Browse By

Category Archives: Sosok

Baudelaire, Toko Buku Alternatif di Salatiga

“Jika ingin menghancurkan sebuah bangsa dan peradaban, hancurkan buku-bukunya; maka pastilah bangsa itu akan musnah.” – Milan Kundera Dalam dunia literasi Indonesia saat ini, masyarakat telah dibanjir oleh ribuan buku, mulai dari berbagai novel, sastra, buku teori dan sebagainya yang dirasa telah cukup menghiasi dunia perbukuan

Stanley Adi Pers-setyo dan ‘Kuliah’ Aktivisme

Karir Yosep “Stanley” Adi Prasetyo di dunia pers, bermula di Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga. Selesai sekolah di Malang, Stanley memilih lanjut ke Fakultas Teknik Jurusan Elektro pada 1980. Di “fakultas sandal jepit” itu Stanley bersama rekannya mendirikan majalah mahasiswa Elektro: Imbas. Tahun 80-an, Imbas

Mpu Jaya Prema: Darah Wartawan, Jiwa Pendeta

Wartawan pun bisa jadi pendeta, inilah sosok Ida Pandita Mpu Jaya Prema Ananda. Dahulu memakai nama Putu Setia, saat menjadi jurnalis dan redaktur senior di Tempo Media Grup. Sejak 21 Agustus 2009, Mpu Jaya Prema menjadi pendeta Hindu dan tinggal di Pasraman Dharmasastra Manikgeni, Desa

Yang Penting Diterima Masyarakat

Saat pertama kali melihat Vincentius Wijaya Adiguna, adakah yang mengira kalau dia seorang tuna rungu? Sosoknya membaur bersama para mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana. Setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas Kristen 1 Salatiga pada tahun 2014, dia segera melanjutkan pendidikan di program studi Ilmu Perpustakaan,