FASHION CARNIVAL “KEBERSAMAAN YANG KREATIF”

Browse By

Universitas Kristen Satya Wacana kembali mengadakan Pawai Budaya Orientasi Mahasiswa Baru pada Sabtu (22/9). Dengan tema “Kebersamaan yang Kreatif”, acara ini diikuti oleh dua ribu mahasiswa yang terbagi seribu pemain Marching Blek, seratus mahasiswa mengenakan kostum aneka warna, dan sisanya pemain flag.

Pawai Budaya

Pawai dalam rangka OMB merupakan acara tahunan UKSW dan sudah diadakan sejak tahun 2009. Pawai ini resmi dibuka dengan penyerahan tongkat mayoret oleh Rektor UKSW Prof. Pdt. John A. Titaley, Th.D dan Walikota SalatigaYuliyanto, S.E., M.M.

Ketika diwawancara, ketua panitia OMB 2012,Yulius mengatakan bahwa tahun ini berbeda dengan pawai budaya tahun sebelumnya karena jumlah peserta dua kali lipat dari sebelumnya dan juga adanya pemain flag. Untuk tema kostum sendiri dibagi dari enam pulau besar di Indonesia yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Setiap kelompok kostum dibagi sekitar dua puluh orang per kelompok untuk mengerjakan kostum tersebut.

“Pertama-tama kaget karena memang pengalaman pertama kami. Sempat merasa bosan juga sih, tapi lama-kelamaan saya merasa adanya kebersamaan dan juga kita menikmati karnaval ini. Walaupun capek, enjoy sajalah,” kata Dyana Martiq Windoe mahasiswa baru Fakultas Teologi.

“Kami sendiri membuat kostum asal Sulawesi dan kami menggunakan barang-barang bekas seperti helm bekas, kain-kain perca, Compact Disk (CD) bekas, dan pernak-pernik lain yang kita beli sendiri,”sambung Dyana ketika ditanya tentang bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan kostum mereka.

Memang peserta disarankan untuk menggunakan bahan-bahan bekas oleh panitia dengan alasan, agar peserta tidak mengeluarkan banyak biaya dan juga ditantang untuk mengembangkan kreativitas mereka, dengan waktu pembuatan kostum yang lumayan singkat yaitus ekitar dua minggu.

Rute perjalanan Pawai Budaya ini dimulai dari kampus UKSW, kemudian melewati jalan-jalan utama di Kota Salatiga yaitu jalan Diponegoro, jalan Jenderal Sudirman, jalan Sukowati sampai alun-alun Pancasila, lalu kembal imenyusuri jalan Adi Sucipto, jalanKartini, jalan Monginsidi, kembali ke jalan Diponegoro dan berakhir lagi di kampus UKSW.

Pawai berjalan dengan lancar walau pun ada sebagian warga yang tidak mengetahui adanya Pawai Budaya ini, seperti Pak Agus saat diwawancarai mengatakan dengan singkat “Saya nggak tahu ada acara ini mbak”. Dan pernyataan yang serupa pula dari beberapa warga ketika diwawancarai. Namun mereka mengaku terhibur dengan acara ini.

Welcome Party

Berakhirnya Pawai Budaya tidak membuat kemeriahan hari itu hilang, malam hari (22/9) diadakan Welcome Party mahasiswa baru 2012 di lapangan bola UKSW yang menyuguhkan penampilan pembukaan dari Wanxwunx Percussion, Skatonesarmy Salatiga, dan kata sambutan dari Pembantu Rektor III UKSW Yafet Rissy.

Dan untuk puncak acara, civitas UKSW terutama mahasiswa baru dihibur oleh band ibu kota yaitu Bondan Prakoso & Fade2black dengan membawakan lagu-lagu hits mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *