Pawai Budaya “UKSW Rumahnya Bhineka Tunggal Ika”

Browse By

Sekitar delapan ratus mahasiswa baru UKSW melakukan pawai budaya serta pengabdian masyarakat pada Sabtu, 17 September 2011. Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang diadakan dalam rangka Orientasi Mahasiswa Baru (OMB).

Pawai Budaya kali ini mengusung tema “UKSW Rumahnya Bhineka Tunggal Ika”. Maksud dari tema ini ialah UKSW sebagai pemersatu beragam etnis di Indonesia. Hal tersebut dijelaskan oleh Dwi Sandi Demiu selaku ketua koordinator kostum. “Konsep kostum untuk Bhineka sendiri diambil dari beberapa suku sebagai perwakilan, yakni Minang, Toraja, Bali, Jawa, Borneo, dan Papua,” imbuh Dwi.

Tampak salah satu kostum dipertunjukkan oleh peserta Pawai Budaya Sabtu, 17 September 2011. Pawai ini dimeriahkan oleh 100 pawai kostum serta 500 Marchingblek yang mengitari jalan Salatiga dimulai dari kampus UKSW, Jalan Diponegoro, Jalan Jendral Sudirman, dan berakhir di Pancasila. {Foto oleh : Rolland Koroh}

Tak ketinggalan dengan adanya Calon Sarjana (CS) Marchingblek turut memeriahkan jalannya acara ini. Lima ratus peserta CS Marchingblek memainkan instrument dengan memanfaatkan barang-barang bekas sebagai alat musiknya.

“Malu jika terlambat, Nyampah itu biadab, serta Bergaya hidup murah dan bermanfaat,” merupakan tiga slogan CS Marchingblek yang disampaikan oleh Dwi Kukuh Purwanto, ketua koordinator Marchingblek.

Para peserta memulai perjalanan dengan diawali oleh Pakibraka dari SMA Laboratorium Satya Wacana, murid Satya Wacana Childern Center (SWCC) yang menaiki becak hias, kelompok kostum Bhineka, Marchingblek, dan API yakni lambang api yang diambil dari simbol 7 lidah api UKSW. Rute kali ini tidak jauh beda dari tahun sebelumnya yaitu mulai dari kampus UKSW, Jalan Diponegoro, Jalan Jendral Sudirman, dan berakhir di bundaran Pancasila.

Pawai Budaya ini mengundang banyak perhatian warga Salatiga untuk turut menyaksikan dari tepi-tepi jalan. Demi menjaga kelangsungan acara, ada sekitar 100 aparat kepolisian dan 25 satpam UKSW yang dikerahkan.

“Acara yang kreatif ini merupakan suatu hiburan tersendiri bagi masyarakat, meskipun mengakibatkan mancet sesaat,” ujar Maria Delsa, warga Salatiga yang ikut melihat.

Kedua koordinator pawai budaya serta marchingblek menjelaskan bahwa dana yang dikeluarkan untuk melangsungkan acara ini cukup besar, yaitu sekitar Rp 12.500.000,- untuk properti drumblek dan minimal Rp 500.000 ,- untuk pembuatan kostum tiap kelompok kostum.

Di akhir acara, Yafet Y.W. Rissy, Pembantu Rektor III menyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada para peserta. “Acara yang luar biasa ini sebagai ekspresi serta kekreatifitasan mahasiswa. Sesuai dengan tema, acara ini mengandung nilai pemersatu dan perdamaian antar etnis di Indonesia,” tutur Yafet.

6 thoughts on “Pawai Budaya “UKSW Rumahnya Bhineka Tunggal Ika””

  1. Daniel says:

    …. Di akhir acara, Yavet Y.W. Rissy, Pembantu Rektor III menyampaikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada para peserta. “Acara yang luar biasa ini sebagai ekspresi serta kekreatifitasan mahasiswa. Sesuai dengan tema, acara ini mengandung nilai pemersatu dan perdamaian antar etnis di Indonesia,” tutur Yavet… (Yafet atau Yavet?!)

    Sengaja saya copy paragraf terkahir biar teman-teman lebih teliti lagi dalam penulisan nama narasumber.
    Buat penulis dan editor SA, saya harap lebih giat lagi konfirmasi dalam hal penulisan nama narasumber, tempat dan berbagai hal yang berkaitan dengan sumber berita..

    Salam.

  2. ryan gunawan says:

    wooow~~~ btw bangga jg nih kostum klmpok ku dpampang hehe

  3. albert lobo says:

    wahahahahahaha
    kostum klmpk sp nih????
    modelx sp ya??

  4. chyntia sheila says:

    Mohon maaf untuk pembaca dan narasumber atas kesalahan penulisan nama dalam berita ini.
    Untuk Daniel, Trimakasi banyak koreksinya.. 🙂

  5. Nuno says:

    selamat albert

  6. Erwin Santoso says:

    Untuk Daniel: Terima kasih untuk koreksi dari Daniel. Redaksi Scientiarum meminta maaf dan akan segera mengklarifikasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *