Browse By

Membuka Mata pada Tragedi ’65

Ruang Teater milik Language Training Center (LTC), UKSW, jadi tempat diskusi kegiatan Advanced Indonesian Summer Program antara para mahasiswa luar negeri yang belajar di Indonesia dengan seorang wartawan Suara Merdeka sekaligus pemerhati sejarah dan HAM di Indonesia, Yunantyo Adi Setiawan. Acara tersebut berlangsung pada Rabu

Jujur Saja Kalau Memang Waria

Kata orang, “Tak ada pesta yang tak usai.” Tapi orang-orang itu salah. Nyatanya, Puthut EA justru menggambarkan ada ‘pesta’ yang tak kunjung usai, khususnya di kalangan waria. Pertama-tama, buku ini bukan novel atau antologi cerpen, melainkan berisi dua naskah drama yang sudah pernah dipentaskan di

Mimbar Bebas untuk Papua

“Matahari terbit pagi ini, mencium bau kencing orok di kaki langit, melihat kali coklat menjalar ke lautan dan mendengar dengung lebah di dalam hutan. Lalu kini ia dua penggalah tingginya dan ia menjadi saksi kita berkumpul di sini, memeriksa keadaan. Kita bertanya, kenapa maksud baik

Duri Dialog Indonesia Tentang Papua

Untuk berdialog tentang Papua, baiknya membaca buku “Kita Lebih Bodoh Dari Generasi Soekarno-Hatta”. Buku ini berlatar kekerasan yang dilakukan oleh rezim Orde Baru dan bagaimana kelanjutan nasib berbangsa dan bernegara bagi Indonesia. Menariknya, di dalam buku ini ada wawancara sejumlah tokoh dari Romo Mangun, Gus