religious-tolerance

Browse By

2 thoughts on “religious-tolerance”

  1. awad bachmid says:

    saya terharu membaca kisah dosen islam ini imanx sangat kuat luar biasah,amin x3

  2. awad bachmid says:

    hidup itu untuk mencari ridho ALLAH bukan untuk mencari bahagia,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *