Student Plaza Ala UKSW

Browse By

{Sumber: Arsip FTI}

Student plaza tampak depan. {Sumber: Arsip FTI}

UKSW bangun Student Plaza untuk memfasilitasi Kelompok Bakat Minat (KBM). Student Plaza tersebut nantinya akan digunakan sebagai tempat latihan atau sebagai tempat melakukan aktifitas KBM yang ada seperti tempat latihan untuk karate, dance, kapoera, drama, dll.

“Student Plaza nantinya bisa menjadi tempat latihan untuk KBM– KBM yang ada di UKSW. Selain itu juga, mahasiswa bisa memakainya untuk aktifitas belajar bersama,” ungkap Sudi Winarno, selaku manajer Biro Managemen Kampus.

“Apalagi disana merupakan kawasan hot spot sehingga mahasiswa pasti betah disana karena bisa memanfaatkan hot spot yang ada. Jadi Student Plaza ini murni dibangun untuk kepentingan mahasiwa,” imbuhnya.

Untuk pembangunannya Student Plaza tersebut telah dimulai sejak 2 November 2009 dan direncakan akan berlangsung selama 2 bulan.

Dalam pembangunannya, beberapa pohon besar yang berada dilokasi tersebut harus ditebang. Menanggapi hal tersebut Sudi Winarno menjelaskan bahwa Ada perhitungan dalam penebangan pohon, apakah pohon tersebut langka atau tidak, dan masih ada pengganti / spesiesnya atau tidak. Jadi pohon – pohon yang ada tidak asal ditebang. Lagipula pohon yang ditebang merupakan pohon yang suka mengeluakan getah, dan bukan merupakan pohon yang langka.

Setelah pembangunan selesai, akan dipikirkan tentang penggantian pohon yang baru selama space / tempat masih memungkinkan. Selain itu, dari pihak panitia juga sudah melakukan konsultasi dengan ahli pohon dalam hal ini Bapak Sunarto yang dulunya merupakan salah satu dosen di Fakultas Biologi, tetapi saat ini beliau sudah pensiun.

“Kami telah melakukan konsultasi tentang mana pohon yang boleh ditebang dan mana yang tidak. Karena sebenarnya panitia sendiri sangat mengupayakan tidak ada penebangan pohon, tetapi karena bangunan membutuhkan space yang lebih luas untuk pembangunan dan pohon yang akan ditebang bukan merupakan pohon langka yang sering mengeluarkan getah, maka diambillah kebijakan untuk menebang beberapa pohon tetapi nantinya akan tetap dipikirkan mengenai landscape yang baik. Seperti pembuatan taman di sekitar kawasan Student Plaza tersebut,” ujarnya.

Pemilihan tempat pembangunan Student Plaza yang terletak persis di depan kantor fakultas Psikologi tersebut sempat mengundang berbagai tanggapan. Salah satunya dari mahasiswa fakultas Psikologi sendiri yang mengkhawatirkan efek dari pembangunan Student Plaza ini nantinya bisa mengganggu jalannya aktifitas bimbingan atau konseling mengingat di dalam kantor fakultas Psikologi terdapat tempat bimbingan atau konseling yang membutuhkan ketenangan untuk kelancaran aktifitas konseling itu sendiri. Ada kekhawatiran nantinya kegiatan yang akan berlangsung di student plaza dapat mengganggu jalannya konseling.

“Saya pribadi mendukung pembangunan student plaza ini karena nantinya juga efek pembangunan ini akan dirasakan oleh mahasiswa, dimana student plaza ini ditujukan untuk mahasiswa. Tapi kemudian bagaimana dengan penggunaan student plaza ini yang kira–kira nantinya mengganggu aktifitas konseling fakultas psikologi ? Apakah ada cara–cara yang bisa menyiasati hal tersebut, mengingat student plaza sangat dekat keberadaannya dengan kawasan konseling.” ujar Great yang merupakan salah satu mahasiswa Fakultas Psikologi.

***

Menanggapi masalah di atas, Umbu Rauta selaku Wakil Rektor III memberi komentar, “Tidak akan menjadi masalah karena pemakaiannya sendiri akan diatur. KBM – KBM yang ingin memakainya bisa dijadwal pada sore atau malam hari. Untuk pagi dan siang hari tempat itu bisa dimanfaatkan mahasiswa – mahasiswa yang sering nongkrong di sekitar BU. Bisa memanfaatkan hot spot atau pun sekedar duduk sambil berdiskusi dengan mahasiswa lainnya. Jadi semuanya bisa diatur. Lagipula pembangunan Student Plaza ini juga ditujukan untuk kepentingan mahasiswa”.

{Sumber: Arsip FTI}

Student plaza tampak atas. {Sumber: Arsip FTI}

“Sering kita melihat KBM–KBM yang ada harus berpindah – pindah tempat untuk latihan. Kasihan bila mereka tidak difasilitasi padahal KBM–KBM ini sangat bagus sekali. Dance misalnya yang selalu mengadakan latihan di sebelah BU pada sore atau malam hari. Kemudian karate dan capoera yang berpindah–pindah tempat latihannya. Karate akhir-akhir ini mengadakan latihan di depan gedung A. Kenapa tidak mereka kita fasilitasi. Tidak usah khawatir dengan pemakaiannya nanti bisa mengganggu yang lainnya karena semuanya akan kita atur,” jelasnya lebih lanjut.

Andre Sutantyo selaku Ketua Umum SMU juga memberi pendapat, “Saya sangat apresiasi sekali dengan pembangunan Student Plaza ini karena selama ini KBM – KBM yang ada selalu tidak terfasilitasi. Seperti Dance, Karate, Kapoera, dan yang lainnya. Lagipula selain untuk itu, tempat ini juga bisa dimanfaatkan mahasiswa lainnya yang ingin duduk–duduk disitu. Karena katanya juga hot spotnya akan diperkuat. Bangunannya sendiri terbuka jadi sepertinya asik untuk dijadikan tempat tongkrongan. Respon dari teman – teman KBM juga positif sekali mengenai pembangunan ini.”

“Untuk pemakaiannya sendiri akan diatur. Jadi kami dari SMU akan berkoordinasi dengan menejemen kampus dalam rangka menjadwal KBM – KBM mana yang akan memakai gedung. Dan jadwalnya pada sore hari sekitar jam empatan sehingga tidak akan menganggu perkuliahan. Yang pasti, saya pribadi sangat mendukung pembangunan ini,” tambahnya.

6 thoughts on “Student Plaza Ala UKSW”

  1. Alfina K. Mahar says:

    sebenarnya saya kurang setuju dengan berdirinya student plasa ini, alasannya tidak sedap dipandang, dan terlihat sangat memaksa sekali harus membangun di depan fakultas psikologi. tidak ada nilai seninya.

    ya semoga pohon-pohon yang ditebang di ganti lagi..global warming coy..walaupun 1-3 pohon saja, tapi itu sebenarnya berefek juga bagi orang lain.

    kemudian dengan pemakaian yang “katanya” akan diatur, semoga saja benar-benar diatur, jangan susahnya kayak peminjaman BU dan lapangan basket , dilempar sana-sini, kemudian bayar pula.

    soal hotspot..jangan diperkuat di daerah student plasa juga, tapi semua titik di uksw.kalau memang semuanya untuk kesejahteraan mahasiswa, tolong yang layanilah mahasiswa secara total.

    satu pertanyaan sih…apakah pembangunan student plasa ini sudah berdiskusi dengan mahasiswa dalam hal ini LK, serta apakah sudah berdiskusi dengan mahasiswa-mahasiswa yang gedungnya di sekitar student plasa?? (soalnya pembangunan student plasa ini dengan alasan untuk mahasiwa juga)

    Tuhan Berkati
    🙂

  2. jacko says:

    klo student plasa ini memang dibangun untuk KBM,harusnya proses perencanaannya juga melibatkan KBM, tampak dalam visualisasi sementara dari student plasa ini seperti tidak cukup baik untuk latihan KBM beladiri. misalnya, lantai yang digunakan apa?keramik atau lantai beton seperti di lapangan basket? mengapa tempatnya menjadi terbuka?
    “Untuk pemakaiannya sendiri akan diatur. Jadi kami dari SMU akan berkoordinasi dengan menejemen kampus dalam rangka menjadwal KBM – KBM mana yang akan memakai gedung”
    apakah itu sebuah gedung ?

  3. BoQ says:

    Duit dr mana lagi tu bangun macem2

  4. jay says:

    Tujuannya sih baik tapi sayang perencanaan kurang memperhatikan daya guna dan keindahan.

    Dari sisi dayaguna, bangunan sepertinya kurang memadai untuk aktivitas KBM seperti karate, capoera, dll yg membutuhkan ruangan luas. So menurut sy, rancangan bangunan tidak sejalan dengan tujuan, kurang jelas apakah sudah memperhitungkan musim hujan???

    Sisi keindahan yg saya maksud dilihat dari sudut pandang “BU”. Gedung BU terkesan semakin “sumpek” kehilangan ruang kosong or ruang hijaunya.
    Jangan lupa area ini termasuk jalur padat lalulintas dosen/mahasiswa Psikologi, Theol, FIS, dan Pasca.

    Kerumunan orang hampir sejalan dengan kegaduhan yang mungkin akan mengganggu proses belajar tetangga yang merindukan ketenangan.

    Mudah-mudahan saya salah dan bangunan ini benar-benar bermanfaat bagi semua pihak, bukan sekedar menjadi “monumen” penanda hadirnya sebuah dinasti…..

  5. Rudy says:

    permisi, numpang lewat teman2 semua yang sudah berkomentar…..

    saya adalah mahasiswa yang UKSW, teman2 semua yang berkomentar, masalah pengadaan student plaza itu adalah untuk kebutuhan mahasiswa itu sendiri, khususnya KBM yang sampai sekarang tidak memiliki tempat untuk latihan….kemudian dari pertanyaan di atas tidak enak di pandang dan menebang pohon yang ada di situ, pertama tempat untuk pembangunan dikampus yang agak kosong sudah hampir tidak ada dan di bangun disitu dengan desain yang modern dan bisa dipandang indah, kedua, pohon yang ditebang itu juga akan di ganti…
    pertanyaan kedua uang dari mana, ini adalah uang yang di dapatkan dari donatur dan tidak menggunakan sedikitpun uang UKSW.

    kemudian pertanyaan berikut apakah melibatkan LK??. jawabannya adalah bahwa LK terlibat, karena ketika Rakoor LK di STT Nusantara hal ini sudah di informasikan akan ada pembangunan student plasa dan kemudian LK bersepakat karena melihat kebutuhan mahasiswa, khususnya KBM yang tidak memiliki tempat untuk latihan dan penggunaannya pun akan di atur LK dalam hal ini SMU….thank’s Before…
    Sumber : RAkoor LK
    God Bless…

  6. DOMINGGUS ANDREAS says:

    mbo ya kalo KOMENTAR itu tanya 2 dulu….ngomong-ngomong dulu…..sekalian aja penelitian dulu: kita kan MAhaSISWA? jadi ga SALAH PAHAM atau PAHAM SALAH!!!! Terima kasih Pak Rudy atas penjelasannya….GBU n GBMe…hehehe….

    KALO COMMENT PAKE NAMA ASLI DUNK BIAR KALO KETEMU DI JALAN SIAPA TAU KENAL n BISA DISKUSI…..hehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *