Festival Mata Air Lima

Browse By

Minggu (1/12), Komunitas Tanam Untuk Kehidupan (TUK) Salatiga mengadakan Festival Mata Air yang kelima di lahan eks Terminal Soka, Salatiga. Dengan mengusung tema Revolusi Untuk Lingkungan, acara ini dihadiri oleh beberapa komunitas sejenis dari dalam dan luar Salatiga, bahkan ada juga beberapa tamu dari luar negeri. Festival Mata Air diadakan setiap tahunnya untuk menggugah masyarakat agar memelihara bumi dengan semestinya. Yang menjadi perhatian Komunitas TUK kali ini adalah lokasi Terminal Soka yang sudah lama tidak dirawat oleh masyarakat dan pada akhirnya digunakan untuk tempat pembuangan sampah.

One thought on “Festival Mata Air Lima”

  1. yz137 says:

    Kekalutan kita akan ujung kehidupan bumi belumlah sampai pada pandangan masyarakat di Indonesia ini. sederhana saja untuk kualitas jajan anak-anak, terlebih jajanan di SD. pola hidup kita di kampus juga sama, memandang besar puntung rokok yang dihisap di semua tempat. sudah kita lakukan dari diri kita sendiri atau belum?jika belum akan sangat sulit tindakan kita itu bernilai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *