Pekan Pertama Persiapan Pawai Budaya

Browse By

Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) akan kembali menggelar Pawai Budaya untuk kelima kalinya pada 21 September 2013. Acara tahunan ini merupakan suatu bentuk kepedulian UKSW terhadap seni dan budaya yang diwujudkan dalam Pawai Budaya. Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian masa Orientasi Mahasiswa Baru (OMB) 2013 kali ini, terbagi atas Marchingblek dan kostum yang diikuti oleh kurang lebih 1.350 mahasiswa.

Tema kostum tahun ini mengacu pada tema umum “Creative Minority in Global Society”, dimana diangkat isu-isu sosial seperti lingkungan hidup, korupsi, narkoba dan budaya. Bentuk kostum tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. “Bentuk kostum tahun ini jelas berbeda karena mengacu pada temathical kostum bukan carnival kostum, dikarenakan untuk mengangkat isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat agar masyarakat Salatiga sendiri bisa ngeh akan isu-isu sosial yang sedang berkembang di masyarakat,” tegas Kresna Prasmadewa selaku koordinator panitia kostum.

Untuk persiapan, koordinator kostum telah memberikan workshop pembuatan kostum kepada peserta dengan menggunakan peraga kostum yang mengendarai sepeda, sebagai gambaran terhadap isu pencemaran udara. “Berbeda tema-pun cara pembuatannya juga berbeda, tergantung dari kreativitas masing-masing peserta dalam pembuatan kostum, dan untuk budget pasti lebih sedikit dengan mengangkat bentuk kostum yang sekarang, diharapkan pembengkakan biaya yang dikeluarkan tiap peserta tidak sama dengan tahun lalu yang cenderung lebih besar, hingga mencapai jutaan rupiah tiap kostumnya,” jelas Kresna yang ditemui kamis sore (05/09/2013).

Sama seperti pada tahun sebelumnya, Calon Sarjana (CS) Marchingblek juga turut serta dalam pawai budaya tahun ini. Tahun ini, Marchingblek diikuti oleh 500 peserta, lebih sedikit dari tahun lalu yang diikuti sampai 1000 peserta. Dwi Kukuh Purwanto, selaku koordinator CS Marchingblek mengatakan, ”Peserta tahun ini lebih sedikit karena untuk mempermudah dalam mengatasi kendala dalam delay suara”. Pelatihan Marchingblek sendiri telah dimulai dari bulan September awal dan dilaksanakan di sejumlah tempat seperti lapangan sepak bola, lapangan basket dan sejumlah tempat lainnya di dalam kampus. Rencanannya, CS Marchingblek akan membawakan 3 buah lagu yaitu Jangger, Marchingblek Anthem, Mars Satya Wacana dan Manuk Dadali yang nantinya akan ditampilkan dalam pawai budaya bersamaan dengan kostum. (Reporter Magang: Bernadus Trimurio Rajagukguk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *