‘DIKSAR Dalam’ Teater Tilar

Browse By

Teater Tilar, dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) mengadakan Pendidikan Dasar (Diksar) dalam, yaitu pendidikan dasar yang dilakukan di dalam kampus. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) ini, diiukuti  oleh seluruh anggota baru Tilar, pada 9-11 Oktober 2012.

Sekitar satu jam, setiap anggota baru harus berjalan keliling kampus sembari memainkan peran yang sudah mereka pilih sebelumnya.  Untuk mendukung karakter tersebut, mereka juga menggunakan kostum yang sesuai dengan karakter yang mereka perankan.

Kegiatan yang sudah menjadi tradisi ini, dilakukan dengan tujuan agar anggota baru dapat belajar bagaimana berkarakter, diperhatikan banyak orang, dan bisa mengatasi rasa malu di depan banyak orang. Yang paling utama dalam kegiatan ini, untuk membangun mental anggota baru agar mereka dapat mengikuti Diksar luar. Dimana di dalam Diksar luar ini, mereka akan mempersiapkan pertunjukan bersama kelompok mereka masing-masing.

Shela Pangaribuan, Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi (FISKOM) yang tergabung dalam Teater Tilar menyatakan, bahwa acara ini terbukti ampuh, karena mereka bisa mengeksprsikan diri mereka, bisa belajar percaya diri, dan mereka bisa mengatur diri mereka sendiri.

Shela juga menjelaskan mengenai apa yang didapat untuk masing-masing anggota. “Mereka mendapat pengalaman ‘tak terlupakan, kaya dikerjain, ditonton, dimaki-maki karena mereka diluar kewajaran, mereka memerankan jadi orang gila, aneh.”

“Kita punya kader-kader yang gak hanya ikut-ikutan, tidak hanya datang ingin cari point, mungkin. Tapi kita dapat teman-teman yang baru yang mau belajar serius, mau menyampaikan kreatifitas mereka lewat apapun yang mereka bisa lakukan dengan peran, dengan karakter mereka. Dengan keberadaan mereka di Tilar tidak hanya ikut-ikutan gitu tapi mereka sungguh-sungguh, punya mental yang bagus, disiplin, dan satu hal lagi yaitu mereka harus percaya diri,” harap Shela.

2 thoughts on “‘DIKSAR Dalam’ Teater Tilar”

  1. Adi says:

    Teater Tilar.. bukannya Tilar Theater
    Diksar dalam.. bukannya Tilar Days
    dan skenario-skenaro kalian yang sangat lokal

    Saya sangat berterimakasih dan menghargai komitmen kalian untuk tetap berbudaya Indonesia, semoga dari Orang-orang seperti kalian, Indonesia Mini ini bisa sungguh-gungguh bersifat Indonesia kembali.

    Terus Maju, Tilar..! (‘,’)/

  2. Modesta Mahardian says:

    Sekecil apapun peranmu lakukanlah dengan sepenuh hati.

    Modesta
    Teater Tilar angkatan 2004

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *