Selebaran di Kafeteria, dari Siapa?

Browse By

Pada Selasa pagi (14/11), beredar selebaran di area Kafeteria UKSW. Selebaran berawarna putih dengan ukuran setengah kertas HVS dengan judul “Daruratkah keuangan UKSW?” ditemukan di beberapa sudut Kafeteria, seperti meja makan dan beberapa sudut dinding. Menurut informasi yang dihimpun Scientiarum, selebaran ini muncul sekitar jam 9 pagi, dan tak lama kemudian selebaran tersebut sudah diambil oleh petugas kebersihan.

 

Berikut isi selebaran tersebut:

“Tentang laporan keuangan:

  • Tahun anggaran 2014/2015, mengalami ketidakjelasan (bermasalah)
  • Tahun anggaran 2015/2016, Disclaimer
  • Tahun anggaran 2016/2017, Tidak dapat diaudit

Sungguh aneh, bila anda sebagai Dosen dan Pegawai tetap UKSW diminta bertahan dengan gaji sebesar UMR, sementara laporan keuangan UKSW mengindikasikan adanya penggunaan keuangan yang tidak jelas?

Sungguh aneh, bila mahasiswa membayar biaya Pendidikan namun mendapatkan fasilitas minimalis, sementara ada indikasi pengelolaan keuangan  yang tidak jelas?

So, Penolakan terhadap hasil pemilihan rektor pengalihan isu?”

 

 

Selebaran berjudul “Daruratkah Keuangan UKSW?”. Foto oleh: Robertus Adi Nugroho

Berkaitan dengan isi selebaran tersebut, Scientiarum menghubungi Teguh Wahyono, Pembantu Rektor II bidang administrasi dan keuangan UKSW. Menanggapi hal ini, Teguh mengatakan ia sudah tak menjabat sebagai Pembantu Rektor II sejak setahun terakhir, karena mengambil studi di Jakarta.

“Mengenai hal tersebut (selebaran-red), silakan ditanyakan kepada yang berwenang mengenai hal ini,” katanya. Saat ditanyai soal siapa yang berwenang, ia memberi jawaban, “Tugas Pembantu Rektor II setahu saya langsung oleh rektor. Tentu juga dibantu oleh Kepala BAK (Biro Akuntansi dan Keuangan),” ujarnya. Menurut situs resmi UKSW, Teguh Wahyono terdaftar sebagai Pembantu Rektor II bidang Sarana Prasarana dan Keuangan untuk periode 2013 hingga 2017.

 

Robertus Adi Nugroho, staf Litbang Scientiarum, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi angkatan 2013

Redaktur: Axel Priya Mahardika

3 thoughts on “Selebaran di Kafeteria, dari Siapa?”

  1. Marthen H Toelle says:

    Selebaran itu bukan pepesan kosong karena isu ttg adanya penyelewengan keuangan di UKSW sdh beredar luas. Oleh karena itu bukan lagi mencari siapa yg bertanggungjawab Krn pasti REKTOR, YG BERTANGGUNGJAWAB.
    yg perlu dikonfirmasi utk mendapatkan kepastian adalah… Pengawas Keuangan Yysn, utk membuka ini agar Yysn segera mengambil langkah-langkah hukum jika langkah persuasif tidak diindahkan oleh Rektor.
    Patut diduga undangan rapat tgl 15 hari ini memiliki nuansa kearah ini.

  2. Frits dimu heo says:

    Sebagai orang beriman ada baiknya persoalan didusukan dan diselesaikan bersama secara internal dan jangan dibawah keluar apagi masuk ranah politik ! Siapa yang rugi tentu kita semua kaum akademik dan alumni UKSW tercinta.
    Kami ingin kembali ada kasih persaudaraan diantara kita. Kasihilah musuh mu.
    Lukas 6:27
    “Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu;

  3. Dhimas Bayu Wicaksono says:

    UKSW memiliki reputasi yang bagus, jangan sampai isu-isu semacam ini merusak kepercayaan publik terhadap UKSW. Sebagai alumni saya harap semua masalah UKSW selesai dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *