Stevanus Theodurus: Saya Yakin Gay Bukan Penyakit dan Bukan Dosa

Oleh Yosia Nugrahaningsih | 29 February 2008 | Sosok

Stevanus Theodurus Gary Natanael, Petugas Lapangan Yayasan Gesang (yayasan yang bergerak di bidang sosial, advokasi, dan HAM untuk kaum gay — Red) untuk Kota Salatiga, merasa dirinya sudah ditakdirkan untuk menjadi seorang gay sejak lahir. Meski sejak SD sudah diikutkan pencak silat oleh keluarganya, namun hal itu tidak dapat memudarkan naluri kewanitaannya. Baginya, seorang gay tidak dapat disetir oleh siapapun, tapi berjalan apa adanya. Ia juga berpendapat bahwa hal ini bukan pilihan hidup, tapi jalan hidup yang sudah ditentukan.

“Mungkin saya gay memang sejak lahir,” ucap lelaki kelahiran Solo, 25 Desember 1987, yang memiliki tindik di hidung ini. “Saat lahir saya biasa-biasa saja dan benar-benar jadi seorang gay dari SD. SMP udah masuk ke dunia malam dan udah jadi ‘kucing’ (gigolo — Red). Selama dua tahun saya menjalani kehidupan yang demikian dan akhirnya saya mulai merasa resah dan berpikir, ‘Buat apa sih saya mencari uang dengan cara begitu?’ Meski waktu itu ‘harga’ saya lagi tinggi, tapi saya memutuskan untuk meninggalkan dunia tersebut. SMP kelas tiga saya sudah memutuskan untuk tidak menjadi ‘kucing’ lagi dan inilah untuk pertama kalinya saya jalan dengan cowok, meski pada waktu itu saya masih punya cewek.”

Menginjak bangku SMA, keberanian untuk masuk ke dalam komunitas gay secara besar-besaran baru muncul. Namun masyarakat dan orangtua belum tahu mengenai hal itu, karena Theo masih harus menjaga image-nya. Apalagi, saat itu ia terlibat aktif dalam sie kerohanian di SMA-nya. Akhir SMA kelas tiga ia baru mengatakan hal yang sebenarnya kepada keluarga.

“Dari dulu saya sudah nyaman dengan keadaan sebagai seorang gay, tapi belum berani bereksplorasi. Ketika masuk kuliah saya baru berani tampil dan menyatakan kepada masyarakat bahwa saya gay. Tapi bukan karena semata-mata Salatiga adalah daerah baru bagi saya, lalu saya berani. Di manapun saya berada saya harus berani. Yang mendorong saya untuk berani adalah banyak orang mengatakan, ‘This is your life. Ini kehidupanmu dan kamu harus bisa menjalani.’”

Bagi tokoh gay Salatiga ini, gay dan lesbian bukanlah penyakit. “Kalo gay adalah penyakit menular, saya cuma mau ngomong, ‘Tolong carikan obatnya dong.’ Kalau tidak ada obatnya, berarti ada dua penyakit yang belum bisa diobati di Indonesia, yaitu gay dan AIDS. Gay bukan penyakit, tapi itu hanyalah suatu perbedaan orientasi seksual,” jelas mahasiswa UKSW tersebut. ”Di Salatiga, yang saya ketahui, ada 200 gay dan 50 persen adalah anak UKSW. Namun mereka masih tertutup dan belum mau mengaku. Sebenarnya, orang-orang yang berjalan dengan maskulin tidak menjamin bahwa ia bukan gay.”

Saat ini Theo masih berjuang bagi kaumnya. Cita-citanya adalah ingin membuat seminar dan membuka cakrawala mahasiswa UKSW bahwa inilah kehidupan gay dan lesbian. Sampai saat ini dia tidak memperjuangkan haknya sebagai seorang gay, namun memperjuangkan hak sebagai warga negara Indonesia. Baginya, jangan sampai hak warga negara Indonesia dibagi lagi menjadi hak WNI yang gay dan WNI yang tidak gay.

Keberanian dalam pengungkapan jati dirinya ke masyarakat tentunya menimbulkan pro kontra. ”Saya menghargai mereka semua. Yang penting kita saling menghargai dan tidak mengejek. Penerimaan mungkin masih sulit, tapi itu bukan masalah. Di fakultas saya sendiri saya tidak mendapat tekanan atau penolakan dari pihak fakultas. Dan seandainya saya jalan sama cowok, itu bukan berarti cowok yang saya ajak jalan juga gay. Saya juga kasihan sama teman-teman cowok. Takutnya kalo jalan dengan temen cowok, nanti temen cowok itu juga dikira gay. Itulah sebabnya saya sudah mengantisipasi hal tersebut. Jadi, kalau jalan sama teman cowok, saya pasti nanya, ‘Kamu nyaman nggak jalan sama aku? Kalau nggak nyaman, ya sudah nggak usah.’ Mungkin itu sebabnya saya lebih cenderung banyak bergaul dengan teman wanita.”

”Saya tidak menyesal telah menjadi seorang gay. Saya yakin semua sudah digariskan sama Tuhan. Dan saya yakin gay bukan dosa dan bukan kesalahan, hanya dogma dan keduniawian orang-orang lah yang mengatakan gay sebagai dosa. Saya sudah yakin untuk menjadi seorang gay,” tegas Theo.

”Harapan yang saat ini masih ingin saya wujudkan untuk kaum gay dan waria, ayo kita berjuang bersama untuk punya satu suara! Jangan sampai satu organisasi punya seribu suara. Kita harus punya satu suara untuk memperjuangkan hak kita sebagai WNI. Buat kalian yang di luar komunitas gay, stop diskriminasi dan stop kemunafikan!” pungkasnya.


260 Komentar

  1. Antania Pertiwi

    Aku 100% setuju dg tulisan itu.
    Soalnya terus terang aku sendiri lesbi sebenarnya….. hehehehe
    aku suka praktek BDSM ama mistress yg agak sadis.

  2. Alo

    Aq juga seorang gay .Saya binggung kenapa saya tuh selalu dihina buat temen”yg masih normal tolong hargai gay. Saya yakin semua tuh mau jd normal tapi kenapa saya tuh susah banget. Tapi saya akan terus berdoa pd tuhan ku “JESUS kristus”GBu.

  3. Markus AR

    Siapa bilang bukan dosa??? Tuhan menciptakan manusia berpasangan coy!!! Apakah pernah mendengar Tuhan menciptakan adam ke dua untuk adam pertama?? Sangat konyol kalau menyatakan bahwa Gay atau Lesbi adalah hal yang wajar.

    Buat para gay dan lesbi:
    Orang – orang tidak pernah memandang anda sebelah mata. Justru rasa jijik dan mual mereka terhadap anda itu adalah suatu bentuk empati. Mereka menanggapi anda dengan expressi seperti itu karena menginginkan anda hidup normal. Coba anda menjadi normal pasti respon dari orang lain akan berbeda mereka akan menganggap anda seperti orang normal.

    Saran buat gay dan lesbi:
    Itu cuma kesalahan pola pikir saja. Mungkin faktor lingkungan dan keadaan keluarga. Apa indahnya sih mengaggumi sesama jenis??? Coba sadari kesalahan dalam hidup anda diwaktu kecil!!!!! PErbaiki selagi bisa!!!!

    “Gay dan Lesby adalah orang yang butuh kepedulian yang lebih besar dari lawan jenis, kebanyakan dari mereka mendapatkan perhatian itu dari sesama jenis, sehingga tercipta hubungan yang tidak wajar”

  4. saya salut pada Anda! anda angat berani.. saya kagum! saya mempunyai masalah dengan kekasih saya..dia memutuskan untuk menjadi gigolo. awalnya saya kira dia bercanda..tetapi dia bilang tekadnya sudah bulat.. saya bingung..apa yang harus saya lakukan untuk mencegah dia..saya sangat mencintainya..saya tidak ingin kehilangan dia..apalagi dengan cara seperti ini.. mohon petunjuk…

  5. lisa

    utk atania pratiwi, apakah bener anda suka bdsm?
    mo cerita lebih lanjut? kirim email ya…. lisa_bung@yahoo.co.id
    trims.. saya jg seorang mistress kok..

  6. coemi

    salut buat kak theo yang punya keberanian besar untuk mendeklarasikan dirinya sebagai kaum gay. tidak semua orang punya kekuatan untuk menghadapi kehidupan yang memang diskriminatif terhadap kaum yang dianggap abnormal.

    tapi sayangnya saya tetap berpegang teguh pada prinsip bahwa laki-laki tetap laki-laki yang hanya ditakdirkan untuk menyimpan ‘rasa’ pada perempuan. gay/lesbi memang bukan penyakit tapi suatu pola pikir yang bertolak belakang dengan kebiasaan masyarakat. memang sangat sulit untuk hidup di masyarakat dengan pola pikir bertentangan karena cenderung menghadapi tekanan-tekanan yang berat dari masyarakat itu sendiri.
    yang ingin saya tekankan, gay adalah sebuah pola pikir yang abnormal yang sebenarnya dapat diubah jika orang itu memang benar ingin merubahnya !
    i believe this statement : choose the life based on your mind !

  7. Asido Hans.S

    Saya paham akan pembelaan yang saudara sampaikan yakni gay, lesbi ataupun sejenisnya jangan didiskreditkan di lingkungan bermasyarakat. Yang menjadi permasalahannya adalah hubungan sejenis bukanlah jalan hidup yg benar. Itu jelas bertentangan dgn jalan Tuhan. Saudara sudah pasti tahu tapi saudara tdk bertindak untuk mau keluar dari dunia yg tak normal itu. Dengan niat dan keinginan yang teguh pasti sdr bebas. Minta petunjuk dari Tuhan, bangun kebiasaan hdp normal dgn lingkungan yang mendukung. Pandanglah hub. Gay/lesbi adalah sebagai hub. yang menjijikan dan keji di mata Tuhan serta janganlah terlena dgn ketidakwajaran.

  8. Agus

    Menurut saya tidak puasa itu gak dosa, BOLEH SAYA PAKSA ORANG SETUJU SAMA SAYA?
    Menurut saya menolak Yesus Kristus adalah dosa (dosa terbesar), BOLEH SAYA PAKSA ORANG HARUS SETUJU SAMA SAYA?
    Menurut saya berbahasa roh di zaman sekarang itu salah, BOLEH SAYA PAKSA ORANG HARUS SETUJU SAMA SAYA?
    Menurut saya membunuh itu dosa, BOLEH SAYA PAKSAKAN KE ORANG LAIN? YA JANGAN BUNUH ORANG YANG PERCAYA KALAU MEMBUNUH ITU DOSA. Intinya klo membunuh dan korupsi, mencuri, itu jelas2 merugikan yg lain2, jelas2 di depan mata ada orang yg terganggu haknya. TAPI KALAU GAY, ya kalau gay yg memperkosa ya dia dosa karena memperkosa, bukan karena gay. Ingat saya tidak PAKSA Anda setuju sama saya.

    Ingat “jangan terlalu gampang menghakimi sesuatu yang bukan masalah kita”, kalau Anda yg hetero saya tau ENAK menghakimi, karena Anda gak merasakan, tapi belum tentu Tuhan suka sikap seperti itu. Terima kasih.

    Buat yg Kristen INGAT INTI KEKRISTENAN ADALAH KESELEMATAN HANYA MELALUI TUHAN YESUS KRISTUS, bukan soal orientasi sexual, gak ada tertulis GAMBLANG di Alkitab soal ini.

    Buat semuanya INGAT AGAMA LAIN YANG SESAT AJA HARUS KITA HARGAI, APALAGI CUMA BEDA PENDAPAT MASALAH HOMO DOSA ATAU GAK.

    Sekedar bercanda: Kalau ada menentang gay karena jumlah cewek lebih banyak (padahal ini belum tentu bener jg lho_, BERARTI LESBIAN GIMANA DONG, hiduuup LESBIAN.

  9. Racdika

    Sebelumnya Aku salut banget sama kak theo,terima kasih sudah memberi pengertian kepada saya dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Gay..
    Dan disini aku juga mau bilang sama orang-orang yang normal,tolong seorang Gay jangan lecehkan,d’olok-olok,dan dihina.Karena kami juga tidak ingin dilahirkan seperti ini.Kami juga ingin bebas mengekspresikan kehidupan kami.Sekali lagi tolong jangan kucilkan Gay/Lesbi,karena rasanya sakit.Mungkin kalian tidak bisa merasakannya,namun kami hanya meminta kalian untuk tidak melecehkan kami.Terima kasih..Kak theo inspirasiku.

  10. wew

    NGAPAIAN DIPIKIRIN???

    KLO LO MERASA GAY?? MERASA LESBI?? JADI GAY DAN LESBI YANG BERTANGGUNG JAWAB!!! TW MAKSUDNYA???

    ANDA DEWASA DALAM KEHIDUPAN GAY DAN LESBI..PINTAR2 LAH ANDA MENEMPATKAN DIRI ANDA DALAM MENJALIN HUBUNGAN SOSIAL DENGAN ORANG..JANGAN ADA TEMAN ATO ORANG DIDEKAT ANDA MERASA DIRUGIKAN ATO MERASA TERSINGGUNG KARENA SIKAP DAN KELAKUAN ANDA. ITU PILIHAN ANDO MO JADI GAY ATO LESBI! TAPI INTINYA JADI GAY DAN LESBI YANG TANGGUNG JAWAB!

Kami Menerima Pandangan Anda