Wacana Kritis-Prinsipil Mahasiswa UKSW & Salatiga

Humaniora

Kamu Cantik? Siap-siap Dibidik!

Saat ngobrol hangat setelah kelas, sekumpulan mahasiswa asyik memainkan gawainya. Mereka fokus memantau sebuah akun Instagram yang menyajikan kumpulan foto-foto mahasiswi ‘cantik’ yang berkuliah di kampus UKSW.

“Para jomblo, coba deh cari referensi jodoh di sini,” pancing salah satu teman, sambil menunjukkan akun @uksw.cantik. Dari situlah saya pertama kali kenal dengan keberadaan @uksw.cantik. Baca selanjutnya

KAMPUS

Warta Foto

  • Papua Punya Suara

    Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) bersama dengan Front Persatuan Demokratik ( FPD ), melakukan orasi terbuka mengenai Referendum Papua pada Rabu… Baca selanjutnya

Salatiga & Sekitarnya

Humaniora

Opini

Amandemen Kelima dan Keniscayaan

Rubrik Opini oleh

Menjelang akhir 2006, Syamsuddin Haris, dalam pidato pengukuhannya sebagai profesor riset mengatakan, “bahwa kondisi politik dan ketatanegaraan Indonesia yang diwarnai mismanajemen dan ketidakteraturan sistemik yang akumulatif harus kembali diluruskan. Dalam jangka pendek, perlu dilakukan revisi undang-undang bidang politik untuk mengondisikan…

Baca selanjutnya

Matinya Sistem Pendidikan

Rubrik Opini oleh

Beberapa waktu yang lalu, dunia pendidikan dikejutkan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang mengabulkan uji materi terhadap UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas), oleh seorang guru dan seorang dosen dari Sulawesi Selatan (Kompas, 3 Maret 2008).…

Baca selanjutnya

Antara Ada dan Tiada

Rubrik Opini oleh

Universitas tak ubahnya seperti negara kecil yang di dalamnya ada pemerintah (pemerintah pusat dan pemerintah daerah) dan rakyat. Dalam hal ini, pemerintah pusat adalah rektorat dan pemerintah daerah adalah dekanat. Pemerintah (baca: rektorat dan dekanat) tidak bisa berjalan tanpa adanya…

Baca selanjutnya

31 Maret: “Hari Kesia-siaan UKSW”

Rubrik Opini oleh

Ketika tahun akademik 2007/2008 di UKSW dimulai, ada dua orang yang berbeda pendapat didamaikan. Mulanya, orang pertama ingin berjalan di jalan A. Sedangkan orang kedua lebih memilih jalan B. Akhirnya ditempuh jalan perdamaian yang cukup lebar untuk mengatasi jarak antara…

Baca selanjutnya

Geser ke Atas