Sastra

Gadis Gila di Pasar Pagi

Saat ini musim penghujan merajai hari, namun entah mengapa aku merindukan musim panas. Padahal di saat musim panas yang lalu aku merindukan datangnya musim hujan—Apakah aku memang sudah gila? Seperti saat ini aku sangat mencintai gadis muda gila yang sering menari-nari, tertawa-tawa di pasar dengan pakaian rombengnya. Padahal di sekelilingku banyak gadis waras, bersih, harum, [...]

Seorang Pemalu Setelah Pemilu

Di bawah nyala sinar lampu redup yang membisu kelu tak berseru sepatah kata, kamu menengokku, menghampiriku, dan menyapaku layaknya seorang pesakitan. Kamu mengenakan jas dusta dan dasi kemunafikan indah dan begitu mengagumkan.

Simfoni Pelangi

Awan hitam menggantung. Kurang lebih jarum jam menunjuk pukul delapan malam. Aku bersama seorang perempuan, Pelangi namanya. Kami pergi ke sebuah kafe di pinggir kota kecil di kaki gunung Merbabu. Di tempat inilah aku mengutarakan isi hatiku yang telah sekian lama terpendam.
Usia Pelangi saat ini 21 tahun, lebih muda delapan tahun dariku. Meski muda, Pelangi [...]

Kucing Ayah

Sejak kehadiran kucing betina itu, perhatian Ayah mulai berkurang padaku. Entah dari mana datangnya, tiba-tiba saja kucing warna hitam itu sudah nongol di rumah kami. Kucing itu datang pada sebuah senja. Dia mengeong-ngeong dan menggosok-gosokkan tubuhnya di kaki Ayah yang sedang asyik baca koran terbitan sore di beranda depan. Saat itu aku baru pulang dari [...]

Cinta Tulus

Menjelang “hari H,” Nania masih sulit mengungkapkan alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru setelah menengok ke belakang, hari-hari yang dilalui, gadis itu sadar. Keheranan yang terjadi bukan semata miliknya, melainkan banyak orang; Papa dan Mama, kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania.
“Kenapa?” tanya mereka di hari Nania mengantarkan undangan.
Saat itu teman-teman baik Nania sedang [...]

Andong Manggolo

Pria itu mengisap rokok yang ada dalam jepitan jemarinya, lalu mengepulkan asap ke udara dengan sejuta sentakan, seakan dia ingin dunia tahu betapa sumpek dunianya.
Setelah kepulan-kepulan asap yang membentuk lingkaran, lalu menghilang di udara, itu habis bersama waktu yang dilepasnya, puntung itu diuweg-uwegnya dalam potongan botol plastik, yang telah berubah fungsi menjadi tempat penampungan terakhir [...]

Waktu Purba Sonya

Gadis itu cantik parasnya dan cukup manja. Aku pertama kali melihatnya di gereja. Ya, Sabtu sore itu aku melihatnya saat misa. Aku satu bangku dengannya. Kami saling bertatapan dan melemparkan senyuman. Ada yang terhentak dalam diriku saat senyum manisnya menyembul dari bibir tipisnya disertai lesung di pipinya. Tidak seperti biasanya, seusai misa aku lantas memburu [...]

© 2009 Lembaga Pers Mahasiswa Scientiarum UKSW