Sarasehan Lembaga Kemahasiswaan Hadirkan Kapolres Salatiga

Browse By

“Polisi dan Mahasiswa sebagai Mitra Kerja dalam Meningkatkan Keamanan, Ketertiban dan Keharmonisan kota Salatiga”, begitulah tema yang diangkat dalam acara sarasehan Lembaga Kemahasiswaan (LK) bersama Kepolisian resort kota Salatiga pada Senin, 30 Mei 2011 di gedung F ruang F114 Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Acara yang diselenggarakan oleh Senat Mahasiswa Universitas (SMU) tersebut menghadirkan Kepala Kepolisian resort kota Salatiga, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Kusdiantoro beserta jajaran sebagai narasumber. Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih sekitar 50 peserta, yang merupakan perwakilan dari LK Universitas, LK Fakultas dan mahasiswa umum.

Hadir pula Pembantu Rektor III, Yafet Rissi sebagai moderator dalam kegiatan tersebut. Dalam pemaparannya, pihak Kapolres menyampaikan beberapa program yang dimiliki terkait keamanan dan pelayanan bagi masyarakat kota Salatiga.

Terkait dengan kasus pencurian motor, Kapolres menghimbau agar mahasiswa dan masyarakat untuk lebih hati-hati terhadap keamanan kendaraan. Beliau menganjurkan untuk menggunakan kunci ganda dalam pengamanan kendaraan, “Tanpa kunci ganda, pencuri dapat melangsungkan aksinya dalam waktu hitungan detik,” ujar Kusdiantoro.

Selain itu, Kapolres menegaskan agar mahasiswa lebih berhati-hati terhadap penipuan yang berkedok pemberian hadiah. Penipuan semacam itu sedang marak di berbagai tempat.

Ketika ditanya tingkat kerawanan konflik seusai acara sarasehan, Kusdiantoro mengatakan bahwa Salatiga bukan daerah yang rawan konflik, “Untuk Salatiga tidak, dan upaya-upaya yang kami lakukan adalah selalu melakukan pembinaan terhadap masyarakat. Untuk persoalan curanmor (pencurian kendaraan bermotor), dengan program yang baru, kami melakukan penyebaran anggota ke berbagai tempat yang rawan dan ketika ada kejadian kami langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara,” terangnya.

Mengenai program kerjasama dengan LK, Kusdiantoro mengatakan akan berbicara lagi dengan para pimpinan LK mengenai program apa yang perlu dikembangkan.

Terkait kegiatan sarasehan ini, Yafet Rissi mengharapkan agar ada kerjasama yang riil terutama terkait kerjasama Forum Kemitraan Polisi Masyarakat dan Mahasiswa (FKPMM).

Hampir senada dengan Yafet, Ketua SMU, Victor Ernis Sitorus mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah tindak lanjut dari FKPMM yang pernah diikutinya dan bagaimana agar LK memiliki posisi tawar ketika ada konflik dapat membantu mengadukan kepada pihak kepolisian tanpa harus dengan proses yang panjang.

Ada tiga point dalam draf kerja Senat mahasiswa sebagai mitra kerja kepolisian yang rencananya akan diajukan kepada pihak kepolisian diantaranya: 1. Polisi dan mahasiswa dapat menjalin hubungan komunikasi yang dinamis dalam mendukung kegiatan-kegiatan kemahasiswaan; 2. Pihak kepolisian dapat memberikan kemudahan kepada mahasiswa dalam pelayanan administrasi; 3. Pihak kepolisian dan mahasiswa melakukan forum kemitraan polisi dan mahasiswa dalam bekerjasama untuk mewujudkan kota Salatiga yang aman, tertib dan harmonis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *