Browse By

All posts by Anzi Matta

Kepada Kawan-kawan Maha Oke

Ada hal yang menarik perhatian saya ketika beberapa kawan saya yang kerap mengatakan, “kamu maha oke!”, “udah OK, belum?”, “semuanya oke!”. Teringat saya oleh sebuah kesempatan dimana saya mendengar bahwa kata OK menurut sejarah awalnya (dieja dengan “owkay” atau “O.K” dalam Bahasa Inggris) adalah sebuah

Suci, Perawan Remaja

Perempuan muda itu membungkukkan kepalanya hingga sebentar lagi sejengkal dari tanah. Dia terlihat kebingungan, raut wajahnya menampakkan bahwa ia sangat kelelahan. Dia meraba-raba dengan telapak tangannya di setiap sudut. Sambil meraba-raba, matanya pun tertuju ke tiap telapak tangannya itu meraba. Bahkan lubang semut turut diperiksanya.