Cegah Corona, UKSW Stop Kegiatan

Rubrik Kampus oleh

 “Kita berharap mereda, sehingga bisa kembali berkegiatan, hanya ditunda saja. Tapi harus siap, bahwa kita memang harus stop kegiatan , bahkan batal, bukan hanya ditunda”, tutur Rektor UKSW Neil Rupidara.

Setelah dikeluarkannya surat keputusan rektor perihal Covid-19  pada (16/3) lalu, kegiatan kemahasiswaan resmi ditunda. Menanggapi hal tersebut Lembaga Kemahasiswaan Universitas (LKU) mengeluarkan beberapa keputusan lewat surat edaran hari ini.

Kadung persiapkan kegiatan, kondisi pandemi yang tengah terjadi secara tiba-tiba ini pun tidak dapat terhindarkan. Mahasiswa harus batalkan acara yang tengah berjalan, bahkan telah mengeluarkan uang dan materi lainnya.

Dalam  hal ini, pihak kampus pastikan akan  bertanggung jawab. “Beberapa kegiatan yang sudah DP, yang sudah keluarkan uang, tolong di-list, nanti itu ada pertanggungjawaban, entah itu pakai PLK, atau akan diganti dari PR III, yang pasti kami  mengusahakan untuk penggantian, karena itu sudah kewajibannya untuk diganti”, ujar Ketua SMU Resny Adelina Saragih.

Melihat batalnya acara, beberapa pihak ungkapkan kekecewaannya. Salah satu panitia menyampaikan bahwa sudah besusah payah dan bersikeras ingin melanjutkan acara.  “Pada awalnya kami merasa kecewa karena telah dipersiapkan lama. Panitia bekerja dengan kerelaan hati, menjual usda, itu yang saya kecewakan. Tapi pada akhirnya kami panitia, SC, SMF, dan BPMF batalkan acara karena kondisi yang makin memburuk”, ungkap Harlen Silaban, ketua panitia seminar fakultas teologi yang sempat batal pada Senin (16/3).

“Saya kira pasti ada kekecewaan yang teman-teman rasakan, yang kegiatannya dibatalkan, tapi kita butuh kelegaan saja. Kita harus punya pengharapan, tapi kita juga harus siap pada kondisi yang tidak lebih membaik dalam dua minggu ke depan”, tambah Neil.

 

Tulisan Oleh : Vinka Agusta

Ilustrator       : Agung Sulistyo

Redaktur       : Ella Surya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*