PILKADA Salatiga Berjalan Lancar

Browse By

Minggu, 8 Mei 2011 merupakan ujung dari hajatan lima tahunan di Salatiga. Pada hari itu digelar Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota secara LUBER (Langsung, Umum, Bebas dan Rahasia) dan JURDIL (Jujur dan Adil) di keempat kecamatan Salatiga secara serentak.

Menurut Supriyanto, Ketua KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) TPS 25, proses pemungutan suara berjalan lancar. TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang sudah ramai dipadati warga RT 01 dan 02 RW 09 sejak pukul 07.00 ini mewadahi 304 pemilik hak suara. “Secara keseluruhan, proses pemungutan suara berjalan lancar. Namun saya  fikir waktu yang diberikan KPU terlalu panjang, karena pada jam-jam tertentu TPS sangat sepi. Jadi lebih baik waktu dimampatkan saja, agar lebih efektif,” ujarnya.

Supriyanto yang telah empat kali mejadi KPPS ini juga menambahkan bahwa persiapan KPU semakin baik. “Untuk proses pendistribusian berkas dan surat suara lebih cepat, berkas-berkas sudah dibendel, dan alat komunikasi antara TPS dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) telah tersedia, jadi jika ada masalah dapat langsung dilaporkan,” imbuhnya.

Penyadaran masyarakat perlu ditingkatkan.

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota secara langsung sengaja digelar agar pemimpin daerah yang terpilih, dapat memenuhi aspirasi rakyat, dan kebijakan-kebijakan yang diambil pun prorakyat. Namun, pernyadaran masyarakat terhadap pilkada masih harus tetap ditingkatkan.

Seperti yang terjadi di TPS 25, hanya 79% warga yang menggunakan haknya. Dari 304 suara, hanya ada 241 orang yang menggunakan haknya, termasuk 11 suara yang tidak sah. Muncul dugaan bahwa 11 surat suara yang tidak sah tersebut bukan karena tidak tahu, namun memang sengaja dilakukan karena foto keempat Paslon (Pasangan Calon) dilubangi.

Dari hasil perhitungan suara di TPS 25, Pasangan Yaris mendapat ranking tertinggi dengan 132 suara, disusul Di Hati dengan 63 suara, Poros 25 Suara, dan Basis 10 Suara.

Yudhisthira Bayu Respati, mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) yang juga mempunyai hak suara pada PILKADA 2011 berpendapat “Semoga Pilkada kali ini dapat menghasilkan pemimpin yang dapat mengerti dan mengutamakan kepentingan-kepentingan rakyat, menjalankan visi-misi yang sudah diusung saat kampanye.” Lanjutnya, ”Selain itu, pembelajaran politik bagi warga juga harus ditingkatkan, agar tidak memilih karena ada faktor lain, seperti money politics,” ujarnya sesaat setelah memberikan suara.

3 thoughts on “PILKADA Salatiga Berjalan Lancar”

  1. Izak Lattu says:

    Koq Scientiarum sudah ga keluarin laporan mendalam lagi???? Beritanya cenderung straightnews aja nih….beritanya juga kurang bgt…biasanya dulu kalo mau lihat perkembangan UKSW aku jarang baca http://www.uksw.edu, sering lihat Scientiarum karna beritanya lengkap dan menarik…come one guys…kalian bisa:))) good luck yah…

  2. Christa says:

    Nampaknya Scientiarum udah mati suri dalam 1-2 tahun terakhir ini. Tanya kenapa???

  3. Benny Paling Oke says:

    Benar ne…..

    saya sependapat sama anda – anda sekalian, saya memang sering ngobrol dengan teman dan salah satu topiknya mengenai kritk terhadap scientiarum
    sekarang sudah berbeda dengan 2 tahun yang lalu setiap perkembangan kampus scientiarum selalu cepat mengUpdatenya
    namun sekarang uksw.edu malah lebih tanggap dalam mengikuti perkembangan kampus

    ok deh tetap semangat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *