Kampung Buku Murah Salatiga 2010: Event dan Banting Harga Buku di GPD

Browse By

3 pembicara, Windy, Hendro, Tanudi, dan seorang moderator, Tri Prasetyo dalam workshop penulisan guru " Menembus Penerbitan".{Foto oleh Lidya annisa W.}

3 pembicara, Windy, Hendro, Tanudi, dan seorang moderator, Tri Prasetyo dalam workshop penulisan guru Menembus Penerbitan. {Foto oleh Lidya annisa W.}


Serangkaian acara diselenggarakan oleh Buka Buku Production mulai Kamis, 29 Juli hingga Rabu 4 Agustus 2010 dengan tema “Kampung Buku Murah Salatiga 2010” di Gedung Pertemuan Daerah Kota Salatiga.

Salah satu acara yang diadakan pada Sabtu, 31 Juli 2010 adalah Workshop Penulisan Guru “Menembus Penerbit” dengan Windy, Pimpinan Redaksi Gagas Media; Hendro, dari Indonesiatera; dan Tanudi, pimpinan Kawan Pustaka sebagai pembicara, serta Tri Prasetyo, direktur Buka Buku Production bertindak sebagai moderator dalam workshop tersebut. Para peserta workshop di antaranya adalah guru, murid dan beberapa masyarakat umum. Workshop tersebut membicarakan kendala-kendala menulis yang dialami oleh peserta juga pengalaman-pengalaman pembicara dalam menulis.

Acara lain yang diadakan pada hari Sabtu adalah Talk Show “Mewujudkan Salatiga Yang berwawasan Lingkungan” yang dimulai pada pukul 19.30-21.30. Dengan pembicara Wakil Wali Kota Salatiga Dyah Sunarsasi, Edi Supakat yang merupakan seorang Budayawan Salatiga, Bambang Pamulardi Kepala Kantor Lingkungan Hidup Salatiga dan Musta’in Ketua Forsip (pemerhati lingkungan) Salatiga.

Pada Minggu, 1 Agustus 2010 ada “BURSA NASKAH”. Dalam acara ini, masyarakat yang mempunyai naskah fiksi non-fiksi berkesempatan berkonsultasi dengan Windy dari Gagas Media dan, bila beruntung naskah dapat diterbitkan oleh Gagas Media. Spesifik tema naskah; Penunjang Pelajaran, Psikologi, Bisnis dan Komputer. Masyarakat bisa datang langsung ke GPD dari jam 10.00-15.00 WIB.

Salah satu acara menarik pada tanggal 3 Agustus adalah Tari Jawa yang dimulai pada pukul 09.10 hingga 11.10 dilanjutkan dengan festival band 1 dan Bedah Buku dari Scientiarum UKSW Salatiga. Buku yang akan dibedah berjudul “Hukum Itu Kepentingan” karya Pramudya, dengan pembicara Ninon Melatyugra dari LPM (Lembaga Pers Mahasiswa-red) Scientiarum UKSW dan Gerry Neno Aprilia mahasiswi Fakultas Hukum UKSW. Bedah buku diadakan di GPD mulai pukul 13.00-15.00.

Berminat atau pernah membacanya? Silakan datang langsung ke GPD Salatiga karena acara bedah buku (dan acara lainnya) dapat dinikmati dengan gratis!

Acara puncak pada 4 Agustus, Lomba Karaoke Final yang dimulai pada pukul 09.10 dan beberapa acara lainnya. Ditutup pada 22.00-22.10 dengan acara Sampai Jumpa Event Tahun Depan.

Di dalam Gedung Pertemuan Daerah diselenggarakan juga pameran buku murah yang diikuti oleh 200 penerbit.
Salah satu penerbit yang mengikuti event ini penerbit dari Jogjakarta, Bintang Cemerlang, yang selama ini menerbitkan buku dengan genre religius “Ya supaya buku-buku kami ini bisa laku semua, untuk ongkos cetak berikutnya,” ujar Agus Tindar, penjaga stand toko buku Raja Murah, dari penerbit Bintang Cemerlang.

Buku-buku di berbagai stand dijual dengan harga Rp.5000,00 dan ada yang diskon hingga 70%. Ada juga diskon DVD film-film lama dan baru.

Acara kali ini merupakan kali ke-3 Buka Buku Production mengadakan event seperti ini di Salatiga. “Tema pada tahun ini, Kampung Buku Murah Salatiga 2010 diambil untuk menyatukan etnis-etnis yang ada di Salatiga”, jelas Asep Ridwan, Koordinator Event Buka Buku Production.

Kota-kota kabupaten atau kota-kota kecil adalah kota-kota yang menjadi target event-event seperti ini. Tujuannya adalah membuka peluang bagi penerbit-penerbit untuk melihat pangsa pasar yang ada di kota-kota tersebut. Karena EO ini merasa bahwa kota-kota kabupaten atau kota-kota kecil tidak memiliki akses yang cukup luas untuk mendapatkan buku seperti kota besar pada umumnya.

One thought on “Kampung Buku Murah Salatiga 2010: Event dan Banting Harga Buku di GPD”

  1. Febri says:

    hari ini ada bedah buku di GPD jam satu siang. Judulnya : Hukum itu Kepentingan karya Pramudya, M.Hum. Pembedahnya Ninon Melatyugra dan Gerry Neno, keduanya mahasiswa FH-UKSW. Ninon juga tercatat sebagai jurnalis di scientiarum.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *