Konser Rumah XXI Era Klasik FSP

Browse By

Dalam memperingati berdirinya Fakultas Seni Pertunjukan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) yang ke-11. Digelarlah Konser Rumah XXI bertema Era Klasik pada Rabu 8 Februari 2012 pukul 19.00 WIB bertempat di Balairung Universitas (BU).

Konser Rumah merupakan laboratorium mahasiswa Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) yang telah mengambil mata kuliah dan kemudian dipentaskan. Menampilkan musik periode klasik yang berkembang tahun 1750-1820. Tersusun menjadi 2 sesi. Sesi pertama dengan 7 penampilan. Sesi kedua dengan 5 penampilan.

Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) menggelar Konser Rumah XXI bertema Era Klasik, Rabu malam, 8 Februari 2012. Acara ini diadakan untuk memperingati sebelas tahun berdirinya FSP di Balairung Universitas. {Foto oleh: Sofian Fernando Situmorang}}

Acara ini dibuka untuk kalangan umum. Baik mahasiswa dan warga yang ingin menikmati pentas musik ini. Rektor dan Pembantu Rektor IV menjadi tamu kehormatan di acara ini.

“Untuk penyaji sudah jauh-jauh hari, karena harus diseleksi untuk tim panitia kita rekrut 2 minggu, kita libatkan mahasiswa yang mengambil mata kuliah management seni. Beberapa mahasiswa itu terlibat istilahnya kru panggung itu yang mengambil manajemen seni. Yang menyusun juga mahasiswa kita hanya melihat dan mengedit mana yang kurang pas gitu aja, buktinya semua mahasiswa,” jelas Paulus Dwi Hananto selaku koordinator (dekan FSP).

Penyaji merupakan mahasiswa yang telah lolos seleksi, serta partisipasi beberapa dosen.

“Persiapannya kebanyakan pengalaman. Karena di luar konser ini, juga banyak main di acara musik pernikahan, ya acara apapun itu,” jelas Dani Triasdi salah satu tim penyaji.

”Bagi penikmat musik klasik dapat lebih menghargai apresiasi musik. Bagaimana adanya musik  itu sendiri, entah itu rock, reggae, dan kroncong. Karena ini klasik, harapannya di Salatiga orang paham akan musik klasik dan attitudenya bagaimana menikmati musik klasik,” harap Dani.

“Secara keseluruhan bagus. Mungkin atmosfirnya kurang, maksudnya suasana, penataan, dekorasi, kalau musik ya sudah klasik. Kalau akan lebih baik, apabila dekorasi ruangan agak berbau barok atau apa. Sehingga suasananya dapat. Penonton dapat menikmati musiknya dan suasananya dapat, karena temanya klasik,” kata Voltaire Talo, mahasiswa Fakultas Psikologi yang menonton.

Acara pada malam ini ditutup dengan FSP vocal Ensembel.

One thought on “Konser Rumah XXI Era Klasik FSP”

  1. Joss Wibisono says:

    Mbok tulung ada jang mbikin resensi, djadi bukan berita azha. Seni itu, apalagi seni panggung, ja mesti diresensi atow, paling sedikit, diapresiasilah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *