Manusia Balairung

Browse By

upbalairungPictureHanya sebuah kata,

hanya sebuah cerita.

Para human di sana,

banyak macam lakunya.

Senja menjelang bak dibasahi,

banyak tetesan air mengalir.

Menunggu selang waktu,

tak kunjung bertemu hai kau human!

Di manakah kau human? Dimanakah engkau?

Langkah kupindahkan ditemani tetes air mengalir.

Sosok human terlihat bersama human lain.

Hati mengatakan, oh…

Angin berhembuskan air bersama petir menyambar.

Balairung oh balairung!

Nasibmu sebagai tempat berlindung!

Canda gurau, segala emosi kau tampung…

Payung-payung tergeletak tak berguna,

pelan air mengalir.

Langkah demi langkah meninggalkan para human.

Silahkan kau tempuh suasanamu hai para human!

Bahagia masa mudamu, hai human balairung!

(Balairung Utama UKSW-30102014)

Pranazabdian Waskito, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, angkatan 2014. Tengah magang sebagai wartawan tulis di Scientiarum. Diskusi lebih lanjut dengannya di Facebook: Pranazabdian Waskito.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *