Mahasiswa UKSW Tewas Gantung Diri

Browse By

Seorang mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana (FTI UKSW) angkatan 2005, Astra Gustav (24) yang berasal dari Poso, Sulawesi Tengah, ditemukan tewas gantung diri di taman doa Gua Maria Kereb, Ambarawa, pada Selasa, 15 September 2009 sekitar pukul 14.30.

Menurut keterangan Sukardi, petugas keamanan taman doa Gua Maria Kereb, korban diketahui ketika ada pengunjung yang melaporkan bahwa ada yang gantung diri di pohon kelengkeng dekat kolam ikan dan miniatur perahu Nuh. Korban ditemukan menggantung diri dengan menggunakan seutas tambang.

“Setelah mendapat laporan, saya langsung menuju lokasi untuk membuktikan dan ketika benar saya langsung menghubungi pihak kepolisian setempat,” tambah Sukardi.

Korban tinggal di Jl. Turen 86 I/2, RT 01 RW IV Sidorejo Lor, Salatiga. Saat ditemukan, korban mengenakan hem kotak-kotak, abu-abu, bercelana jeans dan bersepatu.

Menurut keterangan dari pihak Polsek Ambarawa, Siswanto, kita tidak tahu persis kejadiannya, yang pasti ada pengunjung melihat bahwa di bawah pohon kelengkeng ada orang gantung diri, kemudian pengunjung tersebut melaporkan ke satpam setempat.

Saat dilakukan proses identifikasi oleh petugas, ditemukan surat wasiat yang sebagian besar berisi permintaan maaf kepada keluarga. Selanjutnya jenazah langsung di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ambarawa untuk menjalani autopsi.

Berdasarkan keterangan teman dekat korban, Edi Tarinje mahasiswa FTI (05) yang juga mahasiswa asal Poso, Sulawesi mengatakan, perilaku keseharian almarhum Gustav baik, normal seperti mahasiswa lainnya, bahkan untuk masalah kegiatan fakultas ataupun di Ikatan Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Poso Salatiga (IKMAPPOS) almarhum sangat aktif, karena almarhum juga pernah menjabat sebagai ketua IKMAPPOS periode 2007-2008. Namun, untuk masalah-malasalah pribadi almarhum agak tertutup.

Wakil Dekan FTI Yani Rahardja mengatakan bahwa korban merupakan mahasiswa yang baik dan tidak pernah ada masalah, bahkan korban juga selalu aktif dalam kegiatan-kegiatan kemahasiswaan.

Setelah dilakukan pemeriksaan di RSUD Ambarawa, korban kemudian dibawa ke rumah kerabat yang tinggal di panti asuhan Harapan, Bawen. Selanjutnya pada Rabu, 16 September 2009, sekitar pukul 04.15 dini hari, jenazah diberangkatkan dari rumah kerabatnya menuju tanah kelahirannya untuk disemayamkan.

Pers Mahasiswa Scientiarum Universitas Kristen Satya Wacana turut berduka cita atas meninggalnya Astra Gustav, mahasiswa FTI UKSW. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta keikhlasan melepas kepergiannya.

4 thoughts on “Mahasiswa UKSW Tewas Gantung Diri”

  1. rhema says:

    saya pribadi turut berduka cita atas meninggalnya saudara saya Gustav. Biarlah apa yg baik menjadi pedoman bagi kita dan yg buruk menjadi evaluasi kita bersama. RIP brother

  2. natalia says:

    turut berduka cita dan berbela sungkawa atas kepergian saudara kita Gustav..
    buat orang2 yang ditinggalkan tabah dan diberi kekuatan olehNya..
    biarlah karyax tetap dipandang oleh kita semua dan bisa menjadi sebuah pelajaran buat kita.,
    tetapi apakah harus d’publikasikan sedemikian rupa? tidak adakah pemaknaan yang lebih baik dari pada “gantung diri”…
    jujur, terkesan merendahkan sekali…

    1. bjsp says:

      @ Natalia : Saya belajar menulis dari berbagai Wartawan, baik lokal maupun nasional dan membaca dari berbagai media. Memaparkan fakta itu sudah menjadi tugas kami sebagai wartawan. Dan apakah salah jika kami menginformasikan ini ke publik sesuai informasi yang kami dapat dari sumbernya?
      Mengenai kata “gantung diri,” dimana-mana kalau memang meninggalnya seperti itu, ya ditulis “gantung diri.” Jika menurut anda itu terkesan merendahkan sekali, apa dasarnya? bukankah memang meninggalnya seperti itu?

  3. Kirim SMS Gratis says:

    Baru baca artikel ini walau berita meninggalnya almarhum sudah sejak sebelum lulus saya dengar. Jadi merinding bacanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *