Buku

Cantik Itu Luka

Judul Novel : Cantik Itu Luka Pengarang : Eka Kurniawan Penerbit : Gramedia Pustaka Utama Tahun Terbit : 2012 Harga : Rp 63.750 Tebal buku : 484 Halaman “Tak seorang pun di kota ini, dan mungkin di seluruh alam semesta, lebih cantik darinya. Ia lebih cantik daripada Rengganis Sang Putri yang kawin dengan anjing, paling […]

Menovelkan Kehidupan, Kematian, dan Eksistensi Manusia

Kenapa (sebagian) manusia begitu menginginkan kehidupan, bukan kematian?

Apa bagusnya kehidupan dibandingkan kematian? Bukankah akhir dari semua kehidupan ini adalah kematian?

Kehidupan itu apa? Kematian itu apa? Dan siapakah itu manusia?

Sinergi Menjadi Diri Sejati

Pada akhir bagian ini, Semuel Lusi mengajak setiap manusia untuk menjadi “100% KAMU” sebagai bagian dari pengenalan diri.

Mazhab Pendidikan Kritis

Dari halaman mukanya, kita bisa langsung tahu apa tujuan buku ini: menyingkap relasi pengetahuan, politik, dan kekuasaan. Di dalamnya akan ditunjukkan bahwa tidak ada pengetahuan yang netral dan bebas nilai. Semua berpihak.

Budaya Populer Sebagai Komunikasi

Idi meletakkan dasar pemikirannya tentang media dan budaya populer sebagai lanskap, berangkat dari pemikiran Stuart Hall yang menyatakan bahwa budaya populer merupakan medan pergulatan yang mencakup muncul dan bertahannya hegemoni.

Atlantis

Tujuan dari mitos sebenarnya adalah untuk menciptakan paradoks-paradoks dan jalan buntu, yang menghantam pikiran kita, mendesak untuk berpikir, giat mencari penjelasan untuk memuaskan pikiran kita.

Tak Satupun Setan yang Tahu

Saat dan setelah membaca buku ini, suatu pertanyaan muncul pelan-pelan: apa sih tujuan hidup Hok-gie sehingga ia bertingkah sedemikian rupa?

The Outsider

Dengan demam dan tenggorokan meradang kubaca kisah Meursault kala dipenjara. Untuk beberapa saat Camus berhasil membuatku sangat muak pada hidup.

Konsultasi Menggunakan Tarot

Mungkin kebetulan anda pernah mendengar bahkan mengetahui sebagian hal tentang kartu tarot. Lalu apa itu tarot? Mengapa ada kartu tarot? Bagaimana asal-usulnya? Bisakah tarot dijelaskan secara ilmiah?

Hak untuk Malas

Paul Lafargue (1842-1911) adalah seorang jurnalis sosialis, kritikus sastra, penulis, dan juga aktivis politik. Beberapa kali dipenjara karena aktivitasnya seperti pemogokan dan pemilu. Selama berkutat dengan ide-ide Marxis, ia juga menambahkan ide-ide orisinalnya sendiri. Hak Untuk Malas (The Right to Be Lazy) adalah salah satunya.