Go International! Rencana Prioritas SMU 2013-2014

Browse By

Melalui proses pemilihan Ketua Umum (Ketum) Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga periode 2013-2014 yang dilaksanakan bulan Juni lalu, terpilih Oscar Paulus Parlaungan Karwur, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) angkatan 2010. Pada periode sebelumnya, Oscar tercatat sebagai fungsionaris Lembaga Kemahasiswaan Fakultas (LKF) FBS sebagai Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (BPMF).

Senin (12/8), Oscar yang ditemui di gedung O ruang SMU menjelaskan bahwa visi yang diangkatnya adalah; Menciptakan lingkungan LK yang dapat melayani mahasiswa dengan baik dan benar, sesuai dengan peraturan dan norma-norma yang berlaku dalam lingkup UKSW dengan berlandaskan dasar dan asas UKSW agar dapat memenuhi tujuan Lembaga Kemahasiswaan (LK) UKSW.

Sementara misinya; Menjalin komunikasi dan hubungan kerja yang baik dengan BPMU dan LKF, menyediakan program kerja yang bersifat akademik maupun non-akademik agar dapat memfasilitasi mahasiswa demi tercapainya pengembangan profil lulusan UKSW yang berguna bagi masyarakat, mengembangkan program internasional demi membuka peluang bagi mahasiswa UKSW untuk membangun jejaring internasional. Visi dan misi ini menjadi salah satu landasan dari SMU untuk melayani, secara khusus bagi mahasiswa UKSW.

Dalam proses pemilihan Ketum SMU Juni lalu, Oscar sukses menyisihkan tiga nama calon Ketum SMU lainnya melalui Sidang Tertutup yang dilaksanakan hari Senin (24/6) di ruang GX 203 yang dihadiri oleh fungsionaris Badan Perwakilan Mahasiswa Universitas (BPMU) periode 2013-2014 sebagai peserta tetap yang memiliki hak suara dalam pemilihan Ketua Umum SMU Terpilih. Tiga nama calon tersebut adalah Ardiansyah, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) angkatan 2010, Julia Lagimpu, mahasiswa Fakultas Teknologi dan Informasi (FTI) angkatan 2009, dan Setyo Budi Prakoso, mahasiswa dari Fakultas Biologi (FB) angkatan 2010.

Rencana Kerja SMU peride 2013-2014

Mengenai perencanaan program SMU yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun ini, Oscar memaparkan, “Dua bidang yang sangat ingin saya konsentrasikan namun memang untuk skala prioritasnya, saya menempatkan bidang-bidang internasionalisasi dulu, lalu kemudian lebih ke penelitian dan pengembangan (Litbang_red),” jelasnya. “Hal-hal yang berhubungan dengan humanistic skill, itu saya rasa sebenarnya untuk perkembangannya dari tiap periode itu sudah, ibaratnya ada perkembangan yang pasti, memang tidak signifikan, namun tiap periodenya pasti,” kata Oscar.

Program yang telah direncanakan untuk periode 2013-2014, dikaitkan dengan fenomena-fenomena yang ada di kampus. Misalnya, isu mengenai keapatisan mahasiswa terhadap program kerja LK, secara khusus program kerja SMU, Oscar menjelaskan, “Untuk isu seperti ini saya sudah sering dengar. Sebenarnya hal-hal ini bisa dihindari apabila birokrasi dan koordinasi dalam LK itu bisa dipermudah, disinigfikasi,” jelasnya.

Menurut Oscar, ada dua poin dalam perencanaan kegiatannya, yaitu kegiatan-kegiatan untuk kebutuhan mahasiswa, dan kegiatan-kegiatan yang Oscar rasa dapat mengurangi keapatisan mahasiswa. Oscar menjelaskan bahwa tidak semua keinginan mahasiswa dapat terpenuhi, tetapi itu merupakan strategi untuk menarik minat mahasiswa. Rencana yang ingin Oscar realisasikan adalah beberapa kegiatan internasionalisasi misalnya student exchange, maupun mengundang pembicara dari luar negeri, selain itu perlu juga dikembangkan program-program seperti Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) dan Pentas Seni Budaya Indonesia (PSBI), sehingga diharapkan mahasiswa dapat memiliki pendapat positif mengenai LK.

Dalam satu periode ini, Oscar menjelaskan, ada satu kegiatan yang masih dalam tahap perencanaan, seperti kegiatan yang mengirimkan mahasiswa UKSW ke puncak Jaya Wijaya, Jaya Pura, dengan tujuan agar mahasiswa bisa melihat bahwa LK memiliki kegiatan yang sangat menarik. “Ini merupakan kegiatan yang bagus, memang tidak ada sisi akademiknya, tapi ada sisi historis disitu nantinya. Sehingga mahasiswa dapat melihat bahwa program LK itu menarik dan memberikan pengaruh yang baik bagi universitas,” kata Oscar.

Harapannya, untuk kedepannya SMU dapat melayani kebutuhan mahasiswa, membantu universitas dalam program-program Litbang agar tercipta budaya ilmiah di dalam kampus, dan berkontribusi bagi kota Salatiga dalam bentuk pengabdian masyarakat dan penelitian, ataupun dalam bentuk social entrepreneurship, workshop bagi warga pedesaan, dan lain sebagainya.

“Apa yang dirasa kurang, SMU bisa bantu. Tidak perlu dalam bentuk uang, tetapi dalam bentuk Sumber Daya Manusia (SDM), dan ibaratnya ide, kemudian pengembangan bisnis dan lain sebagainya, agar ada kontribusi-lah bagi Kota Salatiga,” kata Oscar. “Saya memang tidak berharap kita akan sangat fokus kepada kota Salatiga sendiri, memang kita harus bisa banyak melayani mahasiswa, tetapi saya akan pastikan adanya kontribusi SMU di Kota Salatiga,” tutupnya (Magang: Joshua Manuputty)

One thought on “Go International! Rencana Prioritas SMU 2013-2014”

  1. sunny says:

    hallo, saya alumni satya wacana, ada mahasiswa dari Uncen Papua mo titip tulisan apa bisa, klo bisa dikirim kemana? terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *