Komunitas Salatiga Indie Musik Memeriahkan Dies Natalis UKSW

Browse By

Bertempat di depan Posnet Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), pagi tadi, beberapa orang panitia dan soundman sibuk menyiapkan panggung untuk konser musik bergenre akustik. Fernanda Surya, salah seorang panitia yang ditemui di sela-sela  persiapan Indiecoustic in Campus hari pertama, menjelaskan bahwa acara yang bertema “Local Music for Local Freak” ini sekaligus untuk memeriahkan Dies Natalis Universitas Kristen Satya Wacana.

Senin, 21 November 2011, Salatiga Indikustik mengadakan acara musik, Indiecoustic in Campus, bertemakan “Local Music for Local Freak” di depan Postnet UKSW. Acara akan berlangsung dari tanggal 21 sampai dengan 24 November 2011 di beberapa tempat di UKSW. Acara ini juga digelar untuk memeriahkan Dies Natalis UKSW. {Foto oleh : Lidya Annisa Widyastuti}

“Konsepnya akustik, dalam menampilkan hampir semua band yang ada di komunitas Salatiga Indikustik, ini juga untuk memeriahkan Dies Natalis UKSW,” jelas mahasiswa S2, jurusan Managemen Pendidikan itu.

Dalam jangka waktu empat bulan terakhir ini, Indiecoustic telah diadakan beberapa kali, di Salatiga dengan tempat yang berbeda-beda, dan kali ini merupakan acara ke lima yang diadakan oleh panitia. Acara ini akan diadakan selama empat hari, mulai dari 21-24 November 2011.  Untuk hari pertama dan kedua, acara dimulai dari pukul 10.00-13.00 WIB, bertempat di depan Posnet UKSW, untuk hari ketiga masih pada waktu yang sama, bertempat di halaman parkir depan GAP. Hari keempat pada tempat yang sama dengan hari sebelumnya dan dimulai pada pukul 18.30-21.30 WIB dan merupakan puncak dari acara Indiecoustic yang kelima.

Dalam acara ini akan menampilkan 20 band yang tergabung dalam komunitas Indiekustik, pada hari pertama ditampilkan empat band yang bukan hanya berasal dari civitas UKSW, namun juga dari siswa-siswa sekolah di Salatiga. Selain itu pada acara puncak nantinya akan disediakan coffee corner bagi penonton yang ingin menambah kenikmatan menonton konser yang diadakan.

Salatiga Indikustik sendiri adalah sebuah komunitas musik yang menjadi wadah bagi band indie di Salatiga dalam mengembangkan dan membantu memfasilitasi band yang sudah terbentuk, tidak hanya akustik namun dari semua genre musik.

“Kembali pada tujuan komunitas Salatiga Indikustik sendiri, yaitu mewadahi band-band indie kota Salatiga, jadi yang kita wadahi bandnya, bukan salah satu genre musik, jadi semua band, entah itu reggae atau rock, RnB, kita tampung semua di situ untuk main bareng-bareng. Ini ‘kan salah satu cara memperkenalkan band-band kota Salatiga,” kata Surya.

Komunitas ini dipelopori oleh beberapa orang yang memiliki inisiatif dalam membangkitkan kembali semangat bermusik anak muda kota Salatiga yang terasa mulai redup. Pelopornya antara lain Fernanda Surya, Renat, Dwi Kukuh Purwanto dan dibantu oleh rekan-rekan mereka, ingin membuktikan bahwa kualitas band-band yang ada di Salatiga tidak kalah berkualitas dari band-band luar kota Salatiga.

“Untuk ke depannya kita pengenlah setelah bikin acara-acara yang lebih besar, selanjutnya kalo ada link-link ke produser untuk temen-temen bisa rekaman untuk mengangkat temen-temen lebih maju lagi dalam bidang ini. Kalau bisa saya katakan, musik-musik kota Salatiga juga tidak kalah berkualitas dengan band-band luar,” pungkas Surya.

Oleh : Daisy Tansel, Reporter Magang Scientiarum

One thought on “Komunitas Salatiga Indie Musik Memeriahkan Dies Natalis UKSW”

  1. priaberbobot says:

    wow.. wow.. terimakasih buat scientiarum yang selalu support acara Salatiga Indiemusik.. 😀

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *