Produksi Sendiri, Bagikan Free

Rubrik Kampus oleh

 

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UKSW membagikan handsanitizer secara gratis bagi mahasiswa di kampus II, Kartini (20/3). Produksi ini telah dimulai sejak Rabu (18/3) dengan melibatkan beberapa relawan mahasiswa, padahal produk yang dihasilkan cukup banyak. Handsanitizer dibagi dengan batasan 100 ml per orang. Alih-alih dibagi untuk mahasiswa, masyarakat sekitar malah ikut meminta jatah.

Banyak orang yang datang dengan membawa wadah sendiri. Hal ini membuat permintaan handsanitizer melebihi batas ketentuan. Meskipun begitu, masih banyak keluhan seperti warna kuning kecoklatan yang berbeda dengan handsanitizer pada umumnya.

Mahasiswa saat produksi mandiri handsanitizer/ foto oleh: Titania Eden

Dosen Mikrobiologi Dhanang Puspita mengungkapkan, kepanikan yang dirasakan masyarakat Salatiga terhadap covid19 memunculkan kelangkaan handsanitizer. Hal ini membuat harga melonjak, sehingga masyarakat sulit mendapat produk tersebut. “Jadi solusinya menciptakan handsanitizer dari bahan-bahan lokal yang ada di sekitar kita”, tambah Dhanang.

Selain itu, produksi handsanitizer ini untuk memenuhi banyaknya permintaan dari berbagai pihak seperti FKIP, PAUD, SD, Bank BRI, dan kantor-kantor kepentingan publik. “Selama ada permintaan dan kita sanggup memenuhi, kita berikan secara cuma-cuma”, ucap Dhanang. Ia juga menyampaikan bahwa tanaman herbal yang didapat berasal dari masyarakat, maka akan dikembalikan lagi ke masyarakat.

Kedepannya kegiatan ini memiliki target untuk mengedukasi dan menjangkau masyarakat umum, khususnya yang bermobilitas tinggi seperti militer, aparat kepolisian, dan sopir ojek. Walaupun belum ada rencana pengembangan produksi, namun pihaknya berharap dapat menciptakan handsanitizer baru. “Mungkin kedepannya mencari formulasi-formulasi yang lebih tepat, murah meriah.”, ujar Dhanang.

Wartawan : Titania Eden/ Putu Saras 

Redaktur   : Vinka Agusta

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*