salah satu paniliaan dalam akreditasi?? atau emang FH kalai ini mengalamai degradasi.. ??
    wajar kalau alumni saja merasa tidak terima kalau almamaternya di akreditasi dengan C.. bahasa trendnya APA KATA DUNIA??? ketika sekarang kita mau lulus tapi dari fakultas degan akreditasi yang “JELEK”…..

    masukan saja… sepengetahuan saya untuk mengajukan atau memperbaiki hasil akreditasi itu dikasih waktu satu tahun setelah itu akreditasi dilakukan 4 tahun sekali.. harapannnya Fakukltas betul2 memperhatikannn dari sisi kami juga yang mungkin lagi dalam tahap penulisan….
    bersama membangaun FH menjadi lebih baikk…

    VIVA IUSTISIA….

  2. dian ade permana says:

    FH sudah terlalu lama “menikmati” status quo…berintropeksi lah…bukankah ada banyak persoalan (yang tidak terselesaikan) di FH?
    MUlai dari gonjang-ganjing pergantian dekan terdahulu..masalah di lembaga kemahasiswaan…menjadi persoalan serius yang harus dijawab…
    ingat…ketika belum ada “pemekaran” fakultas di UKSW, sepakbola FH juga berkuasa hingga kalian menjadi terlena…tapi bukan kah bola itu bundar dan semuanya bisa terjadi…

    seperti perkembangan kualitas pendidikan di FH, dengan dosen yang sibuk berpartai, atau melakukan aktivitas di luar kampus tanpa mempedulikan kepentingan anak didik…tampaknya…harus menjadi perenungan serius dari pemimpin fakultas…

    terimalah!!!!!

  3. Theofransus Litaay says:

    Dalam pandangan saya pribadi, ranking akreditasi fakultas hukum yang “C” jelas merupakan “kecelakaan.” Seharusnya di atas itu.
    Pada waktu lalu, saat kepemimpinan dekan Danny Zacharias saya pernah dua kali terlibat dalam proses akreditasi. Yang pertama adalah saat tryout instrumen akreditasi baru, dimana berdasarkan tryout tersebut fakultas hukum berada pada ranking “B” (sebelumnya juga sudah “B”).
    Kemudian setelah itu saya juga terlibat dalam proses akreditasi dimana fakultas hukum kemudian mendudukan ranking “A”.
    Sekarang saya diminta oleh pimpinan fakultas hukum untuk masuk dalam satgas re-akreditasi.
    Sejauh ini dalam pekerjaan kami bersama satgas, memang sudah dapat mengidentifikasi beberapa kelemahan dari proses sebelumnya yang jika kita perbaiki maka tentunya akan menempatkan posisi fakultas hukum pada ranking yang seharusnya.
    Menurut saya kami berada pada situasi yang kritis dan beban satgas reakreditasi tentunya sangatlah berat, tapi dengan itikad baik untuk membangun lembaga ini maka saya yakin bisa diperbaiki kembali.

  4. febri says:

    Maju Terus Fakultas Hukum… Ayo terus berupaya memperbaiki diri….
    Tetap semangat…

  5. andi-dobleh says:

    lagi-lagi..

    mahasiswa menjadi korban..

    korban perbuatan siapa? ya hanya “siapa” yang tahu…

  6. fredy says:

    fak hukum uksw memang saat ini lagi SAKIT..ga tw knp bnyk skali msalh yg mncul, rasanya ga hbis2..
    soal akreditasi yang menurun memang harus dipertanyakan. salah siapa ga ada yang ngaku??!!!
    ayo anak2 fak hukum bangun n sama2 kita perbaiki yang salah..

    ViVa Iustitia..
    salam bwt Maria Nunez yang dah mw liput brita ini.
    Recht 07..

  7. yakub says:

    Ini salah saya, yang tidak berkontribusi terhadap FH UKSW ketika melakukan persiapan akreditasi. Untuk menebus kesalahan mencoba berpartisipasi dalam satgas re-akreditasi untuk akreditasi tahun 2009. Saya minta mahasiswa kritis dengan mengawal trus langkah-langkah yang diambil oleh satgas, sikap proaktif mahasiswa. Lakukan

  8. adi joni says:

    BANGKITLAH FH!!!

  9. Nug says:

    ah cerita terus bergulir. seperti hukum Newton yg keatas pasti jatuh juga. sebenarnya mau dicari yang salah semua salah, mau dicari yg benar semua benar. yang penting sekarang seluruh civitas UKSW mari dukung dan hibur saudara kita Fak Hukum. dont worry be Happy. be strong

  10. ody says:

    Buat FH….EMmmmm……Abis ini pasti dapet akreditas A lagi……
    Pernah mendapat Akreditas A, pasti bisa dunk mengulang kesuksesan…..
    Fak Hukum pasti lebih tau cara mendapat akreditas A….

    Aq turut berdoa……..FAK HUKUM PASTI BERHASIL……..

    God Bless Us

  11. Laviola says:

    Mabuhay FH…
    keep fighting and show d best of U!!!!!
    God Bless UKSW

  12. Jose Maria da Costa Guterres says:

    Saya adalah alumni UKSW FH lulusan 2003 angkatan 99. saya merasa panitia aktreditasi terlalu berlebihan sehingga memberikan akreditasi FH UKSW dengan point C. menurut saya ada beberapa hal yang patut diperdebatkan mislanya kriteria apa yang digunakan oleh panitia, proses atau mekanisme apa yang digunakan oleh panitia serta siapa yang terlibat dalam team akreditasi bagi FH UKSW. beberapa point tersebut juga bagi panita akreditasi tidak dapat menjalankannnya dengan baik.

    saya kira panitia harus pula memiliki suatu barometer yang tidak kaku atau ukuran yang sesuai dengan sebuah realita misalnya sejauh mana kualitas yang dihasilkan oleh FH UKSW kepada masyarakat dan pola wawasan yang disumbangkan kepada sektor justice dan HAM. saya rasa panitia harus memiliki kriteria yang jelas dan harus pula memiliki banyak indikator dan foktor lain dalam memberiakan penilian.

    saya mengharapkan panitia akreditasi dapat meninjau kembali putusuannya yang memberikan akreditasi C Kepada FH UKSW.

  13. Kenthang says:

    Saya kira perlu perenungan yang panjang dan mendalam dari seluruh komponen di fakultas Hukum pada khususnya,dan UKSW pada umumnya, bukan tidak mungkin hal seperti ini akan terjadi pada fakultas2 lain yang ada di UKSW…………

    hayo buat mas krisna,mas yakub,umbu rauta,om res ( cuma mereka yang tak kenal,hi3….) SUDAH BERBUAT APA? jangan cuma pinter berdebat tentang bola, apalagi cuma di play station????? ato cuma pinter bikin event (sapa ya?) lhaa po bikin EO aja????….ya maap….kalo ga terima mari kita selesaikan di stick PS,he3……

  14. Personil Mahasiswa FH 2007 says:

    FH..Tolonglah agar reakreditasi kita dapat memperoleh hasil yang sangat memuaskan untuk kita mahasiswa tercinta…
    dan tolong kontrol terus kegiatan belajar mengajar kita dengan baik, jangan sampai proses belajar sering terjadi keMOLORAn…

  15. Yudo Widiyanto says:

    Jika memang benar, ini sangat menyakitkan tidak hanya bagi Satya Wacana , bagi mahasiswa maupun bagi alumni FH yang telah tersebar. Memang perlu dicek kembali apakah penilaian Badan Akreditasi Nasional PT sudah proporsional. Kalau penilaian timpang dan tanpa data akurat, maka pantas dianulir.

    Namun ini momen yang tepat tuk koreksi diri. Permasalahan mana ? Mahasiswa dan dosen pengajar harus duduk bersama untuk berbenah. Komunikasi antara keduanya bisa membuat progam-progam Fakultas dan Lembaga Kemahasiswaan jadi lebih bergigi.

    Mahasiwa FH jangan diam dan tergantung sepenuhnya pada Fakultas. Perkuat daya tawar mahasiswa untuk mendapatkan hak memperoleh ilmu di kampus. Kritisi kinerja dosen, ambil alih fasilitas yang tidak dimanfaatkan sepenuhnya oleh FH untuk ruang kratifitas belajar sendiri.

    Mahasiswa melalui LK FH harus bentuk basis jaringan ekstra kampus. Tidak perlu jauh-jauh sementara jalin hubungan antara LK se jawa tengah. Gali banyak-banyak informasi mengenai ajang-ajang kompetitif yang bisa diikuti. Misalnya Peradilan Semu, Karya Tulis, Debat dll yang bisanya rutin di laksanakan.

    Tidak pasang target muluk-muluk,ikut saja, gali informasi dan sampaikan cetak birunya ke FH agar mahasiwa secara kongkrit bisa mengimbangi FH Universitas lain.

    Secara subjektif ada perbedaan terhadap pergantian kepemimpinan pejabat sruktural FH UKSW,namun belum bergeser kearah perubahan. Seminar, kuliah umum, dan pergerakan masyarakat paling menonjol diunggulkan beberapa tahun ini. Namun masih terkesan hanya formalitas karena sporadis, terpenggal penggal. Artinya program FH orientasinya tidak jelas.

    Namun secara saya yakin alumni FH UKSW bisa ditandingi dengan universitas besar lainnya. Tanpa perlu tergantung dengan nilai Akreditasi. Tapi harus ada syarat, yakni niat murni semua pihak untuk menyadari FH UKSW adalah ladang ilmu yang bisa digali potensinya.

  16. Izak Lattu says:

    Dulu saya sering diundang Fakultas Hukum untuk mengikuti seminar-seminar internationalnya. Hampir setiap trimester ada dosen tamu dari Amerika dan Belanda. Cuman memang belakangan ini Fakultas Hukum sangat miskin kegiatan international seperti itu……….saya tidak memberikan komentar tentang AKreditasi hanya memberikan masukan tentang seminar international saja….thanks

  17. Orang yang ga suka dihukum says:

    saya rasa, FH perlu melakukan pembenahan diri. LK FH harusnya tanya tuh… FH itu Fakultas Hukum, tapi sedang menjadi “Terhukum”… koreksi dirilah…

    @ Bu Caken : saya kira implisit tuh omongannya Bu Caken… intinya, sekarang FH sedang miskin momen, sehingga perlu dbangkitkan lagi, dan jika saya bisa menarik kesimpulan, maka FH tidak banyak melakukan kegiatan serupa, dan berbobot untuk mendukung akreditasi. saya rasa LK bisa membantu. Mbak DEB dan Mbak DAN sebagai pimpinan LKF, bisa bejuang kok…

  18. benz says:

    loh..loh.. kok pada protes??

    kalo memang fakultas hukum ga pantas dapat akreditasi C,…….ya TUNJUKIN donk….pantes nya dapat apa..
    saya yakin kalo tim akreditasi punya standar buat menentukan suatu tingkat akreditasi fakultas..
    kalo misal standar itu bisa di ubah-ubah, ya… saya ga tau
    maklum lah.. misalkan negara kita ini ( Negara Indonesia) kalo hukum nya di akreditasi (oleh badan akreditasi hukum internasional :)) juga paling dapat C..hehe
    korupsi, suap menyuap.. huhu.. wes mbuh lah

  19. Erwin Taroreh says:

    maju terus FH UKSW, kami alumni asal POSO mendukungmu, Buat satgas selamat berjuang!

  20. justi tia says:

    Yang paling penting itu, belajar dari kesalahan di masa lalu, bisa berdamai dengan diri sendiri dan masa lalu supaya langkah ke depan tidak berat.
    Memang berat, tapi bukan tidak mungkin. harus merubah etos kerja.

  21. Francisco says:

    untuk fak Hukum tabah aja ya….
    basai pasti berlalu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *