Wacana Kritis-Prinsipil Mahasiswa UKSW & Salatiga

Category archive

Puisi

Puisi/Sastra

Jingga Lapuk

  Raguku masih bergeming pada cermin—meratapi kesunyiannya. *kring *kring *kring—bunyi bel pak pos. Aku bergegas, dan meninggalkan keraguanku pada cermin. Ia memberitahu bahwa ada yang tertinggal di saku jaketku. Aku menyekap pikiranku, “apa yang dia katakan?”. Kuraba kedua saku jaketku… Baca selanjutnya

Puisi/Sastra

Hilang

  sifat dan sikap yang tidak menentu lapuk rapuh termakan waktu ego, mengagungkan kesombongan diri tanpa pernah merefleksi angkuh, mencari jati diri tanpa mau mengerti dan memahami detik jam yang terus berganti tersadar, hidup ini tak berarti   Tulisan oleh … Baca selanjutnya

Puisi

Sajak Kota Transit

  Kala liburku telah tiba Kan ku ulangi perbuatan lama Berkelana ke kotamu Kota transit sebelum ke kampung halaman Tuk sebentar mendekat kemudian menjauh lagi   Dulu kamu berkata… “Tahu kenapa hujan lebih baik darimu? Karena sebelum datangnya, mendung memberi… Baca selanjutnya

Puisi

Wanitaku

Kota dingin sejak subuh Menyapa jamaah Yang menghafal surah al fiil Laki menyayang wanita Dengan syahwat Raja menyayang warga Dengan pajak Sahabat menyayang sahabat dengan syarat Aku ingin bicara politik Seperti ibu bicara politik Kudengar pacarku amarahnya meranggas Bukan oleh… Baca selanjutnya

Geser ke Atas