BMK Siapkan 1.000 Kursi Baru

Browse By

Biro Manajemen Kampus (BMK) UKSW melakukan pengadaan kursi baru untuk ruang perkuliahan sebanyak 1.000 kursi Pengadaan ini dibagi menjadi dua tahap. Per November 2014, tahap pertama telah rampung, hal tersebut tampak dari beberapa kursi baru di  ruang perkuliahan gedung E, F, G, dan GX. Sedangkan tahap kedua akan dilaksanakan pada April 2015.

Deddy Prasaja, Kepala Biro Manajemen Kampus, menjelaskan penggantian kursi perlu diadakan melihat ada beberapa kursi dengan kondisi rusak. Hal ini dilakukan setelah BMK mengadakan evaluasi dengan pimpinan universitas yang juga turun melihat kondisi lapangan.

Sebelumnya, telah dilakukan perbaikan terhadap beberapa kursi dengan mengganti lapisan penutup busa. Untuk kursi baru, Deddy menjelaskan, bahwa saat ini menggunakan desain baru dengan standar tidak cepat rusak. Pengadaan kursi ini bekerjasama dengan CV. Pantas Stationery and Office EquipmentSemarang, dengan harga 300-400 ribu rupiah per buah.

“Saat ini pengadaan tahap pertama sebanyak 500 buah kursi telah selesai. Kendala yang kami alami adalah sulitnya mengatur waktu untuk memasukkan kursi baru ke dalam ruang perkuliahan. Hal ini dikarenakan berbenturan dengan aktivitas perkuliahan mahasiswa,” ungkap Deddy.

Disinggung soal kursi lama, pihaknya akan mengalihkan beberapa kursi yang kondisinya masih layak pakai ke gedung perkuliahan Fakultas Ilmu Kesehatan UKSW.

Di sisi lain, BMK tengah kesulitan menempatkan kursi yang tidak layak pakai, mengingat tidak adanya tempat penampungan yang memadai di kampus. Kendati begitu, sementara ini kursi-kursi tersebut ditempatkan di bengkel BMK, dekat tempat pembuangan sampah.

Agastia Pradana, mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra bersyukur karena adanya kursi baru tersebut. Menurutnya, kursi lama sudah tidak layak untuk dipakai. Agastia juga berharap mendapat fasilitas yang layak dari pihak kampus sebanding dengan dana yang telah dibayarkan mahasiswa.

Pranazabdian Waskito, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, angkatan 2014. Wartawan magang Scientiarum.

Penyunting: Arya Adikristya Nonoputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *