Cicak Salatiga Tuntut Pencopotan Kapolri dan Jaksa Agung

Browse By

KPK di dadaku.. KPK kebanggaanku.. Penguasa yang korupsi harus mati..

Cuplikan pelesetan lagu Garuda di Dadaku karya band Netral tersebut menjadi salah satu yel-yel yang dikumandangkan Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi (CICAK) Salatiga dalam demonstrasi tanggal 5 November 2009. Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap gerakan anti korupsi dan reformasi lembaga penegak hukum pasca pemutaran rekaman hasil penyadapan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di stasiun Metro TV pada 3 November 2009.

Pengibaran bendera setengah tiang di bundaran Taman Sari. {Foto oleh Dian Deviani}

Pengibaran bendera setengah tiang di bundaran Taman Sari. {Foto oleh Dian Deviani}

Aksi tersebut dimulai dari kampus Universitas Kristen Satya Wacana menuju Bundaran Tamansari. Adapun beberapa elemen yang tergabung adalah Yayasan Percik, LK UKSW, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Salatiga, Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Salatiga, Kelompok Diskusi Interdispliner (KDI), dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMA.

Sepanjang perjalanan, massa berorasi sambil mengumandangkan pelesetan lagu Garuda di Dadaku dan Cangkul-cangkul. Mereka menyerukan tuntutan atas pencopotan Kapolri dan Jaksa Agung sebagai dua pemimpin yang bertanggungjawab atas bercokolnya mafia yudikatif di tubuh Polri dan Kejaksaan, dan penetapan Anggodo Widjojo sebagai tersangka. Mereka juga mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mempercepat reformasi lembaga penegak hukum Indonesia, serta pemberantasan para aparat korup.

Dalam aksi tersebut massa yang semuanya mengikatkan pita hitam di tangan, juga mengibarkan bendera merah putih dengan iringan lagu Indonesia Raya, sebelum kemudian menurunkannya setengah tiang dengan iringan lagu Mengheningkan Cipta. Massa juga mengedarkan satu spanduk bertuliskan “Mendukung Anti Korupsi dan Reformasi Penegak Hukum” kepada masyarakat yang ingin ikut memberikan tandatangan sebagai bentuk dukungan kepada aksi ini.

Polisi mengawal aksi demonstran. {Foto oleh James A. L. Filemon}

Polisi mengawal aksi demonstran. {Foto oleh James A. L. Filemon}

2 thoughts on “Cicak Salatiga Tuntut Pencopotan Kapolri dan Jaksa Agung”

  1. lius says:

    Kasian Bangsa ini…………………Tuhan AmpuniLah NegeriKu ini..

  2. rendra says:

    kapan mau turun ke jalan lagi aku ikutan donk…. perkenalkan aku mahasiswa undip tapi domisili salatiga, boleh gak ikutan aksi kalian … solidaritas untuk cicak salatiga HIDUP MAHASISWA, ni contact ku 081325510140 ato 05862666288

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *