Malam Penuh Tawa dengan Comic se-Jateng dan DIY

Browse By

Jumat (8/11) pukul 19.00 WIB, Balairung Universitas (BU) Univeristas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, dipenuhi oleh 600 penonton yang siap menyaksikan “Marathon Stand Up Comedy” ke dua, yang diadakan oleh Stand Up Comedy (SUC) Salatiga.

Acara yang bekerja sama dengan Senat Mahasiswa Universitas (SMU) UKSW ini, bertujuan untuk mempromosikan comic lokal. “Konsep acara kami itu simpel kok, sama seperti tujuannya, hanya ingin menunjukkan comic lokal itu ‘gak kalah sama comic ibu kota, kami itu ingin lebih mempromosikan comic lokal, itu aja. Tujuan lainnya untuk ajang silaturahmi komunitas-komunitas SUC di Jateng dan DIY,” ujar Widi Arie Nugroho, Ketua Panitia Marathon Stand Up Comedy ke dua.

‘Frame’ Stand up Comedy Salatiga bekerja sama dengan Senat Mahasiswa Universitas (SMU) mengadakan Stand Up Comedy Marathon yang kedua,  Jumat (8/11). Mereka mengundang sembilan comic se-Jawa Tengah dan DIY untuk berpartisipasi dalam acara ini. Rio Caraka ( sedang berdiri di atas panggung ), Stand Up Comedy asal Klaten ini merupakan salah satu comic yang berpasrtisipasi dalam acara tersebut.

‘Frame’ Stand up Comedy Salatiga bekerja sama dengan Senat Mahasiswa Universitas (SMU) mengadakan Stand Up Comedy Marathon yang kedua, Jumat (8/11). Mereka mengundang sembilan comic se-Jawa Tengah dan DIY untuk berpartisipasi dalam acara ini. Rio Caraka ( sedang berdiri di atas panggung ), Stand Up Comedy asal Klaten ini merupakan salah satu comic yang berpasrtisipasi dalam acara tersebut.

Dalam acara yang dibintangi oleh sembilan comic, yang didatangkan dari sembilan komunitas SUC dari Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini, dibuka dengan sebuah band parody, Ramaedo Band dari Semarang, yang selalu disambut tawa oleh para penonton di tiap lagunya.

Acara puncak pun, diawali oleh lawakan dari wakil SUC Salatiga, yaitu Yoga. Kemudian dilanjutkan oleh Tidar dari SUC Magelang, serta breakdance dan lawakan dari Fahmi wakil SUC Kudus. Selanjutnya Rio Caraka dari SUC Klaten membagi komedinya dan diteruskan oleh lawakan dari Dhimas Duar-Duar wakil dari SUC Wonosobo yang membicarakan adiknya.

Seusai break, Wira Nagara wakil dari SUC Purwokerto kembali menghangatkan acara dengan lawakan-lawakannya yang bertema galau. Indra Narendra dari SUC wakil Solo, melanjutkan acara Stand Up Comedy ini. Selanjutnya ada penampilan ReskyMan dari Semarang yang disambut dengan sorakan penonton wanita karena badannya yang kekar, dan acara ditutup dengan lawakan Mukti Entut wakil dari Yogyakarta.

Kesuksesan Dalam Persiapan Yang Singkat

Mengenai kesuksesan acara ini, Widi mengakui bahwa acara ini sangat sukses karena berjalan lancar dan dapat memenuhi target penonton yang awalnya sebesar 500 orang, tapi berhasil dipenuhi 600 orang. Hal tersebut diamini oleh Fernanda Surya, yang sering disapa Obot sebagai penanggung jawab acara ini. “Maksimalnya itu dikarenakan dengan pencetusan acara sekitar tiga bulan lalu, dan persiapan yang hanya tiga minggu, dan tanpa sponsor satu pun kami dapat menyedot animo penonton segitu banyaknya, dan penonton juga nampaknya sangat puas karena tawa mereka pecah sepanjang acara dan tidak ada yang pulang hingga acara selesai, dan acara pun berjalan sangat lancar.”

Komedi Untuk Menyegarkan Otak Mahasiswa

Wira, comic dari Purwokerto berpendapat bahwa acara SUC seperti ini cocok diadakan di kampus karena mahasiswa biasa duduk dan mendengarkan dosen, tapi kini mereka duduk dan mendengarkan comedy yang menyegarkan otak mereka. “Aku ingin ngisi acara kayak gini lagi, apa lagi ini pertama kalinya aku ke UKSW, udah ruangannya bagus, kursinya bagus, penontonnya pecah banget. Puas. Beneran puas. Pesen buat anak-anak UKSW, terus resahlah dan berpikiran di luar kebiasaan pikiran orang lain.”

Wira juga mengungkapkan keinginannya untuk bisa sharing tentang, bagaimana menjadi comic bagi mahasiswa UKSW. “Aku sangat mau sharing di depan mahasiswa suatu hari nanti, tapi belum sekarang, masih harus banyak belajar. Masih banyak kekurangan.”

Kepuasan Dari Berbagai Pihak

Pita, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi (Fiskom) serta Rizky dari Fakultas Sains dan Matematika (FSM) yang merupakan penonton dari acara ini, mengatakan sangat puas dengan penyelenggaraan acara ini, “Lucu banget! Tapi, taun depan diadain lagi ya?” pinta Rizky di akhir komentarnya.

Pihak penyelenggara juga menyatakan kepuasan kerja sama mereka dengan SMU UKSW, “Mereka luar biasa, mereka tahu kinerja kami dan siap membantu dalam segi apapun. Semoga, kedepannya kita selalu dapat bekerja sama dengan baik. ‘Kan tiap tahun keluar banyak komunitas terus, dari Jateng, DIY akan kami tambah terus yang comicnya di acara-acara kedepan,” ujar Widi. (Reporter Magang: Chikitta Carnelian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *