SUC Marathon Ramaikan Dies Natalis FH UKSW

Browse By

Salah satu comic sedang beraksi di atas panggung. | Dok.scientiarum.com/Andreas Reuben

Salah satu comic sedang beraksi di atas panggung. | Dok.scientiarum.com/Andreas Reuben

Fakultas Hukum UKSW mengadakan acara Stand Up Comedy (SUC) Marathon pada Jumat (24/10), bertempat di BU UKSW. SUC Marathon ini merupakan bentuk kerjasama antara FH UKSW dengan Komunitas Stand Up Comedy Salatiga dalam menyambut rangkaian agenda Dies Natalis Fakultas Hukum ke-58 yang jatuh pada bulan Desember. SUC Marathon ini sendiri sudah yang ketiga kalinya diadakan di UKSW. 700 tiket yang disediakan panitia pun ludes, hal ini melampaui target panitia yang hanya menargetkan 600 tiket terjual.

Sebelum para komedian SUC yang biasa disebut comic ini tampil, Krishna Djaja Darumurti, dekan Fakultas Hukum, menyempatkan diri memberikan sambutan. Setelah itu dilanjutkan dengan penampilan akustik, Ramaedo Band asal Semarang yang membawakan lagu-lagu bernuansa humor.

Fajar Kurniawan, Panitia Seksi Acara, mengatakan bahwa SUC tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. “Para comicnya bukan seperti acara-acara stand-up lainnya, yang biasanya membawa artis-artis nasional yang sudah masuk program acara stand-up di televisi. Yang membuat beda adalah, kali ini para comic berasal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Mereka tidak kalah kualitasnya, namun kurang populer karena kurang di sorot media,” ujar Fajar. Ia juga mengatakan agar penonton merasa nyaman, para comic diberikan instruksi agar di dalam pertunjukannya tidak mengandung unsur SARA dan kekerasan.

Para comic tersebut menyampaikan berbagai materi humor mulai dari tema politik, percintaan, teknologi, sampai masalah perkuliahan mahasiswa. Tak henti-hentinya penonton tertawa lepas dan berteriak secara spontan menanggapi humor dari para comic ini.

Sisca, salah satu penonton, berpendapat SUC Marathon ini adalah salah satu ajang penyegaran mahasiswa yang jenuh dalam perkualiahan. Sisca juga menyarankan agar mahasiswa dilibatkan untuk ikut ber-standup comedy.

Sementara Gigih Adiguna, comic asal Yogyakarta yang tampil di acara ini, mengungkapkan rasa senang sekaligus terkejut karena antusias penonton menurutnya sangat besar. “Perlu juga adanya comic dari mahasiswa karena saya yakin ada yang memiliki potensi-potensi tersebut,” harap Gigih.

Pranazabdian Waskito, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, angkatan 2014. Ia merupakan wartawan magang Scientiarum. Tambahkan Prana dalam daftar pertemanan Facebook anda di: Pranazabdian Waskito.

Penyunting : Bima Satria Putra dan Ridwan Nur Martien

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *