FISKOM Gelar Bedah Buku “Politik Otentik”

Browse By

Hampir seluruh penjuru ruang Auditorium Gedung FTI lantai 4 terisi oleh mahasiswa Fiskom (Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi) angkatan 2011 dan 2013 yang mengikuti “Diskusi Panel dan Bedah Buku-Politik Otentik” yang diselenggarakan oleh Program Studi Sosiologi Fiskom hari Jumat (8/11).

Kegiatan ini menghadirkan tiga pembicara utama, dua diantaranya adalah tamu undangan; Agus Sudibyo, M.Hum, adalah pengarang buku “Politik Otentik” yang hadir sebagai pemateri pertama dengan materi berjudul “Memahami Filsafat Politik Hannah Arendt dan Relevansinya di Tahun Politik”, serta Firman Jaya Daely, SH dari fraksi PDI Perjuangan sebagai pemateri sesi kedua dengan judul “Melihat Potret Praktek Politik Partai Politik”. Sementara sesi terakhir diisi oleh dekan Fiskom Dr. Drs. Pamerdi Giri Wiloso, M.Si dengan judul materi “Melihat Potret Kecerdasan Masyarakat Warga”.

Background-nya karena politik Indonesia dewasa ini semakin banyak dikritik. Dalam politik kita, korupsi merajalela, penyalahgunaan kekuasaan terjadi, maka yang terjadi kekecewaan masyarakat terhadap dunia politik makin meluas,” terang Agus ketika ditanya mengenai latar belakang penulisan buku “Politik Otentik”.

Agus Sudibyo mengakui bahwa bertolak dari keterpurukan politik yang sedang berlangsung di Indonesia saat ini, ia sebagai mahasiswa filsafat merasa harus memberi perubahan bagi dunia politik negeri. Berbekal konsep politik salah satu tokoh filsafat dunia, Hanna Arendt, buku “Politik Otentik”-nya dapat meluncur di pasaran dan dikupas dalam acara bedah buku ini. Ia mengambil pemikiran Hanna Arendt yang mengusahakan pengembalian politik menuju ke esensi yang asali, yakni politik sebagai kebebasan ruang publik, bukan kekuasaan ruang publik.

Kegiatan diskusi panel dan bedah buku yang berlangsung sejak pukul 08.00 sampai 12.00 WIB ini bersifat interaktif-komunikatif. Pasalnya setelah materi dari ketiga pembicara disampaikan, moderator membuka sesi tanya-jawab bagi mahasiswa yang ingin mengajukan pertanyaan pada ketiga pembicara (Wartawan magang: Arya Adikristya Nonoputra).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *