FIK UKSW Gelar Seminar Internasional

Browse By

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) menggelar seminar internasional yang mengusung tema “Global Context and Indigenous Perspective on Health Issues” di Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga pada 21-23 September 2011.

Seminar internasional pertama yang diadakan FIK ini dibanjiri oleh setidaknya seratus enam puluh peserta, lima puluh peserta diantaranya merupakan pemakalah, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, seperti Filipina dan Australia. Selain itu, hadir pula wakil dari elemen pemerintah seperti dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia serta Ketua Pusat Asosiasi Pendidikan Perawat Indonesia, Prof. Dra Elly Nurachmah, DNSc., RN.

Ditemui sebelum acara cultural night, sebuah  acara yang disiapkan sebagai penutup seminar pada  Jumat malam, ketua panitia Sanfia Tesabela Messakh, S.PD., M.Ed, mengatakan bahwa ide dasar dari seminar ini adalah bagaimana dunia melihat masalah kesehatan di masyarakat dari sudut pandang global, maju dan modern tanpa meninggalkan budaya lokal Indonesia.

“Seminar ini sendiri bertujuan untuk mengangkat kesadaran masyarakat bahwa meskipun globalisasi dan modernisasi semakin kencang menghantam, harta kekayaan lokal Indonesia sangat mampu dipakai khususnya di dunia kesehatan,” terang Tesabela.

Acara yang telah disusun sejak bulan Februari ini digagas oleh pihak fakultas, yang kemudian melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai panitianya. Tesabela mengaku beberapa hambatan yang sempat mengganggu persiapan adalah masalah akreditasi fakultas yang cukup menyita perhatian, disamping itu pembicara utama yang berasal dari Darwin, Australia tidak bisa hadir karena terjebak flight union straight (pemogokan petugas bandara).

Rangkaian acara seminar ini sendiri terdiri dari seminar umum yang bertempat di Balairung Utama UKSW, yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi paralel di kelas-kelas. Pembicara sendiri memiliki berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda baik dari kalangan dosen maupun mahasiswa, bahkan beberapa pembicara untuk seminar umum adalah dosen dari universitas-universitas luar negeri. Misalnya saja Dr. Suzanne Belton dari Menzies School of Health Research Australia yang mengangkat judul “Unsafe Abortion: a Public Health Approach”.

I enjoy it very much and I also learn a lot from everybody else. Now I understand  about some of the problem your facing, and your dream to the future (Saya sangat menikmatinya dan saya juga belajar banyak dari orang lain. Sekarang saya mengerti tentang beberapa masalah yang anda hadapi, dan impian Anda untuk masa depan),”  ungkap Suzanne disela acara makan malam saat penutupan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *