H-25 Penanaman Pohon, Pendistribusian Pupuk Oleh Mahasiswa Baru

Browse By

Sekitar 823 mahasiswa baru melakukan pendistribusian pupuk sebelum dilaksanakannya penanaman pohon yang rencananya akan dilakasanakan pada 17 September mendatang. Pendistribusian tersebut dilakukan di tiga lokasi, Kecamatan Argomulyo, Kecamatan Sidomukti dan Kampus III UKSW.

Salah seorang mahasiswa baru peserta penanaman pohon sedang memasukan pupuk ke dalam lubang tanam. Kegiatan penanaman pohon yang rencananya akan dilaksanakan pada 17 September mendatang tersebut merupakan salah satu agenda pengabdian masyarakat. {Foto oleh : Rico Saputra}

Dengan dipandu oleh fasilitator, para peserta kegiatan tanam pohon memasukan pupuk ke dalam lubang tanam yang titik-titiknya sudah ditentukan oleh panitia. Rencananya seribu pohon yang akan ditanam tersebut sebagian besar akan ditanam di pekarang warga.

“Pencampuran pupuk dengan tanah dilakukan dua minggu sebelum acara puncak, hal tersebut bertujuan agar pupuk dan tanah sudah membaur dan dalam kondisi yang matang,” jelas Edo Dwianto salah seorang fasilitator.

Penanaman pohon merupakan salah satu agenda acara Pengabdian Masyarakat OMB 2011. Menurut keterangan panitia, kegiatan penanaman pohon tersebut bertujuan untuk penghijauan dan pengenalan mahasiswa baru terhadap kota Salatiga.

Ketika pelaksanaan pendistribusian pupuk, puluhan warga setempat berdatangan untuk menyaksikan kegiatan tersebut. Suwardi ketua RW Tegal Sari merasa senang dengan adanya kegiatan tersebut karena dapat menambah penghijauan di kota Salatiga.

“Pupuk dan bibit pohon disediakan pihak UKSW sedangkan lubang penanaman telah dipersiapkan terlebih dahulu oleh warga sekitar,” ujar Suwardi.

Menurut Bagus Guritno Widjojo, koordinator panitia, dalam kegiatan penanaman pohon ini UKSW bekerja sama dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Jawa Tengah dalam hal penyediaan bibit.

Lebih lanjut Bagus menjelaskan bahwa nantinya mahasiswa peserta penanaman pohon tidak sebatas menanamkan bibit saja, akan tetapi mereka juga bertagung jawab untuk merawatnya selama tiga bulan ke depan.

“Jika seandainya pohon yang dirawat mati, maka mahasiswa baru diberi sanksi untuk mengulang OMB tahun depan,” terang Bagus.

Puluhan warga setempat berdatangan untuk menyaksikan kegiatan penyiapan pupuk yang dilakukan peserta. “Pupuk dan bibit pohon disediakan pihak UKSW sedangkan lubang penanaman telah dipersiapkan terlebih dahulu oleh warga sekitar. Kami merasa senang, karena hal ini dapat menambah penghijauan,” tutur ketua RW Tegal Asri, Suwardi.

Lokasi penanaman pohon terbagi di tiga wilayah, yaitu Kecamatan Sidomukti, Kecamatan Argomulyo, dan Kampus 3 UKSW, serta Jalur Lingkar Selatan sebagai lokasi alternatif. Berbeda dengan tahun sebelumnya, acara penanaman pohon tahun ini dilakukan disekitar perkarangan warga. Untuk jenis bibit pohon yang akan ditanam pada saat acara puncak antara lain durian, rambutan, dan mangga.

Tujuan penanaman pohon ini ialah untuk perkenalan mahasiswa baru terhadap kota Salatiga serta menjadikan kota Salatiga yang hijau dan berudara sejuk.

Persiapan yang berdurasi satu minggu ini menambah kegiatan mahasiswa baru setelah lulus Orientasi Mahasiswa Baru. “Meskipun melelahkan, tetapi sesampainya dilokasi saya merasa gembira karena tempatnya yang sejuk,” kata Hana Meidawati salah seorang peserta.

Penanaman pohon merupakan salah satu agenda acara Pengabdian Masyarakat OMB 2011. Selain penanaman pohon, agenda yang lain ialah Pawai Budaya yang juga dilaksanakan pada hari yang bersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *