Salatiga Christmas Parade

Browse By

Sabtu (14/11) pukul 08.00 WIB, untuk pertama kalinya Badan Kerjasama Gereja-gereja Salatiga (BKGS) mengadakan Salatiga Christmas Parade (SCP), yaitu parade gereja-gereja dan lembaga-lembaga Kristen se-Salatiga. Parade ini merupakan serangkaian kegiatan penyambutan Natal yang berpusat di Lapangan Pancasila.

Pdm. Siswo Hartanto, M.Si, selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa, Natal Kota Salatiga tahun ini bertemakan “Datanglah ya Raja Damai”. Maka dari itu dibuatlah bakti sosial dan SCP. Tujuan pertama SCP untuk mempererat kebersamaan, persatuan gereja-gereja se-Salatiga, para pemimpin Kristiani, sekolah-sekolah Kristen dan pemerintah Kota Salatiga. Sedangkan, memberikan hiburan baru bagi warga kota dalam pra Natal ini merupakan tujuan kedua SCP. “Dan Tujuan terakhir adalah, kita ini ada untuk membawa damai. Seperti yang diajarkan Tuhan Yesus, bahwa kita harus membawa damai bagi sesama. Kita harus memberkian hal positif bagi warga. Berbahagialah orang yang membawa damai,” lanjut Siswo.

SCP merupakan acara kedua dari tiga rangkaian dalam menyambut Natal. Acara yang pertama yaitu, Bakti sosial pada (30/11) di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Nanggulan, Salatiga Timur yang memberikan 250 buah paket sembako, pengobatan gratis dan potong rambut gratis. Sedangkan acara ketiga merupakan Ibadah Natal bersama, pada dini hari tanggal 25 Desember 2013 mendatang di Lapangan Pancasila yang dibuka bagi seluruh umat Kristen se-Salatiga.

Dalam SCP terdapat beberapa rangkaian acara. Awalnya acara dimulai dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Surya Kusuma dari gereja Pantekosta Isa Almasih Indonesia (GPIAI) Efata, dan dilanjutkan dengan sambutan Wali Kota Salatiga, Yulianto S.E., M.M. Kemudian dilakukan penyerahan bingkisan kepada 180 pemimpin Kristiani, dan pelepasan peserta SCP 2013 yang dilakukan oleh Drs. Agus Rudianto, MM., Asisten Satu Sekretaris Daerah Kota Salatiga sebagai wakil dari Wali Kota. Lalu diikuti dengan jalan sehat para pendeta se-Salatiga dan pembagian doorprize. SCP ini juga diikuti oleh 1.160 peserta dari 12 gereja, dua sekolah dan Salatiga Ethnic Batik Carnival. Mereka menampilkan panji-panji kota Salatiga, dan berbagai kostum dan kendaraan hias.

Siswo merasa bersyukur dengan acara tersebut. Walaupun baru diadakan sekali ini tapi banyak pihak sudah mau mendukung. Seperti Pemerintah Kota Salatiga sangatlah membantu acara ini, hingga mengerahkan Dinas Perhubungan untuk membantu lancarnya acara dan Dinas Kesehatan untuk berjaga-jaga dalam parade. Polisi Resort (Polres), Komando Distrik Militer (Kodim), Batalyon Infanteri 411 (Yonif) dan persatuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) juga ikut membantu dalam pengamanan dan melancarkan acara ini. Juga bantuan dari gereja-gereja, beberapa perusahaan dan perorangan yang rela mensponsori acara.

Selain itu Siswo juga mengatakan bahwa, memang ada beberapa kesulitan yang dialami oleh panitia yang terbentuk sejak Agustus lalu. Terutama kendala waktu. Menurutnya, bila diadakan pada minggu pertama Desember maka akan mengganggu tes-tes sekolah, bila pada tanggal-tanggal mendekati Natal, banyak mahasiswa dan pelajar yang sudah libur dan berpergian, padahal peserta utama parade adalah mereka. Tapi akhirnya segala pihak dapat mengatur waktu dengan baik hingga dapat dilaksanakan pada tanggal 14 yang merupakan hari terakhir tes bagi sebagian besar sekolah. “Kami membuat kegiatan positif yang membawa damai. Kami yakin Tuhan akan memberkati, dan benar, acara berjalan sangat lancar dan segala kesulitan mampu kami atasi,” ujar Siswo (Wartawan magang: Chikitta Carnelian).

2 thoughts on “Salatiga Christmas Parade”

  1. nunik says:

    sanagt bagus
    tahun 2014 harap diadakan kembali karena gereja kami juga akan ikut
    thn 2013 kami tdk bisa iktu karena ada 2 acara pada hari dan ja, yg sama

    1. Arya Adikristya Nonoputra says:

      Bravo mbak Nunik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *