Opini

Konservasi Alam, Benarkah?

Penanaman seribu pohon. Nama suatu kegiatan yang tak jarang lagi menyambangi telinga. Kegiatan tersebut biasa didukung dengan tujuan utamanya: konservasi alam dan sebagai wujud nyata peduli terhadap alam. Entah benar seribu pohon yang mereka tanam atau itu hanya sebuah nama yang mereka gunakan untuk kegiatan ini, atau hanya untuk menarik simpati sekitar agar peduli terhadap [...]

Kesadaran Palsu

Karl Marx sendiri sebenarnya tidak pernah menggunakan istilah kesadaran palsu dalam menjelaskan fenomena kesadaran kelas proletariat. Terma ini pertama kalinya muncul dalam tulisan Friedrich Engels, yakni dalam suratnya kepada Franz Mehring (14 July 1898), dimana ia menulis:
“Ideologi adalah sebuah proses yang dicapai dengan sadar oleh seorang pemikir, atau lebih tepatnya sebuah kesadaran palsu. Motif nyata [...]

Ruang Kelas Sebagai Laboratorium

Menarik bagi saya menyimak tulisan bernas Neil Rupidara terkait tema filsafat pendidikan pada edisi Scientiarum terdahulu (Rekonstruksi Filsafat dan Praksis Pedagogi di UKSW). Menurut hemat saya, Neil berhasil mengungkapkan secara jernih pentingnya rekonstruksi basis filsafat pendidikan, secara khusus di lingkup pendidikan tinggi. Inti gagasannya adalah; pergeseran paradigma pendidikan dari “menyuap dan memuntahkan”, menjadi “aktif membentuk [...]

Mengenang Freire

Sebulan yang lalu, tepatnya 2 Mei 2010, genap 13 tahun meninggalnya Paulo Freire, seorang tokoh pendidikan kritis terkemuka asal Brasil. Sebagai seorang humanis-revolusioner, Freire mendudukkan hakikat manusia sesuai martabatnya. Ia dikenal sebagai pendidik yang mendudukkan masalah pendidikan sebagai bagian dari proses pembaharuan kebudayaan. Menurut Freire, definisi dari pendidikan klasik perlu ditinjau kembali dalam konteks sosial [...]

Fakultas Kebebasan

Ada satu lakon klasik yang belum usai dipentaskan di panggung sandiwara pendidikan kita sampai hari ini: dosen yang susah payah mengajar di depan, sementara mahasiswanya tidak memperhatikan; ada yang tertidur, sebagian merumpi, dan sisanya melamun sendiri. Ujung cerita ini biasanya mudah ditebak: sang dosen meledak, dan suasana kelas jadi tak enak. Proses belajar-mengajar (PBM) rusak.
Dalam [...]

Menegaskan Kembali Komitmen UKSW sebagai Universitas Advokasi

Judul di atas menjadi refleksi saya pada dies natalis UKSW ke-53, di tengah derasnya harapan berbagai perguruan tinggi Indonesia untuk menjadi universitas riset. Saya tidak melakukan pemisahan (tegas) antara advokasi dan riset, yang sebenarnya merupakan dua dari tiga peran yang diemban perguruan tinggi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi — selain pengajaran. Saya hanya mencoba “menebalkan” [...]

Agama dan Persoalan Ekologis

Akhir-akhir ini kita merasakan cuaca panas yang tidak hanya melanda kota-kota besar dan daerah pesisir pantai, tetapi juga di kota-kota kecil dan daerah pegunungan. Persoalan ekologis, khususnya pemanasan global semakin nyata, tidak sekadar pada tataran wacana. Isu moral dan religiusitas menjadi bagian dari persoalan ini ketika fakta bahwa sebagian besar persoalan ekologis adalah disebabkan oleh [...]

Kindam

Tak lama setelah menyandang status mahasiswa baru di Fakultas Ekonomi UKSW, saya terlibat sebuah rerasan sore dengan beberapa mbakyu angkatan. Mereka semua setahun lebih tua dari saya, dan begitu gayeng membahas gosip-gosip seputar perkuliahan. Saya, karena belum punya banyak pengalaman kuliah, lebih banyak diam mendengar, atau bertanya.
Entah bagaimana (dan kenapa) topik obrolan sempat menyinggung matakuliah [...]

Seremonial Ulang Tahun

Ulang tahun menjadi budaya hura dimana-mana. Pesta pora pun seolah menjadi sesuatu yang berbau seremonial—condong pada sebuah formalitas—nan wajib bagi mereka yang (biasa) merayakannya. Maka tak heran jika keluarnya biaya besar menjadi suatu hal yang otomatis mengiringi kemeriahan acara macam ini.
Hal ini telah menjadi doktrin dalam pikiran manusia di mana dalam memaknai ulang tahun dominan [...]

Membaca Kerumunan

Kebijakan kartu poin (point card) di Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Satya Wacana bukan hanya seputar keaktifan mahasiswa, tudingan satiris (misal: ”mahasiswa ikut kegiatan kok karena poin!”) atau sepinya lembaga kemahasiswaan. Perdebatan atau pro-kontra tentangnya pernah ada di forum terbuka organisasi legislatif mahasiswa, ruang diskusi atau majalah mahasiswa.
Tulisan ini belum bermaksud masuk ke perdebatan pro-kontra tentangnya. [...]