Wacana Kritis-Prinsipil Mahasiswa UKSW & Salatiga

Seni Melestarikan Alam Bersama ASU Lingkungan

Rubrik Salatiga oleh

Aksi Seni Untuk (ASU) Lingkungan, aksi masyarakat yang bergerak di bidang seni dan lingkungan asal Salatiga, baru saja menggelar ASU Exhibition (11/3), bertempat di kafe Godhong Pring. Berlangsung malam hari, ASU Exhibition menampilkan ragam pentas seni seperti puisi dan konser amal.

Bermodal dukungan dari bermacam komunitas peduli lingkungan, semisal Akar Rumput, Mahesa Pala, SARU (Salatiga Reggae United), Forum Seni Salatiga, Salatiga Peduli, Green Peace Indonesia, KPK (Keroncong Pemuda Kekinian), ASU Lingkungan mengkampanyekan cinta lingkungan lewat seni. Malam itu, Erik โ€œAkar Rumputโ€ Darmawan, koordinator acara ASU Lingkungan, sekaligus mengajak hadirin untuk menyambut hari Bumi pada 22- 24 April 2016. (Baca juga: ASU Lingkungan Permasalahkan Poster Artmosphere)

Erik dkk sedang manggung. | Dok.scientiarum.com/ Daniel Chrisna Kusuma Putra
Erik dkk sedang manggung. | Dok.scientiarum.com/ Daniel Chrisna Kusuma Putra

Saat konser musik, utamanya, pesan-pesan melestarikan lingkungan tersirat lewat lantunan lagu keroncong dangdut ala KPK. Selain itu, Erik sendiri tampil bersama band-nya yang memainkan biola dan ketipung, ditambah lirik yang sarkastik terkait kondisi lingkungan kini.

Memulai dari lokal Salatiga, ASU Lingkungan akan menggelar cabut paku di pohon pada 19 Maret 2016. Aksi cabut paku ini akan mulai pukul 15.00 WIB, berlokasi di Selasar Kartini.

Axel Priya Mahardika, mahasiswa program studi Manajemen. Staf Bisnis Scientiarum.

Penyunting: Arya Adikristya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Geser ke Atas