Cantik Pecas Ndahe

Browse By

“No pain, no gain,” kata Jane Fonda. Tanpa harus nonton video aerobiknya yang melegenda, wajar rasanya kalau yang ngomong begitu adalah perempuan cantik sekaliber Tante Jane. Jangankan Tante Jane, cece-cece yang hobi facial dan peeling saja fasih ngomong “beauty is pain” dengan muka tomatnya.

Untungnya, bagi pemuda harapan bangsa seperti saya, doktrin-doktrin semacam itu agak susah dicerna. Jangankan fitnes biar agak gagahan, setiap mau mandi saja rasanya sungguh berat kalau tidak ada yang memandikan.

Belakangan saya percaya, kerja keras hanyalah untuk binatang. Manusia yang punya otak harusnya lebih santai, karena bisa bekerja cerdas. Bukannya sok pintar, ini cuma keyakinan. Keyakinan hanya berlaku bagi yang meyakini. Bagi yang tidak meyakini, tidak perlu meyakinkan diri agar sama keyakinannya dengan orang lain. Tuhan memang satu, kata orang, kita yang tak sama. Setelah diselidiki, jumlah Tuhan ternyata sebanyak jumlah orang di dunia.

Memang tak dapat dipungkiri, perempuan yang hobi ke salon dan aerobik biasanya lebih menarik ketimbang perempuan yang tidak tersentuh produk-produk kecantikan. Ibarat sebuah kamar, laki-laki jadi tertarik untuk mengetuk pintunya dan melihat apa yang ada di dalam — apakah kamar hotel, kamar mandi, atau kamar mayat.

Usaha-usaha untuk mempercantik yang ada di luar biasanya membuat orang lupa untuk mempercantik yang ada di dalam. Kalau sudah ngomong soal dalaman, orang cenderung suka salah paham. Dikira bungkusnya yang penting, padahal isinya jauh lebih penting. Bungkus bisa tanggal, sedangkan isi hanya bisa tinggal. Kalau tiada isi tertinggal setelah bungkusnya tanggal, tiada mungkin kita saling mengisi, seperti dulu lagi.

Andai riasan perempuan cukup terletak pada senyumnya, mungkin kecantikan bukan lagi sebuah derita. Kalau kecantikan bukan lagi sebuah derita, maka: no painno problem.

Satria Anandita, alumni Scientiarum. Tulisan ini sebelumnya adalah note yang diunggah Satria di Facebook. Ia kini tengah menggeluti dunia bisnis warung kopi di Sidoarjo, namanya Warkop Premium. Ikuti twit terkini dari Satria di @SATRIANAND.

3 thoughts on “Cantik Pecas Ndahe”

  1. Adi Prasetyo says:

    bahasanya sungguh apik, tp kok ga kebuka ya kak ilustrasinya

  2. Arya Adikristya Nonoputra says:

    Ilustrasinya ada masalah. Jadinya sudah dihapus.

  3. IMOGAME - Game Online Terbaru says:

    Nice posting satria..

Tinggalkan Balasan ke IMOGAME - Game Online Terbaru Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *